Indonesia Waspadai Malaysia


Senin, 22 Juni 2015 - 18:47:30 WIB
Indonesia Waspadai Malaysia

Menurut Hasanuddin, penye­lesaian batas wilayah Indonesia dengan Malaysia kerap me­ngalami hambatan. Hambatan tersebut, lanjut politisi PDIP itu, disebabkan sikap negara itu yang kerap tidak konsisten.

Baca Juga : AHY Cs Absen di Sidang Mediasi Pertama, Kubu Moeldoko: Lecehkan Pengadilan

Hasanuddin menegaskan, diperlukan adanya perbaikan manajeman pemeliharaan batas wilayah Indonesia ke depannya, termasuk wilayah laut. “In­donesia harus mereformasi mana­jemen pemeliharaan batas wilayah termasuk laut, baik soal kemaritiman maupu keamanan dan hukumnya,” paparnya.

Jangan Provokatif

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Sedangkan, Hikmahanto Ju­wa­na meminta Malaysia  untuk tidak bersikap provokatif  dalam menyikapi batas wilayahnya dengan Indonesia. Bila negara Jiran itu  masih bersikap prov­o­katif, bisa menimbulkan dampak negatif pada tatanan masyarakat.

“Jangan lakukan provokasi, akibatnya pada hubungan di tingkat masyarakat. Masyarakat bisa saja melakukan swepping,” kata Hikmahanto.

Termasuk dalam menyikap sengketa Pulau Hambalat. Hikmahanto meminta  meminta Malayasia tidak berbuat yang merugikan Indonesia. “Malaysia  kerap provokatif. Sekarang pesa­wat-pesawat Malaysia masuk wilayah tersebut. Kalau seperti itu bisa rusak hubungan anta­rdua negara. Masyarakat akan katakan, kalau perintah tidak ambil alih, masyarakat yang akan ambil alih seperti sweeping dan sebagainya,” ujar Hikmahanto.

Hikmahanto menilai wajar jika kedua negara mempe­rebut­kan pulau tersebut. Sebab, selain menyangkut wilayah, pulau itu sendiri mempunyai kandungan mineral yang cukup bernilai ekonomis yang bisa digunakan oleh masing-masing negara. “Hambalat itu di bawahnya banyak mineral termasuk mi­nyak dan sebagainya,” kata Hikmahanto. (h/sam)

BERITA POPULER Index »


BERITA TERKINI Index »

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]