Cuaca Panas, 180 Orang Tewas di Pakistan


Senin, 22 Juni 2015 - 18:46:36 WIB

Otoritas setempat menya­takan keadaan darurat seiring banyaknya jenazah di rumah sakit yang belum diambil ke­luarga mereka.

Menurut pejabat Kemen­terian Kesehatan, sebagian besar korban berjatuhan di Karachi. Suhu udara di kota itu mencapai 45 derajat celsius dalam beberapa hari terakhir.

Di kota tersebut juga me­ngalami pemutusan pasokan listrik lantaran tingginya penggu­naan listrik di tengah cuaca ekstrem itu. Sekitar 20 juta rumah warga dilaporkan tanpa listrik.

Banyaknya jasad yang tidak diambil keluarga mereka, mem­buat pihak rumah sakit ke­walahan. Pagi tadi saja, 30 jasad yang tidak diambil keluarganya, harus dikuburkan.

“Kami mendorong masyara­kat untuk menguburkan keluar­ga mereka yang meninggal sece­pat mungkin mengingat gelom­bang panas ini dan buruknya kondisi listrik,” ujar Anwar Kazmi, pejabat senior yayasan amal Edhi Foundation kepada Reuters, Senin (22/6/2015).

Di Provinsi Sindh, ratusan pasien serangan gelombang pa­nas dirawat di rumah sakit peme­rintah. Suhu tertinggi yang pernah melanda Karachi adalah 47 derajat celsius yang terjadi pada 1979.

Menurut Dr Semee Jamali, kepala unit darurat di Rumah Sakit Jinnah di Karachi, ma­yoritas korban meninggal adalah kaum lanjut usia.

“Pasien korban gelombang panas dibawa ke rumah sakit dengan kondisi demam tinggi, tidak sadarkan diri, dehidrasi, dan kejang-kejang,” ujar Dr Semee Jamali.

Sebelumnya pada Mei lalu, gelombang panas serupa juga melanda India. Saat itu, lebih 2.000 orang meninggal akibat terpapar suhu udara yang rata-rata mencapai 48 derajat celsius.

Korban tewas kebanyakan adalah warga miskin atau tuna­wisma yang sedikit mendapat perlindungan dari panas. Ini adalah jumlah korban tewas akibat panas terbesar kedua di India setelah bencana serupa tahun 1998 memakan korban jiwa hingga 2.541 orang. (dtc/met)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 12 Juni 2020 - 11:34:34 WIB

    Cuaca Tak Menentu, Harga Ikan Tuna Biasanya Rp40 Ribu Jadi Rp60 per Kg

    Cuaca Tak Menentu, Harga Ikan Tuna Biasanya Rp40 Ribu Jadi Rp60 per Kg HARIANHALUAN.COM - Sejumlah komoditas bahan pangan masih mengalami fluktuasi baik kenaikan maupun penurunan di Pasar Raya Padang, Kota Padang, tak terkecuali harga ikan segar. Fluktuasi harga tersebut dikarenakan ketersediaa.
  • Selasa, 07 Januari 2020 - 20:57:20 WIB

    Antisipasi Cuaca Ekstrim, PLN Siapkan Mitigasi Bencana

    Antisipasi Cuaca Ekstrim, PLN Siapkan Mitigasi Bencana PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Cuaca ekstrem yang kini sedang menerjang beberapa kawasan di tanah air membuat masyarakat harus waspada mengantisipasi segala kemungkinan..
  • Kamis, 25 Juli 2019 - 20:55:03 WIB

    Inflasi di Daerah Tinggi, Wapres JK: Tergantung Kondisi  Cuaca

    Inflasi di Daerah Tinggi, Wapres JK: Tergantung Kondisi  Cuaca JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Wakil Presiden RI Jusuf Kalla tak mau ambil pusing terkait masih terdapatnya beberapa daerah yang inflasinya di atas target pemerintah yakni 3,5 persen pada 2018..
  • Selasa, 26 Juli 2016 - 04:43:47 WIB

    Cuaca Buruk Pengaruhi Harga Ikan di Padang

    PADANG, HALUAN — Harga ikan naik hampir dua kali lipat karena sedikitnya jumlah tangkapan ikan nelayan yang disebabkan oleh cuaca buruk, seperti badai, yang melanda Padang beberapa hari terakhir..
  • Sabtu, 20 Februari 2016 - 02:57:54 WIB

    Harga Ikan Melambung Akibat Cuaca Buruk

    PADANG, HALUAN — Ti­dak hanya ma­sya­rakat Kota Padang yang menjerit de­ngan mahalnya harga ikan, namun juga pe­dagang ikan ikut loyo akibat cuaca eks­trim yang melanda Suma­tera Barat (Sumbar) bela­kangan ini..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]