Pesisir Riau Masih Memprihatinkan


Ahad, 21 Juni 2015 - 18:44:44 WIB

Dengan kondisi seperti itu, Pemprov Riau masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup berat, khususnya untuk mem­benahi kawasan pesisir. Tidak hanya itu, untuk melakukan pembenahan, Pemprov Riau butuh dukungan semua pihak untuk mewujudkannya.

Menurut Plt Gubri, terkait masih minimnya fasilitas di ka­wasan pesisir Riau, pihaknya terus mendorong pemerintah pusat memberikan porsi dana pem­bangunan yang lebih besar untuk infrastruktur daerah pesisir.

Pada awal masa pe­me­rinta­han Gubernur Annas Maamun dulu, Pemprov Riau mendorong pembangunan jembatan untuk menghubungkan wilayah Kabu­paten Bengkalis di daratan dan kepulauan. Namun, rencana itu kandas seiring kasus hukum yang menjerat Annas Maamun.

Meski begitu, masih ada hara­pan karena pemerintah pusat melalui Kementerian Per­hu­bung­an telah menjanjikan ban­tuan dua kapal Roro (roll on-roll off) untuk pesisir Riau.

“Cita-cita jembatan belum dapat, sekurang-kurangnya ada dua Roro dari Kemenhub untuk menyambung beberapa Pulau di Bengkalis dan Kepulauan Me­ranti. Tapi ini saja tidak cukup,” akunya.

Hingga saat ini, sarana peng­hubung daratan Riau menuju Pulau Bengkalis memang masih mengandalkan kapal fery. Na­mun akibat tingginya arus ken­dara­an, di pelabuhan penye­berangan sering terjadi kema­cetan karena banyaknya ken­daraan yang antre sebelum di­seberang­kan. Meski saat ini sudah ada empat kapal Roro yang beroperasi, namun kema­cetan panjang tetap tidak terhindari.

Tidak hanya fasilitas trans­portasi, kondisi kelistrikan di Bengkalis juga masih sangat memprihatinkan. Dengan status Bengkalis sebagai daerah peng­hasil minyak terbesar di Riau, bahkan di Indonesia, kondisi masyarakat terkait layanan listrik masih jauh dari memuaskan karena kerap terjadi pemadaman listrik tak terjadwal.

Kondisi ini diakui Bupati Bengkalis Herliyan Saleh saat menerima kunjungan Menteri Keuangan Bambang Brod­jone­goro, Selasa (16/6) lalu. Menurut Herliyan, fasilitas dan infras­truktur yang tersedia baru sekitar 40 persen dari total kebutuhan Bengkalis.

Sejauh ini, Kabupaten Beng­kalis juga masih terkendala untuk penyediaan air bersih. Pemerintah daerah sudah me­miliki perusahaan daerah air minum, tapi masyarakat masih kesulitan air bersih karena ku­rangnya sumber air baku di daerah itu. (ant/ral/sis)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]