Bank Nagari Tingkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat


Kamis, 25 Juni 2015 - 18:25:36 WIB
Bank Nagari Tingkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat

DHARMASRAYA, HALUAN — Kehadiran Bank Nagari di tengah tengah masyarakat adalah untuk meningkatkan taraf kehidupan ekonomi masyarakat, karena bank plat merah itu adalah milik masyarakat.

“Kehadiran Bank Nagari di tengah-tengah tengah mas­yarakat adalah untuk mening­katkan ekonomi masyarakat,” ungkap Kepala Bank Nagari Koto Baru, Tasman,SE, dalam kunjungan Tim Safari Ra­madan (TSR) 1436 H, di Mes­jid Baiturahman Nagari Koto Laweh, Kecamatan Koto Be­sar, Selasa (23/6), yang dipim­pin langsung oleh Bupati Dhar­masraya H. Adi Gunawan.
Hal itu disampaikannya, terkait adanya pertanyaan warga setempat tentang pe­manfaatan fasilitas kredit guna mendukung usaha yang dija­lankan seperti bagaimana agar dapat kredit kepemilikan sapi atau KUPS.

Bukan hanya KUPS, tapi KPPE juga banyak diman­faatkan oleh masyarakat peta­ni, apalagi petani atau ke­lompok tani yang ada di Sitiung IV atau Laweh yang sudah berkembang pesat peternakan sapinya bantuan kredit murah dari Bank Nagari

Ia berharap petani atau kelompok tani tidak sungkan-sungkan untuk mendatangi Bank Nagari milik masyarakat itu untuk bertanya fasilitas apa saja yang dapat dimnfaatkan oleh masyarakat guna menun­jang perekonomian.

Sebelumnya Bupati Dhar­masraya mengajak warga Koto Laweh dan Kabupaten Dhar­masraya umumnya untuk terus menjaga keamanan dan kenya­manan selama bulan suci Ra­ma­dan dan untuk seterus­nya.”Saya mengajak warga Koto Laweh dan masyarakat Dharmasraya untuk terus men­jaga kemanan dan kenya­ma­nan selama melaksanakan ibadah puasa di bulan Rama­dan,” ungkap Bupati Dhar­masraya, H. Adi Gunawan.

Apalagi katanya, sudah dekatnya waktu mau lebaran, maka tingkat kriminal semakin meningkat. Oleh sebab itu kewaspadaan masyarakat ha­rus ditingkatkan dengan ber­bagai cara seperti ronda malam.

Begitu pula katanya, ke­nyamanan selama menjalan­kan ibadah puasa juga perlu ditingkatkan, seperti bunyi bunyian mercon dan berbagai hal yang menganggu masya­rakat dalam menjalankan iba­dah selama bulan suci Ra­madan.

Selain itu dalam sesi tanya jawab, yang mana sebelumnya Kepala Kemenag Ruhil Kudus sudah menyampaikan santa­pan rohani, wrga Koto Laweh juga menyampaikan unek uneknya, terutama masa­lah jalan, karena penilaian masyarakat, kalau tidak ada pemagunan jalan seakan akan pemerintah tidak melak­sana­kan pembangunan, padahal kata bupati pilihan rakyat ini, sangat banyak pembangunan yang dilakukan oleh peme­rintah diberbagai bidang se­perti  pendidikan dan kesehatan.

Masalah jalan lingkar dari Koto laweh menuju Lubuk Karya atau Blok B, menjadi topik utama bagi warga setem­pat, karena dengan melalui wilayah itu, maka warga yang ingin berurusan ke ibukota kecamatan akan menempuh jarak yang lebih dekat.

Dengan tegas Bupati Adi Gunawan melelui Kadis PU Junedy Yunus menegaskan akan menuntaskan jalan tersebut pada tahun ini, karena memang masalah jalan atau pembangunan harus berjalan secara bertahap dan melihat skala prioritas.

Sementara ada juga salah seorang warga Koto Laweh yang berfrofesi sebagai guru berharap bupati dapat memberikan tunjangan daerah (Tunjda) penuh 12 bulan dalam setahun, karena selama ini hanya 11 bulan, dalam hal ini orang nomor satu di Dhar­masraya menjelaskan, bahwa tunjada bukanlah hak dari PNS, tetapi tunjada adalah bentuk ungkapan terimakasih pemerintah atas pengabdian, yang dapat dikatakan hak adalah gaji.

Ia menegaskan bahwa tun­ja­da pegawai di Dharmasraya sudah cukup besar dibanding dengan pegawai daerah lain yang APBD nya sangat besar, karena tunjada pegawai di lingkup Pemkab Dharmasraya, sudah mencapai sekitar Rp800 ribu. Bahkan kata bupati, satu tahun tunjada di Kota Padang, sama dengan dua bulan tun­jada di Dharmasraya. (h/mdi)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]