Jalur Alternatif Bukittinggi - Koto Baru Rusak


Rabu, 17 Juni 2015 - 18:43:24 WIB
Jalur Alternatif Bukittinggi - Koto Baru Rusak

Kemacetan panjang ken­dara­an di Pasar Padang Luar ini terjadi sejak pagi hingga malam hari. Setiap harinya, kemacetan di pasar ini bisa mencapai 2 kilometer.

Pemudik dari Provinsi Riau dan Sumatera Utara menuju Sumatera Barat atau sebaliknya yang akan me­lalui Bukittinggi lebih baik mencari jalur alternatif un­tuk menghindari kemacetan di kawasan Pasar Padang Luar ini.

Baca Juga : Denda Tak Patuh Prokes di Sumbar Capai Puluhan Juta Rupiah, Untuk Apa Ya?

Salah satu jalan alternatif yang sering dilalui pemudik yaitu dari Koto Baru melalui Sungai Buluh-Galuang-Ta­luak dan keluar di By Pass Aur Kuning Bukittinggi.

Menurut salah seorang warga Galuang, Banu­ham­pu, jalur Sungai Buluh me­nuju jalan By Pass Aur Ku­ning ini memang sangat ramai dilalui pemudik pada saat menjelang Ramadhan dan lebaran.

“Saat menjelang Ra­mad­han dan Lebaran, mulai dari pagi hingga malam hari ja­lan­an ini ramai dilalui pe­mu­dik, sampai-sampai di jalan ini juga timbul ke­ma­cetan,” katanya.

Berdasarkan pantauan Haluan, Rabu (17/6), jalur alternatif sepanjang 5 km ini kurang nyaman untuk di­la­lui pemudik. Selain ukuran badan jalan yang sempit juga terdapat beberapa lobang akibat aspal yang rusak, mulai dari yang berdiameter kecil hingga besar. Ku­rang­nya penerangan lampu jalan juga menambah ketidak nya­ma­nan pemudik melalui jalur ini.

Menjelang bulan Ra­ma­d­han, warga di sepanjang jalur alternatif ini me­nga­dakan gotong royong untuk membersihkan ruas jalan. Berkat dukungan dari ma­sya­rakat sekitar dan pe­ran­tau, tahun ini warga sudah bisa memperlebar badan jalan di beberapa titik untuk mengurangi kemacetan yang biasa terjadi menjelang lebaran. (h/wet)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]