LP Muaro Sijunjung Bobol


Jumat, 26 Juni 2015 - 20:00:47 WIB

Tahanan dan napi yang kabur tersebut Herman Sima­ngun­song, (23) warga Medan Sumatera Utara, Asro’i (36), warga Bungo Provinsi Jambi, Hasan Basri alias Ujang (49)  warga jorong Koto Ciri, kecamatan Kubung Solok. Ketiganya satu kasus yang menjadi pelaku pencurian bermotor lintas Sumbar, Riau dan Jambi. Mereka adalah spesialis pencuri L300 dan truk Colt Diesel.

Empat tahanan yang kabur lain­nya adalah Adi Dores (22) yang merupakan adik dari Edi Palem­bang asal Singkarak, Kabupaten Solok, Muhammad Hendrialdi (36), warga Pesisir Selatan. Keduanya ditangkap karena terbukti mencuri truk Colt Diesel pensiunan TNI di kenagarian Sijunjung pada April lalu. Sementara Riki Masrul (21), warga asal nagari Tanjung Lolo, kecamatan Tanjung Gadang adalah otak pelaku pencurian kenderaan bermotor di beberapa TKP di kecamatan IV Nagari dan kecamatan Kupitan kabupaten Sijunjung. Riki ditangkap Kamis (26/3) bersama empat pelaku spesialis pencuri motor lainnya.

Sedangkan Aldi Daniel Ang­gara(37) terlibat kasus penggelapan yang berpura-pura menjadi anggota BNN provinsi Sumbar ditangkap awal Juni lalu. Ia diproses karena terlibat kasus penggelapan beberapa unit mobil. Kasusnya saat ini masih ditangani penyidik Polres Sijunjung, namun Aldi Daniel dititipkan ke Lapas kelas II B Muaro Sijunjung.

Kepala  Lembaga Pemasya­rakatan (Kalapas) Kelas II B Muaro Sijunjung Edi Cahyono mengatakan kepada sejumlah wartawan bahwa pihaknya sudah melakukan koor­dinasi dengan pihak kepolisian resort Sijunjung dibantu warga masyarakat untuk mencari kebe­radaan tahanan dan narapidana yang kabur tersebut.

“Ada tujuh orang yang melarikan diri. tiga di antara mereka merupa­kan narapidana dan empat orang merupakan tahanan hakim dan pihak kepolisian. Mereka terlibat perkara Curanmor dan Pengge­lapan,” ungkap Edi cahyono.

Edi Cahyono menambahkan bahwa tiga dari tujuh orang pelaku yang melarikan diri dari LP Kelas II B Muaro Sijunjung telah berhasil ditangkap kembali yakni Mu­ham­mad Hendriyadi serta Riki Masrul di Ranah Sigading Jum’at dini hari dan Herman Simangunsong yang ditangkap di Muaro Gambok ketika warga akan melaksanakan ibadah shalat Jum’at. Sementara itu empat orang lainnya masih dalam penge­jaran pihak kepolisian bekerjasama degan pihak Lapas dibantu warga masyarakat,” ujarnya.

Kalapas juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya juga telah memeriksa serta meminta kete­rangan dari beberapa petugas penga­manan lapas yang pada saat itu sedang bertugas jaga, dan jika ada dugaan petugasnya yang terlibat dalam pelarian tahanan dan napi tersebut, maka pihaknya tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas.

“ Kita masih mela­kukan peme­riksan terhadap anggota keamanan lapas yang bertugas dan akan me­ngusut tuntas kasus tersebut, dan jika ada indikasi anggotanya terlibat dalam usaha pelarian para napi dan tahanan tersebut maka kita akan memberikan sanksi keras terhadap petugas tersebut,” tegasnya.

Data yang berhasil diperoleh dari kepala Lapas kelas II B Muaro, Edi Cahyono, ketujuh tahanan itu kabur melalui pintu depan sel, setelah itu mereka membongkar jeruji pem­batas antara kamar tahanan dengan mushallah Lapas. diakuinya ketujuh tahanan itu bisa melengang keluar sel tanpa diketahui petugas karena di pos jaga saat itu tidak terdapat petugas.

Edi Cahyono juga menyebut, dua hari sebelum kabur, mereka awalnya berada di sel berbeda, yakni di sel nomor 13, 15 dan sel nomor 16. Namun tanpa sepengetahuan kepala Lapas, salah seorang oknum petugas sipir menyatukan ketujuh tahanan dan memindahkannya ke sel nomor 13A. Kamar sel 13A ini adalah bekas dapur yang disulap menjadi sel karena Lapas dinilai over kapasitas, atau kelebihan kapasitas.

Setelah pindah dan bersatu dengan penghuni sel 13A lainnya, ketujuh tahanan dan napi tersebut mulai menjalankan rencananya dengan membuat jalur tempat mere­ka akan kabur. Awalnya ketujuh tahanan membongkar jendela besi yang berada di kamar sel 13A itu. Setelah berhasil, ketujuh pelaku Curanmor itu mendobrak sel pem­batas dengan mushalla Lapas. Sete­lah mencapai tembok, ketujuh ta­hanan itu  menggunakan kain sa­rung untuk bisa memanjat tembok. Disaat itulah salah seorang petugas melihat para tahanan yang mencoba kabur tersebut.

”Kita mengetahui adanya upaya melarikan diri dari beberapa taha­nan ini setelah salah seorang petugas dapur yang keluar saat itu melihat beberapa orang mencoba memanjat tembok, karena saat itu petugas jaga hanya ada empat orang, maka kita langsung melakukan pengeja­ran,” tutur Edi Cahyono.

Sementara itu sekitar pukul 12.00 wib Jum’at (26/6), Herman Simangunsong berhasil dibekuk petugas Reskrim Polres Sijunjung beberapa saat setelah keluar dari persembunyiannya yang tak jauh dari SPBU Muaro Sijunjung. Kasat Reskrim Polres Sijunjung, Iptu Andreansyah Rithas Hasibuan me­ngatakan, Simangunsong keluar karena ketakutan dan kelaparan. Sehingga saat masyarakat hendak melaksanakan sholat Jumat, otak pencurian beberapa mobil L300 itu keluar dari persembunyiannya.

”Kita sudah memperkirakan bahwa mereka belum jauh mening­galkan Lapas, makanya kita sebar­kan anggota saat menjelang waktu jum’at, karena kita yakim mereka akan keluar disaat suasana lengang, dan ternyata benar dia keluar men­cari tumpangan, saat itulah anggota menangkapnya karena tidak menda­patkan kenderaan untuk kabur,” ungkap Iptu Andreansyah kemarin seraya meyebutkan masih memburu empat tahanan lainnya.(h/ogi)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 14 Juli 2020 - 15:33:23 WIB

    Lindungi Sawah Masyarakat, Pemkab Padang Pariaman Buat Perda LP2B

    Lindungi Sawah Masyarakat, Pemkab Padang Pariaman Buat Perda LP2B HARIANHALUAN.COM - Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni bersama dengan Gubernur Sumatra Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, S.Psi., M.Sc. menanam benih bersama dalam acara Gerakan Tanam Padi di Kelompok Rawang Lokan Nagari Pungg.
  • Rabu, 03 Juni 2020 - 19:48:00 WIB

    Jaga Keandalan dan Pelayanan Prima, PLN Sumbar Launching ULP Teknis Limapuluh Kota

    Jaga Keandalan dan Pelayanan Prima, PLN Sumbar Launching ULP Teknis Limapuluh Kota HARIANHALUAN.COM - PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar melakukan launching untuk Unit Layanan Pelanggan (ULP) Teknis Lima Puluh Kota UP3 Payakumbuh pada Rabu (06/03). Ini merupakan ULP Teknis kedua di wilayah kerja PLN Sumbar.
  • Senin, 11 Mei 2020 - 19:46:26 WIB

    Ternyata Sopir Gas Elpiji yang Meninggal Mendadak di Agam Negatif Covid-19

    Ternyata Sopir Gas Elpiji yang Meninggal Mendadak di Agam Negatif Covid-19 MP (45) yang merupakan sopir pengangkut gas elpiji, warga Kabupaten Pasaman Barat yang meninggal mendadak saat sampai di Klinik Mutiara Biru Nagari Tiku Selatan, Kabupaten Agam beberapa hari lalu, dinyatakan Negatif Covid-19..
  • Rabu, 06 Mei 2020 - 21:25:02 WIB

    Gas LPG 12 Kg di Mentawai Langka

    Gas LPG 12 Kg di Mentawai Langka MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM - Sejak beberapa bulan terakhir ini gas LPG tabung isi 12 Kg di pusat Kabupaten Kepulauan Mentawai sulit dicari, bahkan untuk mendapatkan LPG masyarakat harus mendaftar terlebih dahulu pada agen pen.
  • Kamis, 27 Februari 2020 - 20:06:51 WIB

    LPKA Tanjung Pati Perkenalkan 15 Resolusi Pemasyarakatan

    LPKA Tanjung Pati Perkenalkan 15 Resolusi Pemasyarakatan LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Lembaga Pembinaan Khusus Anak/LPKA Tanjung Pati atau yang dulu bernama LP Tanjung Pati, terus berbenah dan membuka diri untuk perkembangan LPKA kedepan menjadi salah satu lembaga yang terbai.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]