Seminggu Ramadan, Gepeng Marak di Jalanan


Selasa, 23 Juni 2015 - 19:21:09 WIB
Seminggu Ramadan, Gepeng Marak di Jalanan

Yang lebih miris, ke­banya­kan dari pengamen dan penge­mis jalanan ini adalah anak di bawah umur, mulai dari bawah lima tahun (Balita), hingga anak re­maja yang seharusnya me­nikmati pendidikan dibangku sekolah. Serta lansia yang se­harus­nya menikmati masa tua­nya dengan damai dan te­nang bersama anak cucu mereka di rumah.

Baca Juga : Padang Aktifkan Kembali Kampung Nelayan untuk Tempat Karantina Covid-19

Sepertinya gepeng ini men­jadi profesi yang menjanjikan, apakah itu timbul dari ke­ingi­nan pribadinya atau malah ada yang menggerakakkan mereka. Karena mereka yang rela ber­panas-panasan dan ber­man­dikan hujan demi menunggu lemparan recehan dari orang-orang, bahkan mereka tidak sungkan untuk meminta pada setiap orang yang lewat.

Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Padang, Miral mengatakan, sudah melakukan koordinasi dengan pihak Satpol PP untuk melakukan pe­nerti­pan anak jalanan, pengemis dan gelandangan. Ia mengakui me­mang saat ini timnya belum turun ke lapangan untuk mela­kukan penertipan, karena ada beberapa hal. Namun dalam waktu dekat, ia akan segera melakukan razia dan pener­tipan, serta akan mengandeng Satpol PP.

Baca Juga : Pemuda Villa Indah Padang Bagi-bagi THR, Pakai Cara Tak Biasa

“Dalam waktu dekat kita akan lakukan penertipan. Kita kan melakukan penertipan bukan hanya pada bulan puasa, namun pada hari biasa kita juga tetap melakukan binaan dan penertipan. Contohnya saja, dalam minggu ini kita baru siap melakukan pelatihan dan pem­bekalan keahlian mesin dan perbengkelan untuk 20 anak jalanan,” ujarnya, Selasa (23/6).

Meskipun sudah dilakukan pembinaan dan pelatihan, na­mun ia melihat anak-anak tersebut masih saja tertarik untuk turun lagi ke jalanan atau ke lampu merah, karena hal itu lebih menjanjikan uang banyak bagi mereka. Untuk itu, ia meminta pada seluruh masya­rakat untuk tidak memberikan sumbangan atau bantuan di jalan, karena akan membuat mereka ketagihan.

“Saat ini yang menjadi fo­kus bagi kita adalah bagaimana mengubah sikap mental anak-anak yang turun ke jalanan tersebut, kalau sekedar di­tang­kap atau dipindahkan dari satu daerah ke daerah lainnya tidak menyelesaikan masalah. Nah, inilah yang menajdi per­hatian bagi kita bersama,” katanya.

Sementara Kepala Satuan Polisi dan Pamong Praja (Sat­pol PP) Kota Padang, Firdaus Ilyas mengaku sudah mela­kukan penertipan dan terhitung dari awal puasa hingga berita ini diturunkan sudah lebih kurang 14 anak jalanan yang diamankan.

“Kita sudah melakukan operasi sejak beberapa hari yang lalu, dan kemarin anggota juga menangkap enam orang gepeng dan kami tanyai di mana asalnya. Maka kami me­mu­tus­kan untuk mengantarkan me­reka ke orangtua mereka,” ujarnya. (h/mg-rin)

BERITA POPULER Index »


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]