Memaksimalkan Pesantren Ramadan


Senin, 22 Juni 2015 - 18:41:15 WIB
Memaksimalkan Pesantren Ramadan

Untuk Ramadan 1436 H atau tahun 2015, Pesantren Ramadan dilaksaanakan mulai tanggal 21 Juni 2015 hingga tanggal 04 Juli 2015. Lamanya lebih kurang dua minggu. Untuk penyelenggaraan Pesantren Ramadan, Pemko Padang menyiapkan 1.150 mentor yang tersebar di 11 kecamatan. Pelaksaknaan Kegiatan Pesantren Ramadan didukung oleh dana APBD Kota Padang, senilai Rp2,1 miliar.

Baca Juga : Pekerja Harap Bersabar, Sisa BLT Subsidi Gaji 2020 Masih Tahap Pendataan

Gubernur Sumatera Barat Prof Dr H Irwan Prayitno Psi MSc juga ikut membuka secara resmi kegiatan Pesantren Ramadan di SMAN 2 Padang, Minggu (21/6) pagi. Hadir dalam kesempatan tersebut kepala sekolah dan para majelis guru, utusan Pemko Padang, serta ratusan siswa SMAN 2 Padang.

Gubernur Irwan menyatakan salah satu upaya menciptakan pendidikan berkarakter di Sumatera Barat adalah dengan melaksanakan kegiatan pesantren bagi murid/siswa SD, SLTP dan SLTA. Pelaksanaan Pesantren Ramadan difokuskan kepada anak didik untuk memperdalam ilmu agama.

Baca Juga : Ini 7 Fakta di Balik Rencana Reshuflle Kabinet, Posisi Menteri Investasi akan Jadi Rebutan Partai Politik

Acara pembukaan tersebut juga warnai dengan dialog atau tanya jawab antara siswa dan Gubernur. Siswa sangat antusias. Gubernur juga mengajak siswa untuk menghafal ayat-ayat Alquran dan mendalami makna dan isinya. Berikutnya mengamalkan isi dan kandungan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Kita sangat yakin, tujuan Pesantren Ramadan sangat baik dan positif bagi meningkatkan pengetahuan dan penguasaan ilmu agama para pelajar. Karena itu, agenda tersebut mesti berjalan dengan baik, sehingga para pelajar bertambah pengusahaan ilmu pengetahuan agamanya. Pelajaran ilmu agama yang diberikan oleh guru di sekolah tentu tidak cukup untuk meningkatkan penguasaan dan pemahaman ilmu-ilmu agama oleh para murid/siswa.

Baca Juga : Hilangkan Pancasila dan Bahasa Indonesia sebagai Makul Wajib, Ketua MPR: PP 57/2021 Cacat Hukum

Manfaat lain yang tak kalah pentingnya bisa didapatkan dari kegiatan Pesantren Ramadan adalah mengikatkan hati para pelajar dengan masjid. Di­harapkan para pelajar mencintai masjid dan betah di dalam masjid mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan plus mengikuti ibadah malam Ramadan seperti tarawih, witir, tadarus dan lainnya.

Agar  program Pesantren Ramadan ini bisa berjalan dengan optimal, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan. Pertama, tentunya dukungan konkrit dari orang tua pelajar. Kedua, dukungan dari para guru dan mentor. Ketiga, dukungan dari  pengurus masjid. Keempat, dukungan dari jamaah dan warga sekeliling masjid.

Baca Juga : Protes PP No 57 Tahun 2021, Alirman Sori: Pancasila Seharusnya Masuk Kurikulum Wajib!

Tentu saja tidak diinginkan momen Pesantren Ramadan ini dijadikan alasan oleh para pelajar/murid/siswa  untuk pergi ke tempat lain yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kegiatan Pesantren Ramadan. Karena di Bulan Ramadan ini juga ada kebiasaan remaja yang mendapat sorotan, seperti ‘asmara subuh’ atau jalan-jalan pagi usai shalat Subuh berpasang-pasangan. Tentu saja kegiatan seperti itu tidak sesuai dengan nafas Islam. **

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]