Sumbar Jadi Pemasok Ikan dan Beras ke DKI Jakarta


Rabu, 17 Juni 2015 - 18:04:33 WIB

“Kalau usaha-usaha itu tidak berjalan, pasti akan sangat merugikan, baik nelayan, pengusaha, bah­kan daerah itu sendiri. Artinya, perekonomian tidak ber­jalan dengan baik,” papar Irwan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/6).

Komoditi laut utama Sumatera Barat, yakni ikan tuna yang kemudian diki­rim (ekspor) ke Jepang dan Amerika. Selain itu, ada pula ikan kerapu yang di­eks­por ke Hongkong, Ti­ongkok dan Korea.

“Di Sumatera Barat itu kita punya pantai dengan potensi laut yang besar. Sayang kalau tidak di­man­faatkan. Untuk ikan-ikan yang dijual ke Jakarta tentu saja membutuhkan payung hukum, begitu juga dengan ikan-ikan yang ditangkap oleh nelayan Jakarta di Sumatera Barat, sehingga seluruh transaksi bisa dila­kukan secara legal. Ma­kanya, MoU ini kita buat,” ujar Irwan

Selain itu, penandata­nganan MoU ini dilakukan karena ternyata setelah ke­luar Peraturan Menteri KKP tersebut beberapa kegiatan yang rutin dila­kukan oleh para nelayan dan pengusaha perikanan dari DKI terhenti men­jalankan usahanya.

“Tentu itu merugikan semua pihak, termasuk provinsi dan para pengusaha,” ucapnya.

Adanya MoU ini, diha­rapkan bisa menguntung­kan daerah, karena akan menambah PAD dan juga menumbuhkan pereko­no­mian.

Kerjasama Pasokan Be­ras

Tak hanya di bidang perikanan dan kelautan, Pemprov Sumbar dan Pem­prov DKI juga berencana melakukan kerja sama un­tuk memenuhi pasokan be­ras di ibu kota,.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, kerja sama dengan Provinsi Sumatera Barat tidak akan berhanti hanya bidang perikanan. Kedua belah pihak akan mengembangkan bidang kerja sama lainnya. “Kami kan punya BLUD Cipi­nang Food Station itu buat beli beras, Jadi kita buat kerja sama beras, mungkin nanti dibikin MoU-nya satu lagi,” ujar Basuki, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (17/6).

Beras yang dibudidaya­kan di Sumatera Barat ini memiliki ciri khas yang tidak akan ditemui jika berasnya dibudidayakan di tempat lain. Perbedaan karakteristik ini membuat beras Solok asli Sumatra Barat populer lantaran ke­sannya eksklusif.

Ada beberapa jenis be­ras Solok, seperti pandan wangi, cisokan, anak daro dan caredek. Akan tetapi, yang termasuk paling dimi­nati adalah yang berjenis anak daro. Beras ini me­miliki karakteristik berupa butir beras yang mungil dan putih bersih dengan aroma wangi.

Namun butir beras yang mungil akan mem­besar begitu nasinya dima­sak. Rasanya pulen dan tidak mudah menjadi lem­bek atau hancur. (h/rio)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 27 Mei 2019 - 20:20:17 WIB

    Jelang Lebaran, DPRD Sumbar: Waspadai Beredarnya  Uang Palsu

    Jelang Lebaran, DPRD Sumbar: Waspadai Beredarnya  Uang Palsu PADANG,HARIANHALUAN.COM- Jelang lebaran yang tinggal menghitung hari, Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar Endarmy meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kriminalitas yang akan merugikan. Salah satunya terkait a.
  • Jumat, 24 Mei 2019 - 01:36:39 WIB

    Pekan Ini, Polda Sumbar Tangkap Empat Pelaku Pengedar Narkoba

    Pekan Ini, Polda Sumbar Tangkap Empat Pelaku Pengedar Narkoba PADANG, HALUAN-Seminggu ini, Polda Sumbar, mengamankan empat orang pelaku pengedar narkoba dengan barang bukti sekitar 16 kilogram ganja dan satu ons sabu. Dari empat orang tersebut satu diantaranya seorang ibu rumah tangga (.
  • Selasa, 21 Mei 2019 - 10:17:04 WIB

    Terpidana Pungli Disnak di Sumbar Serahkan Uang Pengganti

    Terpidana Pungli Disnak di Sumbar Serahkan Uang Pengganti PADANG, HARIANHALUAN.COM–Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang menerima uang pengganti (UP) sebesar Rp15.713.130 dari pihak keluarga terpidana mantan Kepala Seksi (Kasi) Klinik Hewan UPTD Balai Laboratorium Klinik Kesehatan Hewa.
  • Kamis, 25 April 2019 - 19:39:50 WIB

    Kasus Narkoba, Polda Sumbar Bekuk Tujuh Pelaku

    Kasus Narkoba, Polda Sumbar Bekuk Tujuh Pelaku PADANG, HARIANHALUAN.COM-Selama April 2019 ini, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar, sudah menangkap tujuh orang pelaku penyalahgunaan narkoba. Dari tujuh pelaku satu orang diantaranya seorang mahasiswa d.
  • Rabu, 24 April 2019 - 11:28:49 WIB

    Polda Sumbar Ringkus Dua Pebisnis Kulit Harimau

    Polda Sumbar Ringkus Dua Pebisnis Kulit Harimau PADANG, HARIANHALUAN.COM—Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar, mengamankan dua pelaku berinisial S dan A karena memiliki, menyimpan, sekaligus memperjualbelikan kulit dan bagian tubuh lain dari ha.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]