Masyarakat Mapun Tuntut Marinas Mundur dari DPRD


Selasa, 16 Juni 2015 - 18:54:12 WIB

Jorong Limo Mapun, Kaferi, dalam orasi mengatakan, kata-kata itu juga dinilai masyarakat setem­pat, tidak pantas diucapkan oleh seorang muslim kepada masyarakat yang mayoritas juga muslim.

Massa Mapun disambut oleh Ketua DPRD Pasaman Yasri dan sejumlah anggota dewan dan dalam penjagaan ketat oleh apa­rat kepolisian dan Satpol PP Pasaman. Kepada media, Kepala Jorong Limo Mapun, Kaferi, menyebutkan, Marinas sudah empat kali melakukan peng­hinaan kepada masyarakat Ma­pun. Ia menduga, penghinaan demi penghinaan yang dilon­tarkan Marinas, karena Marinas mendapatkan suara sedikit pada Pemilu Legislatif 2014 lalu.

“Tidak sekali ini saja dia lancang sama masyarakat kami, apalagi sebentar lagi memasuki ramadhan, dia malah melon­tarkan kata-kata tidak menge­nakkan di dengar itu,” ujar Kaferi. Lebih lanjut Kaferi me­ngakui, atas nama masyarakat dan ninik mamak di Mapun, sudah melaporkan Marinas ke Polres Pasaman yang ditem­buskan kepada pimpinan dprd, ketua badan kehormatan dewan, pengadilan negeri dan pe­me­rintah kabupaten. Namun, karena belum ada solusi nyata dalam kasus peng­hinaan itu, masya­rakat ambil jalan berdemonstrasi.

Kata kaferi, kasus penghinaan itu bermula ketika oknum ang­gota DPRD Pasaman Marinas ini melakukan reses ke daerah pe­milihannya. Ia meninjau proyek pembangunan jembatan Mapun, pada 4 Juni lalu. Namun entah apa yang men­dorong Marinas untuk berucap akan menyum­bangkan lima ekor babi untuk masyarakat Mapun dalam rangka menyambut bulan suci Rama­dhan. Padahal, di Mapun mayo­ritas masyarakatnya beragama Islam.

“Penghinaan ini sudah mele­wati batas kesabaran masyarakat kami, kami atas nama masyarakat Ma­pun meminta Pimpinan DP­RD bersama Dewan Kehor­matan DPRD untuk mere­komen­dasi­kan yang bersangkutan untuk diberhentikan,” ujar Kaferi.

Selain itu, masyarakat pun me­minta kepada Polres Pa­sa­man agar memproses la­poran mereka terhadap ok­num ang­gota DPRD Mari­nas atas du­gaan penghinaan.

Ketua DPRD Pasa­man Yas­ri mengakui sudah menerima laporan masyarakat Mapun. Kini sudah ditangani oleh BK DPRD Pasaman. ”Surat warga Mapun sudah saya rekomendasikan ke Badan Kehormatan DPRD. Nan­ti Badan Kehormatan akan me­manggil yang bersang­ku­tan secepatnya,” sahut Yasri.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Pasaman Suharjono juga akan segera mungkin memanggil anggota DPRD ter­se­but un­tuk diminta ketera­ngan­nya.  ”Ki­ta tidak akan ada pilih kasih dalam menerapkan aturan. Sia­papun anggotanya, kalau bersa­lah pasti akan dipro­ses,” pung­kas Jono. Di lain pihak, Marinas yang pernah dihubungi wartawan mengakui kalau ucapannya itu hanya bahan candaan. Ia minta maaf kepada masyarakat Mapun dan meminta kesalahannya itu diselesaikan dengan musyawarah dan tidak perlu dibesar-be­sar­kan. (h/tim)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]