Warga Pertanyakan Kejelasan Terminal Pasa Kabau


Jumat, 26 Juni 2015 - 19:25:53 WIB

Kegiatan menaikan dan menurunkan penumpang tak ada lagi. Puluhan kios, men­jual berbagai makanan spe­sifik dan warung kopi juga tutup. Seiring dengan itu, warga tak dapat berharap lagi menambah pen­dapatan mere­ka di kawasan terminal. Se­hing­ga menim­bulkan per­tanyaan bagi ma­syarakat se­tem­pat.

“Jika memang tidak akan dimanfaatkan  lagi, seyo­gia­nya kawasan ter­minal itu di­ubah menjadi RTH (ruang terbuka hijau) atau fasilitas umum lainnya yang lebih re­pre­sentatif. Alih-alih, juga dapat di­ba­ngun prasarana olahraga seperti lapangan fut­sal, yang memberikan tam­bahan pen­­­da­patan bagi dae­rah,” ujar H. Irwandi, diha­dapan rom­bongan TSR yang di­pimpin Kepala BPS H.Ajri Fanzain, ketika berkunjung ke Masjid Baitul Mukmin Labuh Baru,  Kamis (25/6) malam.

Pada bagian lain, jemaah juga  menyampaikan, kenapa Pemko gagal membangun jem­batan kerangka beton di ling­kungan Labuh Baru, dari ping­gir Sungai Batang Agam menu­ju SDN 04 Labuh Baru.

Menanggapi hal itu, Ke­pala Dinas Perhubungan Komu­nikasi dan Informatika (Dis­hubkominfo) Adrian, M.Si, yang ada dalam rom­bongan TSR, menyambut baik keingi­nan warga setem­pat untuk mengalih fung­sikan ke­be­ra­daan terminal Pasa Kabau itu.

Adrian membenarkan, aki­bat pertumbuhan kenda­raan pribadi dan ojek sebagai sarana transportasi, mem­buat peran angkutan pe­desaan semakin ter­ping­girkan. Se­hing­ga, jum­lah angpedes yang akan ngetem di terminal berkurang jum­lahnya.

“Kita menyambut baik kei­ngi­nan masyarakat Labuh Ba­ru, untuk mengalih fung­sikan keberadaan terminal tersebut. Asprasi ini akan disampaikan kepada pim­pinan daerah dan DPRD. Mudah-mudahan kei­ngi­nan warga akan menjadi ke­nya­taan,” ujar Adrian.

Sekaitan dengan jem­ba­tan, katanya, Pemko Paya­kumbuh tengah membuat program pembangunan  jalan alteri di kedua sisi Sungai Batang Agam dari Kelurahan Balai Panjang di Paya­kum­buh Selatan, sam­pai ke batas kota lanjutdi Kotopanjang Payobasung. Pro­­gram ini sudah disetujui pemerintah pusat. Bersamaan dengan program itu, tentu akan ber­lanjut dengan jembatan yang diinginkan warga.

Selain dialog, rombongan TSR juga membawa pen­ce­ramah agama untuk me­nyam­paikan  tausyiah, oleh Buya  Yahya.  Diakhir acara TSR menyerahkan bantuan Pem­ko kepada pengurus Masjid Baitul Mukmin berupa 3 gulung tikar untuk salat dan uang sejumlah Rp500 ribu. (h/zkf)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]