Pembobol Uang Nasabah Bank Nagari Terlacak


Jumat, 19 Juni 2015 - 19:29:20 WIB
Pembobol Uang Nasabah Bank Nagari Terlacak

Kapolres Solok Kota, AKBP. Guntur Hindarsyah,SIK SH MH melalui Kasat Reskrim,AKP Rona Tambunan di Mapolres Solok Kota, Jumat (19/6) mengatakan, jajaran Polres Solok Kota telah me­ngetahui nama dugaan tersangka, dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan dimana keberadaan dugaan ter­sangka itu.

Baca Juga : PAUD Puti Bungsu Padang Panjang Tonjolkan Budaya Minangkabau

“Dari rekaman CCTV milik Bank Nagari, kita sudah menge­tahui nama dugaan tersangka. Dikatakan dugaan, karena pelaku saat ber­operasi menggunakan kacamata hitam,sehingga wajahnya tidak bisa terlihat secara sempurna,” kata Rona Tambunan.

Lebih jauh Rona Tambunan mengatakan,dugaan tersangka itu diduga merupakan pemain lama dan pernah menjalanai hukuman kurungan sebanyak dua kali. Dan dia  selalu men­jadikan bank daerah sebagai sasaran operasinya.  “Karena ini baru dugaan, maka kami belum berkompeten mempublikasikan nama calon tersangka, sekarang kita sedang melacak kebera­daannya,” ujar Rona Tambunan.

Baca Juga : Genius Umar Buka Bimtek Penyelesaian Sengketa Informasi Publik

Seperti diketahui, raibnya uang di rekening nasabah Bang Nagari atas nama Edison senilai Rp350 juta, diduga melalui penarikan manual di layanan teller Bank Nagari Solok, pada Jumat (10/4) lalu.

Ketika itu, datang meng­hadap seseorang pria yang me­ngaku bernama Edison , dan sembari menunjukan buku reke­ning dan KTP dia meminta untuk menarik uang tabungan senilai Rp50 juta. Setelah ber­hasil menarik uang tunai sebesar Rp50 juta, tak lama setelah itu, pria tersebut  kembali menarik tunai senilai Rp300 juta.

Baca Juga : Baznas Kota Pariaman Berikan Zakat Program Taqwa untuk 484 Guru MDTA

Pihak Bank Nagari baru mengetahui kalau penarikan uang itu dilakukan oleh orang yang tak berhak, setelah pemilik rekening yang sah melakukan komplain ke Bank Nagari Ca­bang Bukittinggi

Menurut pengakuan korban, pada hari Senin (13/14) pagi, ketika korban hendak menarik tunai uang tabungan untuk biaya kuliah anaknya melalui mesin ATM di Kota Padang, dan ter­nyata saldo tabungan mendadak sudah ludes.  Tak ayal, korban pun langsung melakukan kom­plain ke Bank Nagari Cabang Bukittinggi, karena sejauh itu pihaknya tidak pernah melaku­kan penarikan sebanyak itu.

Baca Juga : Nilai Kepatuhan Standar Pelayanan Publik, Ombudsman Akan Merapor Pemda, Kepolisian dan Kantah se-Sumbar

Setelah mendapat laporan, Pemimpin Bank Nagari Cabang Bukittinggi akhirnya men­dapat­kan data, ternyata pembobolan berkedok penarikan tunai terjadi di Bank Nagari Cabang Solok.

Ketika  dicocokkan, KTP berikut tanda tangan pelaku de­ngan KTP dan tanda tangan Edison , ternyata KTP dan tanda­tangan itu palsu, bahkan foto dalam KTP yang digunakan da­lam penarikan uang berbeda dengan KTP yang dimiliki Edison.(h/eri)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]