Kopertis: 6 Kampus Tanpa Aktifitas Perkuliahan


Rabu, 17 Juni 2015 - 18:45:42 WIB

Ia mengatakan, jelang pengiriman data, pihaknya mengalami keterlambatan, sementara batas waktu yang ditentukan sudah habis. Akibatnya, akun ini secara otomatis terblokir.

“Kami sudah menghubungi pihak terkait di pusat. Penyelesaiannya hanya membuat permohonan membuka akun yang terblokir tersebut,” katanya, Senin (15/6). Dia juga menyampaikan, persoa­lan itu hanya masalah adminis­trasi saja. Katanya semua mas­yarakat Pasaman Barat tahu, bahwa perguruan tinggi YAPTIP ini selalu aktif dan sudah lahir sejak lama tanpa masalah. Jika permohonan pembukaan akun pelaporan itu sudah dikabulkan, seluruh persoalan telah selesai.

Di sisi lain ia mengatakan, saat ini kampus YAPTIP memi­liki mahasiswa sebanyak 1.473 orang dan memiliki dosen 48 orang. Aktivitas di kampus ini berjalan lancar setiap hari, baik masuk pagi maupun masuk sore.

“Kalau perkuliahan lancar. Tinggal lagi, laman PDPT yang berbasis online terblokir dise­babkan keterlambatan pelapo­ran  dosen dan mahasiswa,” ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Kopertis Wilayah X Ganefri mengatakan, dengan terjadinya keterlambatan pengiriman data, memang menyebabkan terjadi­nya kesalahan di laman PDPT. Namun, perguruan tinggi ini tetap aktif, belum termasuk dinonaktifkan. Dengan demi­kian, hanya enam PTS di Sum­bar yang mendapatkan status dinon­aktif­kan. Yaitu, bagi kam­pus yang memang sudah tidak menye­lenggarakan perkuliahan sejak beberapa tahun bela­kangan.

Sementara untuk perguruan tinggi yang mendapatkan pem­binaan, Ganefri mengatakan masih berstatus aktif dan tetap menjalankan aktivitas perku­liahan. Hanya saja, sambil berja­lan, perguruan tinggi dimaksud diminta untuk melakukan be­berapa perbaikan terutama pada bidang adminitsrasi.

Terpisah,  Ketua Yayasan STIE dan STKIP Widyaswara, Zulfahmi Burhan yang kam­pusnya masuk dalam daftar pembinaan mengatakan, pihak­nya tidak menyerahkan laporan semester selama empat semester berturut-turut karena operator yang mengirim laporan tersebut sedang sakit.

“Laporan itu kan dikirim secara online melalui website. Operator yang mengetahui pas­sword pengiriman itu sedang sakit. Password itu kan tidak bisa diketahui sembarangan orang, karena bisa mengacak-acak pengi­riman data kampus kami. Selama ini kami hanya memiliki satu operator. Jika dia sakit, maka tak ada yang bisa meng­gantikannya. Nanti kami akan mempekerjakan empat ope­ra­tor,” tuturnya, usai mengikuti  sosialisasi bertemakan Pengua­tan Tata Kelola Menuju PTS Sehat,  yang dihadiri oleh rektor dan yayasan dari 240 PTS dari 243 PTS yang ada di Kopertis Wilayah X, Selasa (16/6).

Ia menambahkan, saat ini PTS miliknya masih berjalan aktif dan tetap menerima maha­siswa baru. (h/fad/dka/dib/eni)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]