900 Pelaku Usaha Sumbar Ikuti Pelatihan Kewirausahaan


Ahad, 28 Juni 2015 - 19:18:52 WIB

“Program pem­berda­yaan ekonomi masyarakat adalah program utama ka­mi. Kami punya program serupa di dinas selain dinas koperasi. Karena kami pa­ham, lewat pemberdayaan ekonomi inilah bisa men­sejahterakan warga daerah kami,” tegas Irwan Prayit­no.

Dikatakannya, pem­ber­da­yaan masyarakat lewat sektor wirausaha ini paling tepat dilakukan di Sumbar. Sebab sektor ini banyak digeluti orang Minang­ka­bau.

Oleh karena itu, prog­ram-program Kementerian Koperasi dan UKM sangat disambut antusias di Sum­bar. Makanya ke depan bukan hanya 900 orang yang difasilitasi melalui GKN. “Kami siap jika ke­menterian mau membantu 10.000 pelaku usaha di Sumbar,” ujarnya yang di­sambut tepuk meriah para hadirin.

Gubernur menghimbau peserta untuk amanah jika ada bantuan modal sebagai kelanjutan dari GKN ini. Gunakan untuk pengem­bangan usaha. Buktikan Sumbar layak dan amanah dalam menerima program pemerintah.

Prakoso meng­ungkap­kan pemerintah melalui Kemenkop dan UKM ingin membntu petani dan nela­yan untuk meningkatkan produktivitas keluarga me­reka. “Manfatkan kegiatan kami ini sebaik mungkin. Kami tak ingin GKN ini sekadar melepas kewa­ji­ban,” tegasnya didampingi Asdep Advokasi, Aryati.

Sebagai apresiasi terha­dap antusias peserta dan perhatian pemerintah pro­vinsi Sumbar terhadap GK­N, maka Prakoso mengin­formasikan ada sejumlah pewirausaha yang diberi­kan pelatihan keterampilan teknis bakalan mendapat bantuan modal Rp2-25 juta. Tim dari dinas, kalangan praktisi dan akademisi dae­rah ini yang menentukan siapa yang dapat dan pihak kementerian menyalurkan bantuan itu langsung ke rekening pelaku usaha. Dari 20 provinsi yang dikun­junginya, baru di Sumbar yang dihadiri oleh Gu­bernur.

Dijelaskan Kepala Di­nas Kopersi dan UMKM Sum­bar dari 900 pelaku wirau­saha yang hadir, ada 200 nelayan, 90 pengusaha kuli­ner yang tergabung dalam ikaboga, 240 pengrajin bor­dir Pariaman dan jahit di Pessel. Sisanya adalah ka­langan mahasiswa dan pela­k­u usaha dari berbagai kelurahan di Kota Padang. Pelatihan serupa juga dilak­sanakan di Pariaman dan Pesisir Selatan

Ketua JPMI, Maman menyambut baik pelak­sanaan GKN di Kota Pa­dang. Dia mengerahkan 300 anggotanya untuk ikut dalam pelatihan itu. GKN merupakan oase bagi pe­laku usaha di tengah kelesuan ekonomi saat ini. Moga ini jadi penyemangat pelaku UMKM, khususnya.  (h/ows/isr)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 04 Maret 2015 - 18:44:08 WIB

    Produksi Udang Ditarget 785.900 Ton

    JAKARTA, HALUAN — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ingin menjadikan Indonesia sebagai produsen udang terbesar di Asia dan bahkan di dunia. Untuk mencapai ambisi itu, pada tahun 2015 ini, KKP mena.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]