Realisasi Pemko tak Kunjung Ditepati


Ahad, 21 Juni 2015 - 18:27:50 WIB

Menurut penuturan pe­dagang Inpres II tidak jadi masalah, jika pemko bisa memfasilitasi kondisi ter­sebut. Serta pedagang tidak merasa dirugikan, begitu juga ketika memberikan ruang kepada pedagang, dibarengi dengan keamanan.

“Tapi hingga sekarang tak berkejelasan janji wali­kota untuk menempati In­pres II tersebut. Padahal, dia sudah menjanjikan pada bulan yang lalu,” terang Agus, pedagang Inpres II.

Ia berharap, janji pemko kepada pedagang tidak me­m­bujuk saja. Dia sebagai pedagang Inpres II yang memilih MahEm ketika memimpin Kota Padang akan menagih janji tersebut. “Janji walikota untuk me­nuntas­kan Pasar Raya da­lam kurun waktu dua tahun akan saya tagih. Sekarang tinggal beberapa bulan lagi MahEm memimpin Kota Padang,” ucap Agus lagi.

Hal serupa juga di­kata­kan Idal. Menurutnya ke­ke­cewaan pedagang kepada janji pemko sudah tidak terhitung lagi. Pertama soal jumlah ketersedian tempat berdagang yang ‘hilang’ 75 dan pedagang dipaksa me­milih opsi berjualan di base­ment atau di luar Inpres II.

“Jangan rugikan pe­daga­ng dengan kebijakan yang tidak cocok untuk pe­da­gang.  Jelas, yang berjualan dan tahu kondisi Pasar Ra­ya adalah pedagang. Kami ma­lah tidak diajak untuk mem­bangun, makanya ka­mi berharap ja­ngan rugikan kami berulang kali,” tutur Idal.

Sementara Eviyet Naz­mar, Plt Dinas Pasar men­jelaskan, untuk menata Pa­sar Raya Padang memang tidak bisa tergesa-gesa. Perlu perencanaan yang matang untuk membangun kembali tempat pedagang yang di­robohkan oleh gempa.

Memang menurutnya, ada perbedaan pem­bangu­nan tempat berdagang ke­tika sebelum gempa dan setelah gempa. Tetapi, pem­ko tidak akan membiarkan pedagang terlantas. “Se­telah dihitung, jumlah yang bisa disediakan memang tidak memenuhi dari jum­lah sebelumnya. Makanya kita kembalikan kepada pedagang, apakah mau me­nempati basement atau me­nempati tempat di luar bangunan seperti yang di­katakan oleh walikota ke­tika mengadakan per­temu­an dengan pedagang,” ujarnya.

Pada tahun 2015, pasar Inpres II harus dituntaskan karena sudah dianggarkan dari APBD sebesar Rp27 miliar. “Jika kita tidak segera menyepakati untuk jumlah yang ada, maka ang­garan tersebut belum bisa kita gunakan,” katanya.

Sedangkan untuk lantai II dan III dari Inpres II itu akan digunakan sebagai tempat parkir. Tapi jika sisa yang 75 bisa pindah di ba­sement dan sebagian lagi dapat ditampung di lantai II bersama lokasi parkir.

“Pedagang sepakat sisa yang 75 petak akan mereka rapatkan sesama pedagang. Pasalnya, dari jumlah 379 petak kios yang tercatat pascagempa, tiga sampai empat petak kios ada yang dimiliki oleh satu orang. Sehingga mereka rela mengurangi ‘jatah’ agar semua bisa tertampung di lantai I,” tutupnya. (h/ows)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 21 Februari 2020 - 20:53:32 WIB

    Hingga Minggu ke-2 Februari, Realisasi PAD Bapenda Padang Tembus Rp50 Miliar

    Hingga Minggu ke-2 Februari, Realisasi PAD Bapenda Padang Tembus Rp50 Miliar PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang menetapkan target pajak daerah pada tahun 2020 Rp641 miliar. Pajak ini terdiri dari 11 item, yakni pajak restoran, hotel, hiburan, reklame, parkir, air.
  • Senin, 13 Januari 2020 - 21:49:42 WIB

    Tahun Ini, Pemko Padang Realisasikan Pembangunan Dermaga Sungai Pisang

    Tahun Ini, Pemko Padang Realisasikan Pembangunan Dermaga Sungai Pisang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Minat wisatawan untuk mengunjungi pulau-pulau di perairan Kota Padang terus meningkat. Hal itu dirasakan masyarakat dengan berkembangnya jasa penyewaan perahu dan tour guide..
  • Senin, 17 Juni 2019 - 22:27:11 WIB

    Sekdako Padang Ingatkan OPD Agar 50% Anggaran Terealisasi Semester I

    Sekdako Padang Ingatkan OPD Agar 50% Anggaran Terealisasi Semester I PADANG, HARIANHALUAN.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Amasrul menghimbau setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Setdako Padang untuk dapat memacu pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan, agar a.
  • Senin, 10 Juli 2017 - 16:12:03 WIB

    OPD Mesti Kebut Realisasi PAD

    PADANG, HALUAN -- Pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang tahun 2016 lalu hanya Rp391 Miliar, tidak sesuai yang ditargetkan yakni, Rp476 Miliar. .
  • Jumat, 12 Mei 2017 - 01:31:01 WIB

    Realisasi Retribusi DLH tak Capai Target

    PADANG, HALUAN -- Hingga bulan ke empat di tahun 2017 realisasi retribusi di Dinas lingkungan Hidup Kota Padang baru 16,13 persen. Capaian ini masih jauh dari target sekitar 20 persen yang ditargetkan DLH. .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]