Kurangi Derita Rakyat Miskin Kota


Selasa, 23 Juni 2015 - 18:59:36 WIB
Kurangi Derita Rakyat Miskin Kota

Adalah rumah sangat sederhana, tempat Jon dan kelima anaknya saat ini bernaung dari hujan dan panas. Rumah itu kini ber-aladin (atap, lantai, din­ding) seadanya, sebab tak jua kunjung dibangun pasca diruntuhkan gempa 2009 lalu. Sudah banyak lubang disana - sini. Di dalam rumah cuma terdapat sekat untuk satu kamar, untuk tempat tidur bagi dua anak gadisnya. Sedangkan anak - anaknya yang laki - laki cukup tidur beralaskan kar­pet seadanya bersama dirinya.

Baca Juga : Gempa Berkekuatan 3,3 Magnitudo Dirasakan di Bukittinggi

Menjelang sahur, Rabu (23/6) pagi buta, Jon yang berperawakan kurus ini masih mengusap mata me­la­wan kantuk ketika membukakan pintu bagi tamu yang berkunjung. Tak dinyana, diantara serom­bongan tamu itu, sekilas ia melihat sosok yang ia kenal tak lain pimpinan kota ini, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah.

Tadinya Jon mengaku agak gelagapan dan panik karena kedatangan tamu yang terdiri dari Walikota dan beberapa pejabat Pem­ko Padang itu. Sebelum Jon bertambah bingung, seba­gian tim langsung mem­bentang tikar, dan anak gadisnya turut membantu. Lalu para tamu itu disilah­kan duduk oleh jon.

Baca Juga : Sambut Idul Fitri 1442 H, DPC IWAPI Pasaman Gelar Pasar Murah

“Tak percaya, ternyata itu benar-benar Pak Wali bersama apak - apak nan lain,” cerita Jon kepada beberapa awak media yang mengerubungnya usai di­kun­jungi tim Singgah Sahur Pemko Padang.

Walikota mengung­kap­kan, kunjungan tim ke ru­mah Edison atau Jon sama dengan kunjungan sebe­lumnya, makan sahur ber­sama sambil silaturahmi di rumah warga sambil besi­laturahmi dan men­dengar­kan keluhan serta melihat langsung kondisinya. “Kita mendapat informasi dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM-red) tentang keadaan Pak Jon dan keluarganya yang tinggal di rumah se­perti yang kita lihat (mem­prihatinkan-red),” ungkap Mahyeldi.

Baca Juga : Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini, BMKG: Waspada Gelombang Laut Hingga 3 Meter

“Karena tanah dari ru­mah Pak Jon ini milik sen­diri, maka kita bisa langsung membedah rumah beliau menjadi rumah yang layak. Insya Allah, sampai Idul Fitri nanti selesai,” katanya.

Mata Jon tampak ber­kaca - kaca sembari meman­dangi kedua anak gadisnya yang duduk di sebelahnya. “Alhamdulillah, terima­kasih Pak Wali. Yang saya pikirkan adalah anak gadis saya, mereka membu­tuh­kan rumah dengan kamar yang lebih nyaman,” se­butnya.

Baca Juga : Jasman Rizal: Tak Ada Larangan Pergerakan Lokal, Tetap Patuhi Prokes

Ungkap syukur di hati Jon, meski tak terungkap namun dari sorot mata dan garis pipinya dapat disim­pulkan betapa ia seperti didatangi malaikat peno­long di pagi yang berkah.

Demikian juga Adi (23), anak sulung Jon ini sudah bekerja keras untuk dapat mengumpulkan uang dari hasil menjual es cendol, semua demi membangun tempat tinggal yang baik bagi adik - adiknya.

Kalaulah itu bisa ter­wujud, maka Adi yang su­dah tak bersekolah setelah menamatkan SMP ini mera­sa bangga. “Di situ kebang­gaan saya, biarlah saya tak berhasil asalkan saya bisa melindungi, menye­kolah­kan dan memberi adik - adik tempat tinggal,” ucapnya.

Tak sedikit yang terharu melihat kondisi ini, ter­masuk para pimpinan SKPD yang ikut dalam tim. Teristimewa kali ini, juga turut serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Jaferi, serta Camat Padang Timur Rach­madeni Dewi Putri dan Lurah setempat.

Seiring masuknya wak­tu imsyak, rombongan melang­kah ke masjid. Jon juga akan menunaikan sha­lat subuh di masjid yang berjarak tak jauh rumahnya itu. (h/ows/rel)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]