Ikan Kering Pertahanan Nelayan


Senin, 22 Juni 2015 - 18:50:51 WIB
Ikan Kering Pertahanan Nelayan

Seri (64) nelayan di Teluk Betung Kecamatan Batang Ka­pas Senin (22/6) saat menjemur ikannnya menyebutkan, ia biasa­nya memang memperbanyak stok ikan kering untuk meng­hadapi langkanya ikan basah H-3 dan H+4 lebaran, soalnya sepekan menjelang lebaran dan sesudahnya nelayan tidak turun melaut.

Di kawasan Pasir Putih Kam­bang, Ampiang Parak dan Su­ngai Nipah terpantau Haluan para nelayan tampak mem­fokus­kan pekerjaan pada pengelolaan pengeringan ikan daripada men­jual ikan segar ke pasaran. Di Sungai Nipah, ikan dijemur dengan menggunakan peralatan jemur di pinggir jalan nasional.

Baca Juga : PPN Sembako dalam Pusaran Polemik

Menurut Seri, jenis ikan yang ia keringkan adalah ikan dengan ukuran tertentu saja. Misalnya ikan untuk diolah jadi teri atau yang ukurannya paling besar 3 jari orang dewasa. Rata-rata ikan yang dikeringkan adalah ikan yang ditangkap melalui payang, pukat tarik maupun jaring.

“Beberapa hari terakhir hasil tangkapan nelayan lumayan bagus, baik yang menggunakan pukat tepi maupun tang kapan payang. Hasil tangkapan itu hampir seluruhnya kami jadikan ikan kering, soalnya ikan kering menjelang lebaran akan mening­kat pula harganya,” katanya.

Dikatakannya, ada dua jenis pengelolaan ikan yang digu­nakan nelayan di sini. Pertama menjemur ikan hasil tangkapan dibawah sinar matahari dan yang kedua dengan pengelolaan ikan teri khusus untuk jenis ikan teri. Keduanya diusahakan nelayan menghadapi lebaran.

“Pengalaman pada beberapa lebaran yang telah berlalu, ikan kering maupun ikan teri laris manis dipasaran. Soalnya seming­gu menjelang lebaran dan seminggu sesudahnya nelayan kapal tonda tidak turun melaut, dan harga ikan biasanya tinggi. Oleh karena itu kami selalu mengelola ikan basah menjadi ikan kering guna menangkap peluang harga saat lebaran itu,” katanya.

Kini menurut Seri khusus ikan teri kualitas super laku dijual Rp65 ribu perki­logramnya. Melihat trend pasar harga tersebut bisa mengalami kenaikan hingga lebaran.”Saya sengaja memperbanyak stok ikan kering jenis teri menghadapi Lebaran tahun ini, kebetulan tangkapan ikan bada bahan pem­buat teri sedang berlimpah “ ungkapnya.

Dikatannya, ikan kering meru­pakan cara nelayan untuk bisa bertahan hingga Lebaran usai. Jika tidak seperti itu, maka nelayan atau yang terkait dengan usaha tangkap ikan akan kehi­langan pendapatan, sementara kebutuhan hadapi Lebaran tinggi.

Nurhayati (35) ibu rumah tangga di Surantiah menyebut­kan, ia biasanya sengaja membeli ikan kering dalam jumlah yang banyak untuk stok satu minggu pada saat menghadapi lebaran. “Biasanya harga daging mahal, lalu kami hanya sanggup mem­beli sedikit saja. Dan untuk cadangan bahan makanan, kami mempersiapkan ikan kering,” katanya menjelaskan. ***

 

Laporan:
HARIDMAN KAMBANG

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]