Langgar lalulintas, Pengendara Push Up


Jumat, 26 Juni 2015 - 19:36:51 WIB

Anto (20) salah seorang pemuda yang tertangkap ka­rena tidak memakai helm, surat kendaraan, serta motor yang sudah dimodifikasi, menangis dan memohon meminta agar aparat melepaskannya. “Ma­afa­an wak pak, iko ndak motor awak do (maafkan saya pak, ini bukan motor saya),” pintanya kepada salah seorang anggota polisi.

Hal yang sama juga terjadi kepada beberapa orang pe­muda lainnya, tertangkap me­ng­guna­kan motor tanpa surat yang lengkap dan knalpot bersuara keras (racing). Me­reka disuruh push up sebanyak 20 kali, bah­kan ada pemuda yang disuruh melepaskan knal­pot racingnya di lokasi tersebut.

Kemudian bagi mereka yang tidak memiliki helm dan surat kendaraan, diwajibkan untuk memperlihatkannya. Jika helm dan surat itu tinggal di rumah, maka si pengendara wajib untuk menjemputnya.

Operasi yang digelar pada pukul 23.00 WIB itu, sempat mengagetkan pengendara yang melewati jalan tersebut. Ka­rena operasi kali ini semua aparat dari Polresta Padang, Polisi Militer TNI AD, AL, dan AU ikut merazia.

Operasi diawali dengan breafing semua jajaran oleh Komandan Denpom I/4 Pa­dang Mayor (CPM) Didik Hariyadi di markas Denpom AD, Jalan Gereja, Padang. Tim gabungan lalu bergerak menuju lokasi yang sudah menjadi target, sesampai di lokasi tim memasang rambu-rambu tentang adanya pe­meriksaan kendaraan.

Menurut Mayor (CPM) Didik Hariyadi, sebagai lem­baga yang berfungsi membela Negara, TNI juga wajib untuk menjaga keamanan ketertiban di tengah masyarakat. Salah satu yang menjadi target dalam operasi adalah pengendara motor yang menggunakan knalpot racing, serta ke­leng­kapan surat kendaraan.

“Seperti yang kita ketahui, sekarang bulan Ramadan. Di mana masyarakat banyak mela­kukan aktivitas ibadah. Dan agar aktivitas masyarakat tidak ter­ganggu oleh mereka yang ber­ken­dara ugal-ugalan, maka perlu penertiban. Bagi mereka yang melanggar kami tindak sebagai bentuk efek jera,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, de­ngan adanya operasi gabungan, di­harap­kan dapat men­ciptakan sinergitas antar aparat di tubuh TNI, serta dengan jajaran kepolisian. Setelah bersinergi, maka keamanan dan ketetiban pun dapat dilaksanankan dengan baik.

Operasi Waspada Wira Piso akan berlangsung selama tiga hari mulai pada tanggal 26 hingga 28 Juni. Pemeriksaan akan dilaku­kan dibeberapa titik yang diang­gap rawan pelanggaran lalulintas, serta tindak kejahatan. (h/rvo)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]