Travel Liar Masih Stagnan


Kamis, 02 Juli 2015 - 18:56:05 WIB
Travel Liar Masih Stagnan

Rudi (35), seorang pengguna jasa angkutan travel liar mengaku, alasannya menggunakan jasa travel liar karena pelayanan antar jemput sampai alamat dan sudah ber­langganan. “Biasanya saya telepon sopir itu untuk menjemput ke rumah, dan jika penumpang sedikit sopir akan ngetem dulu sembari menunggu penumpang,” kata Rudi.

Baca Juga : Padang Aktifkan Kembali Kampung Nelayan untuk Tempat Karantina Covid-19

Sementara Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungangan Komunikasi dan Informatika (Kabid Dishub Kominfo) Kota Padang, Eri Sanjaya mengatakan, pihaknya sejauh ini telah memasang rambu-rambu dan marka jalan. Akan tetapi, pihak travel liar masih saja ngetem ditempat yang dilarang dengan tidak me­ngindah­kan rambu tersebut.

“Semuanya telah diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan,  bahwa setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan atau gangguan fungsi jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp24 juta,” jelas Eri.

Baca Juga : Pemuda Villa Indah Padang Bagi-bagi THR, Pakai Cara Tak Biasa

Mengenai pemasangan stiker jasa angkutan umum Lebaran, pihaknya akan menyelenggarakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota pada H-7. Saat ini sedang melakukan persiapan terkait kegiatan tersebut. (h/mg-jef)

BERITA POPULER Index »


BERITA TERKINI Index »

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]