Pemko Diminta Perbaiki Manajemen


Ahad, 28 Juni 2015 - 19:15:48 WIB
Pemko Diminta Perbaiki Manajemen

Dijelaskannya, dalam ilmu keuangan kondisi seperti ini bisa disimpulkan bahwa telah terjadi kesalahan manajemen yang disebabkan karena aturan keuangan, administrasi keuangan atau yang lebih ekstrim lagi human error. Artinya pengambil kebijakan tidak mampu menjadi manager dengan benar. “Tentunya ini jadi PR kita bersama kedepan langkah apa yang harus kita ambil untuk mem­perbaiki manajemen ini,” tegas Novi.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Covid-19 di Sumbar: Positif 156, Sembuh 106, dan Meninggal Dunia 5 Orang

Sebelumnya dari pandangan umum, Fraksi Golkar juga kupas tajam dana transfer pemerintah pusat (dana perimbangan), dengan realisasi sebesar Rp378.738.216.086 atau 97,98%, dana bagi hasil sumber daya alam dan dana alokasi khusus (DAK) tidak terealisasi 100 %, dimana dana bagi hasil hanya terealisasi 76,96% atau Rp2.114.997.363 dari perencanaan sebesar Rp2.748.083.970.

Terkait realisasi Belanja Daerah tahun 2014, fraksi Golkar juga minta penjelasan dari pe­merintah daerah terkait realisasi penggunaan anggaran belanja daerah yang penggunaannya tidak sampai 100% disertai rincian program dan kegiatannya. Realisasi pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah dan pe­ngeluaran pembiayaan daerah.

Baca Juga : Mantan Wagub Sumbar Bangun Rumah Gadang Malintang Panai

Dalam Nota Penjelasan yang disampaikan oleh Walikota Padang Panjang pada pengeluaran pem­biayaan daerah yang direncanakan sebesar Rp15.­000.000.000 tidak terealisasi sama sekali, fraksi Golkar berharap agar dana tersebut dipergunakan untuk masyarakat Padang Panjang. (h/one)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]