Warga Diminta Dukung Pembangunan


Senin, 22 Juni 2015 - 18:35:24 WIB

Gubernur Sumbar, Ir­wan Prayitono mengatakan, pembangunan yang di­la­ku­kan adalah tugas pe­merin­tah, baik itu pemerintah pusat, provinsi atau kabu­paten/kota. Namun, apabila pembangunan yang di­laku­kan oleh pemerintah ter­sebut tidak didukung oleh masyarakat, maka pem­bangunan juga tidak akan berjalan dengan baik.

“Tidak hanya pem­ba­ngu­nan fisik yang kita la­ku­kan, tapi juga pembangunan kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Ini adalah tang­gung jawab kita,” ujar Irwan Prayitno dalam kunjungan safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Tampan Du­rian, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Ku­ranji, Minggu (22/6) malam.

Dikatakan gubernur, ada beberapa pem­bangu­nan di Padang, khususnya di Kecamatan Kuranji yang tidak didukung beberapa masyarakat. Masyarakat tersebut, tidak mau mem­berikan lahannya untuk diganti rugi oleh pe­me­rintah. Sehingga menjadi kendala kelanjutan pem­bangunan, seperti jembatan Kuranji.

“Waktu saya baru di­ang­kat jadi gubernur, datang tokoh Kuranji untuk me­minta pembangunan jem-batan Kuranji. Tapi setelah dinilai, jembatan ini pantas untuk dibangun, karena Jalan di Korong Gadang sempit dan tidak maksimal. Namun, disaat pem­bangu­nan, ada satu titik lahan masyarakat yang belum bebas. Alasan masyarakat tersebut tidak mau mem­berikan lahanya untuk di­bang­un, karena nilai ganti rugi dinilai rendah. Meski demikian, untuk nilai ganti rugi tersebut pemerintah tidak bisa seenaknya me­netap­kan nilai ganti rugi tersebut,” ujar Irwan.

Dilanjutkannya, pem­ba­yaran ganti rugi mem­puny­ai aturan, pemda tidak bisa mengganti rugi dengan har­ga terlalu tinggi. “Tim appraisal sudah menilai harga tanahnya. Kalau di­ke­luarkan uang untuk tanah itu diatas nilai yang ada, maka walikota dan gu­ber­nur bisa masuk penjara,” tutur Irwan.

Akibatnya, ujar Irwan, pembangunan jembatan te­r­­­sebut belum kunjung ra­m­pung. Semestinya, jem­batan tersebut sudah bisa di­nik­mati oleh masyarakat. “Ta­pi, hanya karena satu titik lahan yang tidak mau di­be­baskan, pembangunan men­jadi ter­katung-katung,” katanya.

Tidak hanya itu, kata gubernur, jalan Alai-Bypass juga diminta oleh tokoh Kuranji untuk membangun jalan. Dengan permintaan tersebut, pihaknya langsung anggarkan dan di­bangun­nya jalan tersebut. Tapi, pem­bangunan tersebut juga tidak mulus, saat ini masih ada satu titik yang belum bebas.

Begitu juga pelebaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Maransi ya­ng aliran­nya juga melalui Kecamatan Kuranji. Me­nu­rut gubernur, ketika hujan lebat, banjir menjadi ben­cana rutin di kawasan Air Pacah. “RSUD, kantor wa­li­kota terbenam. Sudah ada anggarannya, tapi masya­rakat yang tidak mau mem­bebaskan lahannya,” ujarnya lagi.

Padahal, untuk men­dapatkan pembangunan ini, gubernur dan walikota telah pasang badan untuk men­jamin bebasnya lahan ke­pada pemerinta pusat. “Ka­lau lahan ini tidak bebas, maka uang akan di­kem­bali­kan. Dalam pembangunan ini, disediakan Rp700 mili­ar lebih anggaran,” jelasnya.

Ia mejelaskan, untuk pembebasan lahan jalur II Bypass dananya telah di­sedia­kan Pemko Padang dan Pemprov Sumbar. Bah­kan dana untuk pem­be­basan lahan ini, juga di­sedia­kan oleh Ke­men­teri­an. Saat ini, ada sekitar 5 km lahan yang belum bebas.

Irwan meminta masya­rakat saling mengajak untuk mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah. “Kepada masyarakat yang belum mau, ajak mereka untuk mau. Tokoh masya­rakat juga harus men­du­kung,” imbau Irwan.

Sementara Walikota Pa­­­­dang, Mahyeldi Ansarul­lah berjanji kendala yang masih ada dalam pem­ba­ngu­nan ter­sebut akan segera di­selesaikan. Meski demikian, ia juga ber­harap atas du­kungan mas­ya­rakat dalam pembangunan yang ada ter­sebut.

“Kita diberi tenggat un­tuk pembebasan lahan By­pass ini paling lambat akhir Juli. Artinya masih ada waktu 1,5 bulan lagi. Dalam waktu yang pendek ini, kita akan bekerja sekuat tenaga. Kemudian tokoh masya­rakat, alim ulama dan pe­muka adat juga diminta untuk berperan,” tutupnya. (h/mg-isr)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]