Larikan ABG, Tersangka Dibekuk


Senin, 15 Juni 2015 - 19:36:44 WIB

Dari informasi yang ber­hasil dirangkum Haluan di Mapolres Solok Kota, Senin (15/6) menyebutkan kor­ban “SA” (15) warga Kota Solok yang masih berstatus pelajar salah satu SMP di Kota Solok, mengaku meski dirinya baru kenal melalui jejaring sosial facebook, na­mun  mau ikut dengan pelaku setelah diberi permen yang  diduga kuat telah diberi obat bius.

Menurut keluar­ga korban kepada pihak kepo­lisian, anaknya tidak kunjung pulang semenjak pamit pergi ke tempat fotokopi hingga malam hari, Pihak keluarga mulai panik. Khawatir akan keselamatan putrinya, pihak keluarga pun membuat laporan di Mapolres Solok Kota 6 Juni 2015 lalu.

Mendapat laporan itu, jajaran Satreskrim Polres Solok Kota langsung mengembangkan kasus tersebut. Petugas ber­inisiatif membuka facebook milik korban. Ternyata dugaan ini tidak meleset. Melalui akun facebook milik korban, diduga kuat korban melakukan perte­muan dengan salah seorang kena­lannya di jejaring sosial tersebut.

Untuk memastikan kebe­radaan korban, petugas pun kembali melacak keberadaan orang yang diduga kuat bertemu dengan korban melalui akun  facebook yang bersangkutan. Alhasil didapat petunjuk bahwa laki-laki yang diduga kuat bert­emu dengan korban terakhir kalinya tinggal di daerah Pulau Punjung.

Kapolres Solok Kota AKBP Guntur Hindarsyah melalui Kasat Reskrim AKP Rona Tam­bunan mengaku, sejumlah petu­gas Satreskrim pun dipe­rin­tahkan melacak keberadaan korban ke daerah Dhamasraya. “Ternyata benar korban bersama laki-laki yang dikenalnya me­lalui facebook itu pernah datang ke rumah orang tua pelaku di Dharmasraya. Namun mereka telah kabur ke daerah Asahan, Sumatera Utara tempat orang tua tiri pelaku ,” terang Rona Tam­bunan.

Petugas pun langsung mem­buru sasarannya ke daerah Asa­han, Sumatra Utara. Untuk me­ngelabui pelaku, petugas me­minta orang tua pelaku sendiri untuk menghubungi agar dijem­put di suatu tempat. Tanpa cu­riga, pancingan petugas ternyata mengena pelaku. Pelaku yang datang dengan maksud men­jemput orang tuanya sesuai de­ngan tempat yang telah diten­tukan datang sendirian.

Petugas yang telah siap lang­sung mengamankan pelaku mes­ki sempat melakukan perla­wanan. Ketika didesak petugas, ternyata benar korban dibawa pelaku ke rumah orang tua tiri­nya di kawasan Aie Ledong, Asahan, Sumatera Utara.” Ber­kat cepatnya informasi dari keluarga korban yang melapor­kan pada tanggal 6 Juni lalu, pelaku berhasil ditangkap pada taggal 8 Juni lalu. Saat itu juga pelaku dan korban langsung dibawa kembali ke Solok untuk kepentingan pe­nyelidikan,” jelasnya.

Korban “SA” membenarkan  kenal dengan pelaku melalui jejering sosial. Karena sering berkomunikasi dengan pelaku melalui face­book, akhirnya pelaku meminta bertemu dengan korban. Saat bertemu, korban mengaku diberi permen sehingga  mau saja ikut diajak pelaku.

Pelaku terpaksa mendekam dalam sel tahanan Mapolres Solok Kota. Kasus ini lanjut AKP R. Tambunan masih terus didalami sejauh mana perbuatan pelaku terhadap korban. “ Untuk se­mentara pelaku dikenakan pasal 332 KUHP tentang tindakan penculikan anak di bawah umur,” kata Rona Tambunan. (h/ndi)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]