Dua Pengedar Uang Palsu Dibekuk


Ahad, 21 Juni 2015 - 18:46:38 WIB

Dijelaskannya, pengedaran uang palsu itu diketahui ber­dasarkan laporan dari Hendrianto kepada Polisi dengan LP/44/VI/2015/tanggal 20 Juni 2015.

Sekitar pukul 22.00 WIB, dua orang diketahui me­nge­dar­kan uang palsu. Keduanya adalah Solehan (29), Suku Jawa dengan alamat Desa Sidorejo, Ke­ca­matan Sekampung Udik, Ke­bu­paten Lampung Timur dan Su­giarno (33), suku Jawa dengan alamat Desa Sukarame I, Keca­matan Sukarame Kot Bandar Lampung.

Solehan membeli rokok di warung Hendrianto dengan me­ng­gunakan uang Rp 10 ribu. Tetapi setelah diterawang dan diraba oleh korban, uang tersebut diduga palsu. Korban mem­beritahu anggota Polisi, ke­mudian pelaku digiring ke Ma­polsek Pulau Punjung untuk dilakukan pemeriksaan.

Modus operandinya kata Bondan, berangkat dari Lam­pung, pelaku menggunakan mo­bil Avanza, kemudian mulai dari Sijunjung ia berbelanja berbagai kebutuhan seperti rokok, minyak makan, gula dan lainnya dengan menggunakan uang palsu, se­men­tara mereka menerima pe­ngem­balian uang asli.

Rencananya barang-barang yang dibeli tersebut akan dijual kembali, namun belum sampai rencananya itu, pelaku keburu ditangkap.

Dalam pemeriksaan, dari tangan pelaku disita barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 86 lembar, rokok Gudang Garam sebanyak 32 bungkus, Dunhil 6 bungkus, Clas Mild 1bungkus, Sampoerna 1 bungkus, gula ½ kilogram, minyak goreng satu bungkus dan petasan, uang asli Rp 100 ribu 2 lembar, uang asli pecahan Rp 50 ribu 60 lembar. Uang pecahan Rp 20 ribu 37 lembar, uang pecahan Rp 10 ribu 66 lembar, uang pecahan Rp 5 ribu sebanyak 68 lembar, uang pecahan Rp 2 ribu 56 lembar dan uang pecahan Rp1000 sebanyak 34 lembar.

Barang bukti lainnya yang disita adalah 1 unit mobil Ava­nza dengan no Polisi BE 2357 CK. Saat ini kedua pelaku di­la­kukan pemeriksaan lebih men­dalam apakah jaringannya meru­pakan jaringan besar dan dimana ia memproduksi uang palsu tersebut.

Selain itu kata Bondan, ma­sya­rakat juga diminta selalu berhati-hati dan segera m­e­la­por­kan hal hal yang mencurigakan, karena tingkat kejahatan akan meningkat dengan sudah de­kat­nya lebaran, apalagi Dhar­mas­raya yang dibelah oleh Jalan Lintas Sumatera.

Masyarakat juga diminta waspada dengan kebakaran, apabila hendak meninggalkan rumah supaya memeriksa kom­por terlebih dahulu. (h/mdi)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 01 Agustus 2020 - 14:33:49 WIB

    Tetap Berbagi di Masa Pandemi, AKBP STIE-KBP Kurban Dua Ekor Sapi

    Tetap Berbagi di Masa Pandemi, AKBP STIE-KBP Kurban Dua Ekor Sapi HARIANHALUAN.COM - Sama dengan tahun sebelumnya, momentum Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah tahun ini kembali menjadi ajang bagi keluarga besar kampus AKBP STIE-KBP Padang untuk berbagi dengan masyarakat sekitar. .
  • Ahad, 26 Juli 2020 - 12:31:26 WIB

    Dua Pasien Positif Covid-19 di Dharmasraya Dinyatakan Sembuh

    Dua Pasien Positif Covid-19 di Dharmasraya Dinyatakan Sembuh HARIANHALUAN.COM - Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, kembali mengkonfirmasi dua pasien sembuh asal daerah itu, Minggu (26/07). .
  • Kamis, 23 Juli 2020 - 18:18:16 WIB

    Menteri Desa PDTT akan Kunker Dua Hari di Pesisir Selatan

    Menteri Desa PDTT akan Kunker Dua Hari di Pesisir Selatan HARIANHALUAN.COM - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI,  Abdul Halim Iskandar, akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) selama dua hari, Jumat dan Sabtu ( 24-25.
  • Selasa, 21 Juli 2020 - 14:24:49 WIB

    Terlibat Curanmor, Ternyata Wanita Tuna Rungu Beraksi Didua TKP

    Terlibat Curanmor, Ternyata Wanita Tuna Rungu Beraksi Didua TKP HARIANHALUAN.COM - Ternyata, wanita rungu telah beraksi didua lokasi dengan wilayah hukum yang berbeda. Berawal dari penangkapan oleh unit Reskrim Polsek Padang Barat dikawasan GOR. H. Agus Salim, Minggu (20/7/2020)..
  • Senin, 20 Juli 2020 - 23:08:17 WIB

    Lepas Status Zona Hijau, Kota Pariaman Catatkan Dua Kasus Positif

    Lepas Status Zona Hijau, Kota Pariaman Catatkan Dua Kasus Positif HARIANHALUAN.COM - Dua orang warga Kota Pariaman terkonfirmasi virus corona atau Covid-19 per hari ini, Senin (20/7/2020) berdasarkan update data yang dikeluarkan oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, Jasman Ri.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]