Ingin Kembali Menjadi Pedagang


Jumat, 19 Juni 2015 - 17:20:50 WIB
Ingin Kembali Menjadi Pedagang

“Ya, dari empat ber­sau­dara, tidak ada satu pun dari kami yang menjadi seperti beliau. Tapi di usia tua nanti ketika sudah masuk usia pensiun, saya ingin me­ngu­lang mimpi lama itu kem­bali,” ucap Raflis.

Baca Juga : Investasi Tumbuh, Indonesia Maju

Ya, Raflis ingin menjadi seorang pengacara maupun wiraswasta di usia tuanya. Ia tidak ingin berpangku ta­ngan. Kehendaknya ini, di­ilhami oleh sikap sang ayah yang bertindak tanduk man­diri di usia senjanya.

“Bayangkan di usia tua beliau yang sudah 70an mam­pu memutar mesin genset,” kata pria kelahiran, Painan ini.

Baca Juga : Kenangan Bersama Bang Rusdi Lubis

Tak hanya itu, sang ayah di usia senjanya ini selalu memberikan sekarung beras dan setandan pisang kepada anak-anaknya. Ini rutin dila­kukan jelang Ramadan tiba dengan mendatangi anak-anaknya secara bergiliran tanpa menginap. “Orang tua saya tidak pernah meminta. Ia pekerja keras. Itulah yang dita­nam­kan pada kami,” kisah Ra­flis.

Kerja keras yang juga dilakoni Raflis dalam me­niti hidupnya juga tidak lepas dari sikap sang ayah yang juga pekerja keras. Kerasnya ke­hi­dupan di Kambang pada waktu itu, telah membuat Raflis me­milih kuliah sam­bil bekerja.

Raflis kecil lebih dulu menyelesaikan pendidikan­nya di SD Lubuk Sarik de­ngan menempuh perjalanan dengan jalan kaki sepanjang 4 km setiap hari. SMP ia selesaikan di SMPN Koto Baru dengan menyebrang dua kali sungai dan me­ngayuh sepeda sepanjang 6 km setiap hari. Barulah ketika duduk di SMEA Pai­nan, Raflis bisa bernafas lega. Ia sudah dekat dengan sekolah dan memilih kos di dekat sekkolah dan pulang hanya saat libur semester.

Sambil berdagang di Pai­nan, Raflis mulai kuliah di STIH Painan yang waktu itu menjadi sekolah binaan Universitas Andalas. Pagi hari digunakan berdagang dan siang hari kuliah. Se­belum kuliah berakhir ia terlebih dulu diangkat men­jadi PNS di kantor Camat Koto XI Tarusan. Nasib mujur, satu minggu usai diangkat, Raflis diberikan sebuah jabatan bendahara di SKPD pertama ia melak­sanakan niatan orang tuanya jadi PNS. Tak hanya benda­hara harian, ia juga menjabat sebagai bendahara pemilu dan bendahara gaji keca­matan. Ini sebuah awal yang bagus dari karirnya. “Dulu, lulusan SMEA jurusan Tata Buku itu paling dicari. Di sekolah, hanya satu lokal saja yang membuka jurusan ini. Isinya semua anak-anak pintar,” kenang Raflis.

Dengan ijazah SMEA jurusan Tata Buku ini juga, Raflis dinyatakan lulus seba­gai pegawai BRI. Tapi ia harus menolak posisi yang dita­warkan kepadanya. Sang ayah yang belum merestui dan menyelesaikan skripsi men­jadi alasan pada waktu itu. Tuhan memang tidak sia-sia. Beberapa tahun usai menjadi staf biasa ia diang­kat menjadi Kasi Peme­rin­ta­han hingga kemudian me­jadi Kepala Urusan Admi­nistrasi hingga Oktober 1995. Kemudian, ketika sudah meraih gelar sarjana hukum dan bekeluarga, Ra­flis meminta pindah  ke provinsi. Raflis tak mem­permasalahkan ketika ia kembali menjadi staf biasa di bagian persidangan DP­RD Sumbar hingga diper­caya menjadi Plt Sek­wan DPRD Sumbar. Ia terima semuanya dengan ikhlas, tetap bekerja keras dan kikir terhadap waktu.

“Kikir disini seperti saya akan pulang ketika peker­jaan selesai. Bukan ketika jam sudah ber­den­tang atau malah sebelum jam ber­dentang sudah pu­lang,” ucapnya. Raflis sangat menghargai waktu dan ia bisa datang lebih awal. Karena itu, se­waktu ia masih menjabat di kantor ke­camatan, sangat senang sekali ketika ada bupati sidak ke kantor camat.

Dengan apa yang sudah dijalaninya sepanjang hidup ini, Raflis merasa bersyukur dengan perhatian sang ayah, ibu yang mengajarkannya ilmu agama, dan anak-anak yang cerdas. Sang ibu pun telah menginspirasinya un­tuk menjadikan amalan sunat menjadi amalan yang wajib dilaksanakan. Anak-anaknya yang menempuh pendidikan dengan baik dan memilih profesi dokter, juga telah membuat ia bang­ga akan apa yang dimiliki. “Sementara untuk ayah, saya ingat betapa beliau selalu menjaga komunikasi dengan anaknya.  ***

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]