DPO Rampok Tewas Ditembak


Jumat, 26 Juni 2015 - 19:56:37 WIB

Hingga berita ini ditu­runkan anggota Polresta Pa­dang Brigadir Nozi Gusri yang menderita tiga luka tusukan masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penangkapan tersangka DPO tiga Polres di Sumatera berawal dari infor­masi bahwa Iksan tengah bera­da di Padang. Kemudian petu­gas melakukan penyelidikan dan diketahui tersangka jala­nan ini berada di lokasi pe­nangkapan.

Bermodalkan informasi itu, tim gabungan Polresta Padang langsung menuju lo­kasi tersebut. Setiba di sana, tim gabungan berusaha mencari tahu dan menanyakan kepada warga setempat rumah ter­sangka. Namun, saat mena­nyakan identitas perampok itu, pelaku langsung keluar dari rumah dan spontan menusuk sebanyak dua kali di bagian perut dan satu kali di lengan kiri Brigadir Nozi Gusri.

Setelah berhasil me­nusuk petugas, Iksan langsung mela­rikan diri. Akan tetapi, petugas lainnya yang berada di sana, berusaha menge­jarnya sembari menge­luarkan tembakan peri­ngatan, namun tem­ba­kan ter­sebut tidak di­gubris tersangka.

Pada saat pengejaran itu, warga setempat yang menge­tahui kejadian itu pun turun mem­bantu petugas me­ngejar ter­sangka. Pelarian tersangka pun berakhir setelah timah panas mengenai salah satu kakinya. Setelah itu, pelaku langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bha­yangkara Polda Sumbar.

Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana mengatakan, pe­nangkapan perampok tersebut sete­lah petugas mendapatkan informasi dari beberapa Polres terkait kasus yang melibatkannya. Kemudian  tim gabungan melakukan lidik dan pengembangan di lapangan untuk membuktikan kebenaran adanya pelaku rampok lintas Sumatera tersebut berada di Padang.

“Saat salah satu petugas mena­nyakan kepada warga di mana rumah tersangka, pelaku yang telah menge­tahui polisi memburunya langsung keluar dari rumah dan menusuk petugas,” ujar Wisnu kepada Ha­luan, Jumat (26/6).

Dikatakan Wisnu, tersangka ter­ma­suk DPO di beberapa Polres di Sumatera, di antaranya Polresta Pekanbaru dan Bengkulu. Kedua Polres tersebut tersangka telah masuk DPO dan merupakan buro­nan polisi.

“Kini kami masih berkordinasi beberapa Polres tersebut terkait penangkapan tersangka. Dalam waktu dekat, tersangka akan dise­rahkan ke sana,” jelasnya.

Selain itu, kata Wisnu, tersangka juga pernah terlibat melakukan pencurian dengan kekerasan di Lubeg, Padang. Tersangka berhasil membawa kabur barang berharga milik korban dan setelah itu kabur.

Ditambahkannya, tersangka di­tang­kap setelah petugas berhasil melumpuhkannya dengan meng­gunakan timah panas. Setelah itu, petugas melarikan tersangka ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Setelah mendapatkan pera­watan di rumah sakit oleh tim dokter. Ternyata tersangka tidak dapat diselamatkan. Kini warga Parak Laweh masih berada di rumah sakit dan keluarganya juga telah diberita­hukan terkait kabar me­ninggalnya Iksan,” ungkapnya.

Sementara, Kapolda Sumbar, Bambang Sri Herwanto, mengatakan bahwa tersangka ini merupakan anggota sindikat yang sering beraksi di jalur lintas Sumatera. Ia juga telah ditetapkan sebagai DPO dalam kasus curas, perampokan dan lain-lain.

Selain tersangka ini, anggota sindikat lainnya juga sudah banyak yang ditangkap. "Ada yang di­tangkap di Bengkulu, Palembang, dan Jakarta," ujar Bambang kepada media saat membezuk salah seorang ang­gota kepolisian yang menjadi korban saat penangkapan tersangka di Rumah sakit Bhayangkara.

Bambang juga mengatakan bah­wa tersangka ini juga sering mel­a­kukan kekerasan terhadap istrinya. "Bahkan mertuanya sendiri pernah diperas dan dirampok," pungkas Bambang.

Sedangkan oknum polisi yang mengalami luka bacok terpaksa dirujuk ke rumah sakit M. Jamil untuk perawatan yang lebih layak. "Di sana peralatannya lebih lengkap," jelas Bambang. (h/nas/mg-fds)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 19 Mei 2020 - 16:57:47 WIB

    Setahun Masuk DPO, Pencuri Kabel Dibekuk Saat Nonton Televisi

    Setahun Masuk DPO, Pencuri Kabel Dibekuk Saat Nonton Televisi HARIANHALUAN.COM - Setahun lebih ditetapkan sebagai DPO dalam kasus pencurian kabel di kompleks PT Semen Padang, akhirnya MS (38), berhasil dibekuk polisi dari jajaran Polsek Lubuk Kilangan (Luki) Kota Padang..
  • Kamis, 23 Juni 2016 - 04:55:22 WIB

    DPO Kasus Narkoba Diringkus

    DPO Kasus Narkoba Diringkus PADANG, HALUAN — Sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena penyalahgunaan narkoba, Selasa (22/6) Ari alias Botak (31) berhasil diringkus oleh Satres Narkoba Polresta Padang sekitar pukul 22.20 WIB..
  • Rabu, 01 Juli 2015 - 18:37:22 WIB

    DPO Curanmor Ditangkap Resnarkoba Polresta

    PADANG, HALUAN – Perjalanan Agus Jonson Simanjuntak (34) terhenti, setelah diciduk tim Resnarkoba Polresta Padang di rumah kosong, Jalan Purus I, Kecamatan Padang Barat, Padang, Rabu (1/7) sekitar pukul 14.00 WIB. Diduga.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]