Petahana Masih Merajai Peta Pilgub


Kamis, 02 Juli 2015 - 19:04:04 WIB

Jawabannya hingga kini masih tarik ulur. Beberapa waktu lalu, isyarat dalam beberapa pertemuan menan­dakan pertalian antara Irwan Prayitno (IP) dan Bupati Pessel Nasrul Abit semakin erat. Tentu IP akan sangat memilih siapa pasangannya. Bagaimana tidak , jika boleh dikatakan IP yang sudah mempunyai basic massa cukup besar selama 5 tahun perjalanan mennjadi gubernur, tentu tidak ingin gugur begitu saja karena wakil yang tidak populer di masyarakat. Memilih Nasrul Abit tentu pilihan tepat, karena dua kali menjabat sebagai bupati Pessel, tentu Nasrul Abit sudah memiliki modal yang cukup besar. Tentu ini tidak sia-sia.

Di sisi lain, lawan politik IP, Muslim Kasim tampaknya juga mengambil strategi yang sama. Tak ingin sia-sia hanya karena persoalan wakil yang tidak po­puler. Karena itu, jika kabarnya Muslim Kasim memilih Bupati tanah Datar dua periode Shadiq Pasadigoe tentu memiliki alasan yang jelas. Tanah Datar daerah yang luas dan perlu diper­hitungkan.

Pengamat menilai, petahana masih menjadi idola hingga se­kitar satu bulan jelang pen­daf­taran. “Terlepas apakah mereka pe­ta­ha­na yang berasal dari pro­vinsi maupun kabupaten, mereka ada­lah idola,” ucap pengamat politik dari Universitas Negeri Padang Nora Eka Putri kepada Haluan, kemarin.

Nora melihat, pertimbangan dengan memilih kepala daerah adalah hal yang wajar, karena jelas bagian massa mana yang akan disodorkan. Apalagi dengan me­ngambil Shadiq Pasadigoe, Nas­rul Abit dan Syamsu Rahim yang memiliki wilayah dan penduduk yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

“Apakah pasangan petahana-petahana ini akan bisa berlanjut, ya bisa saja. Tapi perlu diingat politik itu berubah-ubah,” terang Nora.  Nora juga mengingatkan, tentang landasan majunya calon gubernur di Sumatera Barat. Jika petahana menginginkan maju karena melanjutkan kepe­mim­pinan, ini sebuah kesalahan. Mes­ti­nya landasan pertimbangan untuk maju adalah memper­bai­ki apa yang sudah dilakukan sebe­lumnya.

Usai didera isu akan ber­kawan dengan Nasrul Abit, kini IP dika­barkan akan berpasangan dengan Hendra Irwan Rahim. Kabar ini justru banyak bermun­culan di kalangan internal Golkar yang akhirnya terdengar ke pihak luar.

Menurut Pengamat Politik dari Universitas Andalas Asri­naldi, kemunculan IP-Hendra memang nama baru ddari per­kemb­angan Pilgub saat ini. Na­mun, ini tidak menjadi jaminan pasangan ini akan awet hingga pendaftaran.

“Masih terlalu cepat mengeru­cutkan. Hingga kini belum jelas, siapa dengan siapa, pastia mana yang akan mengusung,” kata Asrinaldi.

Di sisi lain, kabar majunya Irwan Pryitno bersama Hendra Irwan Rahim pada Pilkada seren­tak 2015 mendatang ditanggapi santai politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. Menurutnya, siapapun pendampingnya untuk maju pada Pilkada 2015 men­datang masih terbuka.

“Jadi, masih belum ada pe­nentuan dengan siapa saya akan maju nantinya,” ungkap Irwan kepadaHaluan Kamis (2/7) saat dikonfirmasi terkait kabar pen­dampingnya pada Pilkada seren­tak mendatang.

Ditegaskan Irwan, masih be­lum ditentukannya dengan siapa ia akan maju pada Pilkada men­datang karena hingga saat ini proses masih tetap berlangsung.

“Masih terbuka dengan siapa­pun, karena semuanya masih proses,” terangnya.

Dari informasi yang diperoleh Haluan sudah banyak bakal calon yang sudah mengajukan keinginan untuk bersanding dengan Irwan Prayitno pada Pilkada men­da­tang. Hanya saja, Irwan belum memutuskan dengan siapa nan­tinya ia akan maju.

Salah satu bakal calon yang sudah terdengar mendekat ke IP yaitu Bupati Kabupaten Solok, Syamsu Rahim. Hanya saja belum ada jawaban dari IP.

Baru-baru ini muncul lagi kabar Irwan Prayitno akan maju bersanding dengan Hendra Irwan Rahim politisi Golkar yang saat ini menjabat Ketua Dewan Per­wak­ilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar.

MK Mendaftar ke PPP

Muslim Kasim sendiri terus melangkah mengikuti proses pendaftaran calon di PPP. Sebe­lumnya, MK juga sudah mendaftar ke Golkar kubu Agung Laksono. Ia optimis kedua partai yang sedang berkonflik yakni Golkar dan PPP bisa ikut pada Pilkada yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015 mendatang.

“Maksud kami mendafatar ini untuk bisa diusung oleh PPP. Kami juga berharap konflik di PPP dan Golkar ini bisa disele­sai­kan, jadi dua partai ini bisa mengikuti Pilkada,” ungkapnya, Kamis (3/7).

“Sudah hampir seluruh partai yang kami ikuti pendaftarannya, kecuali PKS dan Golkar versi ARB. Kalau PKS itu kan memang tidak membuka pendaftaran. Untuk apa pula kita mendaftar ke sana,” tambah Muslim Kasim.

Sedangkan pendaftaran yang ia lakukan di PPP ini, diakuinya belumlah pendaftaran yang ter­akhir. Karena, untuk selanjutnya ia juga akan mendaftar di Partai Golkar versi ARB. Namun se­belum dirinya mendaftar ke Golkar kubu ARB tersebut, ia pertimbangkan terlebih dahulu.

“Ini nanti sebelum daftar ke Golkar ARB, kami pelajari dulu lah. Bagaimana prosedurnya, kami akan mendaftar atau tidak lihat nanti lah. Kami kan juga sama-sama Golkar,” jelasnya.

Kemudian, terkait dualisme yang terjadi di tubuh partai Gol­kar dan PPP tersebut, ia juga optimis akan terselaikan. Jadi, kedua partai ini bisa mengikuti Pilkada serentak ini. Meski demi­kian, sebagai partai yang sama-sama konflik, ia juga berharap dapat didukung oleh PPP ini.

Sementara itu, Sekretaris Desk Pilkada DPW PPP Sumbar Jamaris mengatakan, hingga saat ini sudah ada tiga calon gubernur yang mendaftar di DPW PPP Sumbar. Diantaranya, Shadiq Pasadigoe, Syamsu Rahim, dan terakhir Muslim Kasim. Sedang­kan kader PPP sendiri belum ada yang mendaftar.

“Pada intinya kami akan mengusung putera terbaik Sum­bar. Tapi siapa nanti yang akan diusung untuk calon gubernur atau wakil gubernurnya, kita tunggu keputusan DPP PPP,” jelasnya.

Begitu juga dengan calon kepala daerah di kabupaten/kota lainnya di Sumbar. Saat ini sudah ada beberapa daerah yang telah mengirimkan nama calon. Kabu­paten tersebut yakni, Pesisir Selatan, Tanah Datar, Solok, Padang Pariaman, dan Bu­kit­tinggi. “Kemungkinan nama-nama dari daerah lainnya akan menyu­sul. Kemudian, untuk tutupnya pendaftaran calon ini kami belum dapat pastikan,” ujar Jamaris.(h/mg-isr/eni/mg-rin)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 16 April 2015 - 19:03:43 WIB

    Petahana Paling Berpeluang Manfaatkan ASN

    GUBERNUR HIMBAU APARATUR JAGA NETRALITAS DI PILKADA

    PADANG, HALUAN — Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menegaskan Aparatur Sipil Ne­gara (ASN) yang ingin ikut berpolitik praktis atau ikut .

  • Selasa, 31 Maret 2015 - 19:30:18 WIB

    Posisi Petahana Dianggap Kurang Aman

    IP-FB BERSAING SENGIT DI PILGUB

    PADANG, HALUAN – Pengamat politik asal IAIN Imam Bonjol, M.Taufik menilai lonjakan elektabilitas Fauzi Bahar (FB) sebagai calon Gubernur Sumbar 2015-2020 sebagai h.

  • Kamis, 05 Maret 2015 - 19:09:57 WIB

    Nasdem Sumbar Tolak Petahana

    TOLAK BICARA KOALISI

    PADANG, HALUAN — Jajaran pengurus DPW Partai Nasdem Sumatera Barat, menolak jika disebutkan terikat dalam salah satu koalisi besar yang ada di pusat saat ini. Baik itu Koalis.

  • Jumat, 16 Januari 2015 - 20:37:37 WIB

    Adu Kuat Petahana dan Kuda Hitam

    MENUNGGU PERTARUNGAN PILGUB SUMBAR

    Pemilihan Gubernur Sumbar memang belum bisa dipastikan kapan tanggal pastinya. Hanya saja, aroma persaingan dari kandidat sudah terasa dan terlihat di seluruh pel.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]