Lima Nagari Belum Terdaftar di Kemendagri


Jumat, 26 Juni 2015 - 19:27:00 WIB

Meski demikian, lima na­gari definitif yang baru saja disahkan Mei 2015 lalu, masih bisa diberi pembangunan de­ng­an dana desa tersebut, tetapi merupakan pembagian pem­bangu­nan dari nagari induknya.

“Lima nagari kita yang baru ini, sudah memiliki nomor registrasi desa di Pemerintah Provinsi Sumbar, hanya saja belum terdaftar di Ke­men­terian Dalam Negeri. Insya Allah, tahun depan lima nagari tersebut sudah terdaftar di Kementerian Dalam Negeri,” pungkasnya.

Meski demikian, nagari induk tetap harus membagi dana pembangunan ke nagari persiapan hasil pe­mekarannya.

Dana desa dengan kom­posisi 90 persen dibagi rata untuk 32 nagari sedangkan 10 persen lagi diperuntukan se­cara proporsional. “Belum dicairkan dana desan karena Petunjuk Teknis Operasional dari Kementerian Desa belum ada,” ujarnya.

Namun, sudah ada Perbup nomor 11 tahun 2015 tentang tata cara pembagian dan pe­netapan perincian dana desa untuk nagari se kabupaten pasa­man tahun 2015., dan Per­mendes nomor 5 tahun 2015,” katanya.

Sementara itu, Kajari Lu­buk Sikaping, Lubis, men­ye­butkan, pihak Kejaksaan Lu­buk­sikaping siap melakukan audit dan mengawasi peng­gunaan dana desa oleh Wali­nagari setempat.

Pihaknya pun siap di­gan­deng oleh Pemkab Pasaman untuk mengawasi penggunaan dana desa tersebut. “Kami siap-siap saja, kalau ada la­poran penyimpangan masuk ke kejaksaan, kami tindaklanjuti. Kami juga siap untuk di­gan­deng, namun perlu MoU an­tara Kejaksaan dan Pemkab, sebab kejaksaan bukan audit internal pemkab,” pungkas Kajari Lubis. (h/col)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]