BTN Belum Terapkan Kebijakan BI


Jumat, 26 Juni 2015 - 19:21:04 WIB
BTN Belum Terapkan Kebijakan BI

Dikatakannya, dalam aturan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI), BTN haruslah menganalisa dan me­nyesuaikannya terlebih dahulu serta membicarakannya dengan pengem­bang dan developer. Karena, yang akan mengatur tentang uang muka perumahan akan dilakukan oleh developer di lapangan.

Baca Juga : Begitu Fasih, David Beckham Ucapkan Selamat Idul Fitri untuk Warga Indonesia

“Kebijakan ini sangatlah bagus, namun tetap saja hal ini harus dibicarakan lebih matang terhadap developer,” lanjutnya.

Lebih lanjut Zulmarwan me­ngatakan bahwa, selain akan mem­pelajari ia juga akan menunggu intruksi dari pusat. “Pada akhirnya kita pasti akan mengacu kepada yang telah ditetapkan oleh BI,” pungkasnya.

Baca Juga : Hasil Tinjauan IPPPR, Harusnya Bencana Pandemi Covid-19 Bisa Dicegah, tetapi...

Sementara itu, Kepala Divisi Bank Indonesia Provinsi Sumbar Bimo Epyanto pada Haluan, Rabu (25/6) telah menegaskan bahwa bagi perbankan yang tidak mela­kukan kebijakan yang telah dite­tapkan akan mendapatkan sangsi-sangsi sesuai dengan peraturan Bank Indonesia No.17/10/PBI/2015.

“Jika ada perbankan yang tidak menjalankan kebijakan tersebut, maka di dalam isi peraturannnya sudah dijelaskan bahwa ada sangsi yang akan diterima,” paparnya.

Dilanjutkannya, “kebijakan yang dilakukan sangat akan berdampak baik kepada seluruh sektor. Khusus properti dan otomotif, kebijakan ini sudah dipelajari sedemikian rupa yang bertujuan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekono­mi,” kata Bimo di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, pokok-pokok perubahan mengenai kebijakan LTV dan uang muka meliputi be­berapa hal. Antara lain, perubahan besaran rasio LTV untuk Kredit Properti (KP) dan rasio FTV untuk Kredit Properti (KP) Syariah. Peningkatan besaran rasio FTV/FTV mencapai 10 persen dan berlaku pada Rumah Tapak (RT), Rumah Susun (RS) maupun Ru­mah Toko/ Rumah Kantor (Ruko/Rukan), mulai dari tipe 21 ke bawah hingga 70 ke atas.

Dengan adanya kebijakan baru ini kata Bimo pastinya akan meluas ke bidang yang lainnya. “Con­tohnya saja bagi masyarakat yang semakin banyak membeli perumahan pas­tinya akan melanjutkan pembelian ke perabot dan isi rumah lainnya. Artinya, semua sektor dan per­cepatan ekonomi akan semakin cepat,” terangnya. (H/mg-win)

BERITA POPULER Index »


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]