¬¬Insentif Guru Mengaji Pessel Tak Dapat Dibayar


Jumat, 03 Juli 2015 - 19:00:44 WIB

Dia menyebutkan, saat penetapan APBD 2015 ak­hir tahun 2024 Pemkab Pessel masih mengang­gar­kan dana untuk insentif guru mengaji yang dibayarkan per enam bulan. Selain itu secara ber­tahap juga ada anggaran pelatihan bagi guru mengaji TPA/TPSA. Jumlah guru mengaji di daerah itu men­capai 2.000 lebih, namun pemerintah baru sanggup melatih sekitar 60 orang setiap tahun.

“Kami minta para guru mengaji di Pessel mohon bersabar menghadapi peru­bahan peraturan ini. Karena memang Pemerintah RI baru bertransisi dan tentu berdam­pak pada aturan - aturan,” katanya.

Asisten I, Bidang Pe­merintahan Kabupaten Pe­sisir Selatan, Rusdianto mengatakan, guru mengaji merupakan ujung tombak pelaksanaan Peraturan Dae­rah (Perda) Nomor 8 Tahun 2004 tentang kewajiban Pan­dai Baca Alquran dan men­dirikan salat bagi anak usia sekolah dan calon pengantin yang beragama Islam.

Menurut Rusdianto, jum­­l­ah santri di TPA/TPSA yang harus di ajar oleh 2.000 lebih guru mengaji itu sekitar 73.000 santri tersebar di 15 keca­matan. Memang perlu dila­kukan pembinaan terha­dap guru TPA / TPSA dan MDA supaya cara pandang guru mengaji sama terhadap prog­ram pemerintah yang telah diatur melalui Perda.

“Susksesnya pelak­sana­an Perda ini dapat dilihat dari sejauh mana pihak ter­kait mampu membimbing dan membina santri. Atau dapat dilihat dari tumbuh dan berkembangnya berba­gai potensi dikalangan santri yang dapat mendorong serta mencintai isi kandungan Al­quran,” katanya.

Dia berharap, guru me­ngaji (TPA/TPSA dan MDA) diminta agar dapat me­mo­tivasi para santri di tempat masing-masing un­tuk mem­pelajari dan me­ngu­asai seni baca Alquran dengan baik sehingga lahir santri-santri yang ber­ku­alitas. (h/har)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]