Kapal Perang Malaysia Masuk Ambalat


Senin, 15 Juni 2015 - 19:23:28 WIB

“Kita sudah bersepakat dengan panglima mereka untuk masalah Ambalat jangan lagi (masuk). Kita ada di sana. Kita saling menjaga saja. Lu menjaga, saya juga menjaga. Kita sudah sepakat,” ujar Moel­doko saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepre­sidenan, Jakarta Pusat, Se­nin (15/6/2015).

Namun, kenyataannya pihak militer Malaysia ke­da­patan mengerahkan ka­pal perangnya memasuki wilayah Ambalat. Apa yang akan dilakukan Pak Pang­lima? “Pasti nanti akan di­ingat­kan ya,” jawab Moel­doko.

“Kita dalam dunia diplo­masi ada yang diawali dari soft dulu, kenapa lu mesti begitu, kan gitu,” lanjut Moeldoko.

Sebelumnya, klaim Ma­lay­sia terhadap wilayah perairan Ambalat mem­buat pemerintah berang. Akibatnya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko mem­bentuk operasi gabungan Perisai Sakti 2015 untuk mengamankan perairan Am­­balat

Operasi gabungan Peri­sai Sakti 2015 merupakan operasi yang dijalankan oleh TNI AU dan TNI AL. Demi menjaga wilayah Am­balat, kedua angkatan saling bekerja sama menga­man­kan dari udara dan dari laut dengan alutsista masing-masing.

“Operasi gabungan peri­sai sakti merupakan operasi gabungan TNI AU dan TNI AL yang dilakukan selama 365 hari sepanjang tahun, dengan melibatkan matra laut dan udara agar lebih efektif,” ujar Koman­dan Lanud Tarakan, Letkol Tiopan Hutapea.

Untuk alutsista, TNI AU menyiapkan pesawat Boeing 737 Surveilance dan pesawat tempur Sukhoi 27/30, F16 Fighting Falcon, T501 Golden Eagle, T-314 EMB Super Tucano, C-212 Casa, Heli SA-330/Nas 332 serta beberapa unsur satuan radar dan ratusan pasukan khas (Paskhas) TNI AU. (h/dtc)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 28 Agustus 2018 - 20:43:04 WIB
    DERAP KANDIDAT

    Beda 'Kapal' dengan Suami, Lisda Hendrajoni Siap Menuju DPR RI

    Beda 'Kapal' dengan Suami, Lisda Hendrajoni Siap Menuju DPR RI Meskipun berada di 'kapal' (partai) yang berbeda dengan suami, namun Lisda Hendrajoni yakin semua partai memiliki niat yang sama untuk membangun daerah..
  • Selasa, 20 Oktober 2015 - 20:24:16 WIB

    Kapal Asing Ditenggelamkan

    BATAM, HALUAN — TNI Angkatan Laut, Polri, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menenggelamkan tiga Kapal Ikan Asing ( KIA ) di perairan Batam, Selasa, (20/10/2015).

    Ketiga kapal asing yang di t.

  • Kamis, 03 September 2015 - 19:56:49 WIB

    Kapal Berisi 100 WNI Tenggelam

    JAKARTA, HALUAN — Kapal berisi 100 WNI yang hendak ke Indonesia tenggelam di Selat Malaka. Sejauh ini, 20 orang berhasil dievakuasi dan selamat, namun 14 orang tewas. Bagaimana suasana evakuasinya?

    Dubes RI di Ku.

  • Ahad, 21 Juni 2015 - 18:32:06 WIB

    Perompak Kapal Tanker Malaysia Mengaku sebagai WNI

    JAKARTA, HALUAN — Kepada polisi Vietnam, 8 orang pemuda mengaku sebagai perompak kapal Orkim Harmony milik pe­ru­sahaan Malaysia. Mereka juga mengaku berasal dari Indonesia.

    Konjen RI di Ho Chi.

  • Ahad, 12 April 2015 - 19:25:38 WIB

    KRI Pattimura Sergap 2 Kapal Thailand

    JAKARTA, HALUAN — KRI Pattimura menggelar operasi di sekitar Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) dan perbatasan Malaysia. Dua kpal asing berhasil ditangkap. Puluhan ton ikan diamankan.

    KRI Pattimura di-BKO-k.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]