Satgas Yonif 133/YS Tangkap Pengedar Narkoba di Papua


Jumat, 19 Juni 2015 - 19:30:22 WIB

Informasi yang dipero­leh me­nyebutkan, penang­ka­pan tersebut berawal ketika Aplinus Tuo me­lintas di depan Pos Kout dengan mengen­darai sepeda motor jenis Yamaha Jupiter Z warna biru dengan Nopol AD 6317 UU.

Kemudian dihentikan oleh anggota Pos Kout yang saat itu melaksanakan ke­gia­tan swee­ping dan Apli­nus Tuo ber­henti, kemudian dilakukan pemeriksaan. Dari hasil peme­riksaan ditemukan ganja seberat 0,25 kg yang dikemas dalam kantong plastik dalam kondisi kering di dalam tas miliknya.

Setelah itu, anggota tersebut melakukan peme­riksaan dan ternyata barang haram tersebut diperoleh dari Kaspar Tuo (35) warga Kampung Kalipao Distrik Waris, Kabupaten Keerom, yang merupakan pamannya.

Diceritakan Letkol Inf Arief Hidayat (Dansatgas Yonif 133/YS), sebelumnya pada Rabu tanggal 10 Juni 2015 pukul 09.00 WIT, Kaspar menuju ke Senggi dengan Motor Yamaha Vi­xion Putih dengan mem­bawa ganja seberat 2,5 kg. Rencananya gan­ja tersebut akan dijual kepada He­r­man (27), na­mun tidak ada di rumah, sehingga Kaspar meni­tipkan ganja seberat 0,25 kg kepada Aplinus Tuo pada pukul 16.00 WIT. Setelah itu, Kaspar pulang ke rumahnya di Kam­pung Kalipao Distrik Waris, dengan membawa pulang sisa ganja seberat 2,25 kg.

Kemudian pada Minggu tang­gal 14 Juni 2015 sekitar pukul 09.00 WIT, Kaspar menyuruh rekannya, Alex (25) untuk me­nyampaikan pesannya kepada Aplinus, bahwa ganja tersebut segera diantarkan kepada Kaspar dan mengancam akan memukul Aplianus, kalau tidak diantar dan memberikan batas waktu pengiriman paling lambat Senin tanggal 15 Juni 2015.

Pada hari itu sekitar pukul 06.00 WIT, Aplinus berangkat dari Kampung Kalipis menuju Kampung Kalipao dengan sepe­da motor miliknya untuk me­ngantarkan sisa ganja seberat 0.25 kg tersebut, tetapi saat melintas di depan Pos Kout Aplianus dihentikan dan dipe­riksa anggota Pos Kout. Akhir­nya Aplianus diserahkan kepada Polres Kabupaten Keerom be­serta barang bukti untuk diproses lebih lanjut.

“Aplinus Tuo membawa gan­ja tersebut, karena takut diancam pamannya yang disampaikan melalui Alex. Akibatnya, ter­sangka mau tidak mau harus mengantarkan barang haram itu,” ujarnya.

Ditambahkan Arief, pihak­nya akan meningkatkan kegiatan sweeping darat untuk mencegah dan membatasi peredaran nar­kotika khususnya di daerah Papua dan lebih dipertegas atau ditegakkan tentang aturan hu­kum yang berlaku, terutama bagi pengedar ganja yang tertangkap di wilayah perbatasan RI-PNG demi masa depan generasi muda akan datang, serta untuk instansi terkait (polisi) agar lebih berpe­ran aktif dan koperatif dalam tindak lanjut penanganan masa­lah demi kelancaran pelaksa­naan tugas di wilayah perbatasan RI-PNG. (h/rel)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 17:53:10 WIB

    Hadapi Pilkada 2020, PDI Perjuangan Sumbar Siapkan Satgas Anti Hoax

    Hadapi Pilkada 2020, PDI Perjuangan Sumbar Siapkan Satgas Anti Hoax PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Barat, Sabtu (22/2) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pertama tahun 2020 di Hotel Mercure Padang. Rakerda ini merupakan konsolidasi kader PD.
  • Rabu, 07 Oktober 2015 - 19:52:19 WIB

    Menteri PPPA Bentuk Satgas Perlindungan Anak

    Jakarta, Haluan — Menteri Pemberdayaan Perem­puan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise mengemukakan saat ini di desa angka kekerasan terhadap anak mulai menurun.

    Hal tersebut ditengarai o.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]