Lanud Padang Mengharu Biru


Rabu, 01 Juli 2015 - 18:55:07 WIB

"Musibah ini datangnya dari Tuhan, kami sebagai keluaga hanya bisa berserah diri atas ketetapan-Nya. Hanya yang kami sayangkan adalah masih digunakannya pesawat tidak layak untuk operasi kemiliteran. Ba­yangkan saja, sudah dari tahun 1964, sudah tua pesawat itu masih saja dipakai. Riri sendiri sudah sering mengatakan pesawat sering rusak pada kami," ucap Jasrul, orangtua Kapten Riri.

Jasrul melanjutkan, Riri se­ring menelfon dan mengabarkan tidak jadi terbang karena terken­dala pesawat rusak dan sedang di­per­baiki. Jika sudah menerima telfon seperti itu, Jasrul dan keluarga hanya bisa berdoa untuk kesela­matan anaknya dalam bertugas.

"Seorang prajurit tentu ber­gerak sesuai perintah. Pada posisi Riri, sejelek apapun kondisi pesawatnya, ketika datang perin­tah untuk terbang, maka tidak ada pilihan lain selain menja­lankan perintah tersebut. Hanya saja, kami berharap pemerintah belajar dari hal yang telah terjadi untuk kesekian kalinya ini. Pe­sawat bukan mobil, resikonya lebih besar," lanjut Jasrul yang juga seorang pensiunan TNI Angkatan Darat (AD).

Sementara itu, Dino, kakak Pratu Doni mengatakan, sebelum terbang dengan Hercules C-130 dan berujung musibah, Pratu Doni sempat menghubungi ke­luarga untuk menyampaikan keinginan mudik pada lebaran tahun ini.

"Keluarga tidak menyangka akan mendapatkan kabar seperti ini. Doni itu anak yang baik dan suka bergaul dengan siapa saja tanpa pilih-pilih. Kami tak me­nyangka Doni pergi secepat ini," ungkap Dino.

Danlanud Padang Letkol Pnb Muhammad Apon yang me­mim­pin upacara penyerahan jenazah secara militer dari keluarga ke­pada TNI Angkatan Udara (AU) mengatakan, kedua jenazah akan dimakamkan secara militer di kampung halaman masing-ma­sing, Kapten Riri dibawa ke Batusangkar dan akan dima­kam­kan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia Batusangkar, sedangkan Pratu Doni dibawa ke Kelurahan Pasie Nan Tigo Kota Padang untuk dikebumikan di pemakaman keluarga.

"Kedua jenazah kami terima secara militer, kemudian dibawa ke kediaman masing-masing. Di lokasi pemakaman kami akan melakukan Apel Persada (upa­cara pemakaman militer). Untuk jena­zah Pratu Doni, kami telah mena­warkan kepada keluarga agar jena­zah dimakamkan di TMP, namun pihak keluaga meminta untuk dikebumikan di pema­kaman ke­luarga. tentunya tetap kami fa­silitasi," ucap Letkol M. Apon.

Kapten Nav Riri Setiawan merupakan alumni Akademi AU 2006. Anak pertama dari lima bersaudara itu meninggalkan seorang istri bernama dr.Mega Senja dan satu orang anak. Se­dang­kan Pratu Sepri Doni adalah tamatan pendidikan kualifikasi khusus komando angkatan XXXIII tahun 2009, keper­gian­nya meninggalkan istrinya ber­nama Oshin dan seorang anak.

Untuk kenaikan pangkat bagi kedua almarhum, Letkol Pnb Muhammad Apon mengaku tidak bisa berkomentar apa-apa karena hal itu sudah berada di luar wewe­nangnya. "Itu di luar tataran kewe­nangan saya sebagai Dan­lanud, keputusan kenaikan pang­kat yang biasanya satu tingkat itu menjadi kewenangan pimpinan di Markas Besar TNI AU," ucapnya lagi.

Bantah Kelebihan Kapasitas

Dari Medan, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Agus Supriatna membantah jika pesawat Hercules C-130 yang jatuh di kawasan Padang Bulan Medan melebihi kapasitas.

"Enggak (lebihi kapasitas), siapa yang bilang," kata KSAU di sela-sela persemayaman jenazah korban pesawat Hercules C-130 di hanggar Lanud Soewondo Medan, Rabu (1/7).

Menurut dia, pesawat angkut jenis Hercules C-130 tersebut mampu membawa penumpang dan barang dengan total keseluru­han hingga 135 ton.

Pesawat tersebut berangkat pada Selasa (30/6) karena pertim­bangan muatannya sudah sesuai dengan kapasitas pesawat. "Jelas­lah, kalau melebihi kapasitas, tidak boleh diberangkatkan," katanya menegaskan.

Ia pun menegaskan musibah yang merenggut nyawa penum­pang sebanyak 122 orang tersebut bukan karena kelebihan ka­pasitas.

Kondisi itu dapat terlihat dari permintaan pilot Kapten Pnb Sandy Permana yang mengajukan permintaan untuk kembali ke landasan (return to base). "Tidak ada masalah dalam kapasitas, ini jelas musibah," kata KSAU.

Teridentifikasi

Sebanyak 62 jenazah korban pesawat Hercules milik TNI AU A-1310 yang jatuh di kawasan Padang Bulan Medan sudah teridentifikasi. "Sampai pukul 15.00 WIB sudah 62 jenazah yang teridentifikasi oleh tim DVI," kata Kepala urusan Informasi dan Dokumentasi bidang Humas Polda Sumut Kompol Taliono, Rabu (1/7).

Ia mengatakan, ke-62 jenazah yang sudah teridentifikasi oleh tim DVI Mabes Polri, Polda Sumut dan RSUP Adam Malik Medan tersebut masing-masing 31 personel TNI AU, 6 TNI AD, dan 25 warga sipil.

"Sementara 39 jenazah di antaranya sudah dipulangkan, baik melalui RS Putri Hijau maupun Lanud Soewondo," ka­tanya. Sebelumnya Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Su­tedjo mengatakan, dari lokasi jatuhnya pesawat Hercules, dari 134 jenazah penumpang yang telah dievakuasi, tim telah berha­sil mengidentifikasi sekitar 30 jenazah.

Tim DVI Mabes Polri dan Polda Sumut sedang mengin­tensifkan penelitian karena baru sebagian jenazah yang diiden­tifikasi secara fisik."Ada juga yang harus melalui penelitian secara keilmuan karena sudah tidak dikenali," ucapnya. (h/mg-isq/net)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 16 November 2017 - 07:14:43 WIB

    Anggota Lanud Bersihkan Lingkungan

    Anggota Lanud Bersihkan Lingkungan PADANG, HALUAN -- Anggota Lanud Sutan Sjahrir Padang melakukan karya bakti di sekitar lingkungan komplek Lanud Sutan Sjahrir Padang, Rabu (15/11). Seluruh anggota dikerahkan untuk kegiatan ini..
  • Selasa, 31 Oktober 2017 - 11:11:05 WIB

    Sambut HUT POM AU ke-71, Lanud Sutan Sjahrir Adakan Tes Urine

    Sambut HUT POM AU ke-71, Lanud Sutan Sjahrir Adakan Tes Urine PADANG, HARIANHALUAN.COM - Seluruh anggota dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Lanud Sutan Sjahrir Padang mengikuti tes urine. Kegiatan yang dilaksanakan secara mendadak ini dilakukan setelah apel pagi di Markas Kom.
  • Selasa, 22 Agustus 2017 - 10:34:19 WIB

    Danlanud Buka Kegiatan Uda dan Uni Nusantara

    Danlanud Buka Kegiatan Uda dan Uni Nusantara PADANG, HARIANHALUAN.COM – Danlanud Sutan Sjahrir Padang Kolonel Pnb Eko Sujatmiko membuka kegiatan Uda-Uni Nusantara bagi siswa SMP Angkasa, Senin (21/8) di sekolah  yang berlokasi di komplek TNI AU itu. Kegiatan ini dila.
  • Sabtu, 29 Juli 2017 - 11:20:32 WIB

    Lanud Sutan Sjahrir Peringati Hari Bakti

    Lanud Sutan Sjahrir Peringati Hari Bakti PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sebagai rangkaian dari Hari Bakti Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang ke 70, tahun, keluarga besar personil Pangkalan Udara (Lanud) dan Pia Ardhya Garini Sutan Sjahrir Padang me.
  • Ahad, 07 Mei 2017 - 18:55:33 WIB

    Personil Lanud Sutan Sjahrir Peringati Isra Miraj

    Personil Lanud Sutan Sjahrir Peringati Isra Miraj PADANG, HALUAN - Umat muslim dapat memetik hikmah yang terkandung dalam pelaksanaan salat lima waktu, yakni berupa nilai-nilai disiplin dan media untuk mencapai kesalehan spiritual individual hubungannya dengan Allah SWT. Hal.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]