Pembangunan RSUD Rasidin Terancam Deadline


Rabu, 17 Juni 2015 - 18:50:30 WIB

“Proses lelang memang butuh waktu sebulan. Jadi setelah Ra­madan, sudah bisa dikerjakan dan dua minggu lagi sudah bisa dilihat siapa pemenang (lelang),”kata Hartati yang dihubungi melalui telepon genggamnya.

Hartati sendiri saat menjawab pertanyaan Haluan terdengar opti­mis bisa memulai pekerjaan sesuai dengan tenggat waktu yang telah disepakati pemerintah kota dan pusat pada akhir tahun 2014 lalu. Sementara jangka waktu pinjaman ditetapkan selama lima tahun dengan masa tenggang 24 bulan. “Itu yang sedang kami urus saat ini. Mudah-mudahan selesai dalam bulan ini,” tuturnya.

Dijelaskannya, sebagian besar pinjaman akan diperuntukkan bagi pembangunan fisik, yakni mencapai Rp68,341 miliar ditambah penga­daan alat kesehatan sebesar Rp14,966 miliar. Bantuan ini diharapkan bisa berimbas pada membaiknya layanan di RSUD, terutama saat musim hujan. Ia mengakui, kondisi itu membuat rumah sakit tidak nyaman, apalagi pasien. “Kami berharap norma­lisasi Batang Maransi tuntas dan akan berefek baik untuk rumah sakit. Selain itu, untuk mengantisipasinya (banjir), bangunan yang akan dibangun dari dana PIP itu nantinya akan ditinggikan dari bangunan awal.

“Asal muasal rumah sakit ini-kan hanya Pustu (Puskemas Pem­bantu) dan ditingkatkan statusnya menjadi rumah sakit. Jadi, sebenarnya dari segi fisik RSUD dr Rasidin tidak siap menjadi rumah sakit. Maka banyak persoalan yang kami hadapi, mulai persoalan letak di tengah sawah yang selalu banjir ketika hujan, hingga persoalan Sumber Daya Manusia (SDM). Itulah yang akan kita benahi dengan pinjaman PIP ini,” paparnya.

Dari pantauan Haluan, suasana RSUD dr.  Rasidin  belum berubah dan terlihat cukup sepi.Dari catatan yang dikumpulkan, pasien yang menjalani perawatan hanya 30 persen dari daya tampung oleh rumah sakit. Lingkungan rumah sakit juga masih seperti biasanya, digenangi air saat musim hujan dan kering saat musim panas.

Menurut keluarga pasien, Andi warga Kuranji, rumah sakit ini memang jauh dari pelayanan yang maksimal dan tampilannya mengesankan masih seperti pus­kesmas. Yang berbeda,katanya, hanya lebih luas dari Puskesmas. “Karena ini rumah sakit rujukan kami, maka ibu saya dirawat di rumah sakit ini,” tandas Andi. (h/ows)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]