Imbauan Pemko Tak Digubris

Pedagang Petasan Tetap Menjamur


Selasa, 23 Juni 2015 - 19:18:58 WIB

PADANG, HALUAN — Imbauan pemko dan beberapa pihak terkait lainnya untuk tidak menggunakan dan menjual petasan dan sejenisnya pada bulan Ramadan sepertinya tidak dihiraukan para pedagang, pasalnya masih banyak pedagang petasan yang berjualan di kawasan Pasar Raya Padang.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tahun ini memang tidak terlalu banyak yang berjualan di sepanjang Jalan Permindo, namun pedagang petasan banyak yang menggelar dagangannya di dalam pasar kawasan Inpres II.

Salah seorang pedagang petasan, Muklis (24) me­ngaku hanya menjual pe­tasan, mercon dan kembang api pada bulan puasa hingga lebaran dan baru tahun ini berjualan. Ia merasa ke­beratan dengan adanya la­rangan untuk pedagang menjual petasan, karena ia menganggap petasan yang ia jual tidak terlalu berbahaya.

“Kalau pedagang kecil seperti kami ini dilarang untuk berjualan, lalu apa yang akan kami kerjakan. Kalau mencopet tentu tidak mungkin, ditambah lagi mencari pekerjaan saat ini sangat susah,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang masyarakat Leni (26) merasa sangat ter­ganggu jika ada anak-anak yang bermain petasan dan mercon. Karena ia punya pengalaman buruk dengan petasan tersebut.

“Waktu itu saya lagi keluar mencari makanan dengan teman, dan tiba-tiba ada petasan melesat ke arah saya dan petasan tersebut meledak tepat di sebelah kaki. Untung saja pe­tasan­nya bukan yang besar dan meledaknya tidak dibagian muka saya,” jelasnya.

Ia berharap pihak ter­kait dapat menertibkan para pedagang petasan tersebut, karena selain bunyinya yang mengaggu juga berbahaya bagi keselamatan warga. Apalagi jika petasan ter­sebut mengenai anak-anak, atau bagian mukanya akan berbahaya.

Terpisah, Kepala Sa­tuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Firdaus Ilyas mengatakan, sudah melakukan penertipan be­be­rapa hari yang lalu, ka­lau­pun masih ada pe­da­gang yang berjualan me­nurutnya pedagang yang datang bela­kangan. Ia juga mengatakan, setiap hari­nya menurunkan setidak­nya empat tim untuk me­nyi­siri ke lapangan, ti­dak hanya pedagang pe­tasan, anjal dan penyakit masyarakat lainnya.

“Kita setiap hari turun ke lapangan dan ber­koor­dinasi juga dengan pihak kepolisian. Selain itu, saya juga meminta untuk se­luruh element masyarakat juga berperan aktif dalam me­nga­wasi penggunaan pe­ta­san tersebut, karena pe­nga­wasan dan penertipan tidak mungkin sepenuhnya di­serahkan pada Satpol PP atau polisi,” pungkasnya. (h/mg-rin)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]