Bulan Puasa, Walikota Dapati Pengunjung Makan


Selasa, 30 Juni 2015 - 19:30:43 WIB

Selain di Blok A, wako juga mendapati pengunjung asyik makan bakso di bawah Fase VII Pasar Raya. Ketika masuk ke tempat penjual bak­so, para pengunjung yang se­dang makan langsung nga­cir keluar kedai bakso ter­sebut. Wako dan Satpol PP menyita barang perkakas milik pe­dagang bakso untuk disita dan kemudian di tipiring.

Mahyeldi menyesali si­kap pedagang yang berjualan di bulan puasa, saat umat Islam menahan haus dan lapar. “Kita menemukan pedagang yang jual ma­ka­nan. Orang puasa, masak jualan bakso. Para pedagang yang melanggar itu, kita tipiringkan dan tadi sudah ada petugas kita yang me­nge­k­sekusi,” ujar wako.

Wako mewanti-wanti kepada seluruh aparatur di jajaran kerjanya untuk me­ne­gak­kan peraturan. Jika ada oknum aparatur yang me­la­kukan penyimpangan akan diberhentikan. “Kalau dia PNS atau memiliki jabatan, akan kita berhentikan. Kita tidak mau saat menegakkan aturan, sementara oknum dinas mengambil ke­untung­an di sana dan ini bukan seorang aparatur yang kita harapkan. Ini tentunya kita sikapi dengan pem­ber­henti­an atau penurunan jabatan,” papar wako.

Dalam peninjau per­kem­bangan pembangunan Pasar Raya Fase VII, sudah lebih setengah jalan ini kerangka dan atap sudah terpasang. “Fase VII ini diperkirakan selesai September depan,” katanya.

Selain itu, wako juga mematut-matut bangunan lain di Pasar Raya. Ternyata wako menjumpai lantai dua sejumlah bangunan masih banyak yang kosong me­lom­pong. Bangunan lantai dua yang kosong itu, di antaranya di Duta Merlin, Rajawali dan Kopas Plaza.

“Cukup banyak lokasi lantai dua yang tidak di­fungsi­kan dan mampu me­nam­pung seribu pedagang. Ke depan akan kita fungsi­kan dan pecahkan per­ma­sa­lahan ketidakteraturan di Pasar Raya,” jelasnya.

Di Blok A, Mahyeldi menyempatkan diri ber­dialog dengan pedagang di sana. Di lantai dua tersebut berbincang-bincang dengan Aciak, seorang pedagang elektronik. Aciak me­nge­luh­kan lantai dua yang sering tergenang air saat hujan. Dikatakan Aciak, penyebab menggenangnya air di lantai dua, karena adanya patahan beton di sudut ujung bangu­nan arah barat, karena imbas gempa beberapa tahun lalu.

“Kita memahami itu, ada bangunan yang mem­bahayakan. Ini perlu kita carikan solusinya,” ucap wako. (h/ows)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]