IP Sahur Bersama Rakyat Miskin


Ahad, 05 Juli 2015 - 19:02:42 WIB
IP Sahur Bersama  Rakyat Miskin

Berbeda dengan pelak­sanaan kegiatan singgah sahur Pemko Padang sebe­lumnya, singgah sahur dini hari tadi Minggu (5/7) diha­diri Gubernur Sumbar, Ir­wan Prayitno, yang sengaja menyempatkan diri untuk menyapa masyarakatnya yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Baca Juga : Wagub Sumbar: Perencanaan Food Estate Masih Banyak Masalah, Butuh Pengawasan!

Pada kesempatan ter­sebut Gubernur Irwan Pra­yitno mengatakan, kegiatan singgah sahur bukan se­kedar program mengun­jungi ma­syarakat, melain­kan juga menya­lurkan bantuan be­rupa bedah rumah dengan nilai Rp20 juta, beserta sejumlah bantuan lain se­perti uang bea siswa sekolah dan per­mo­dalan usa­ha. ”Kun­ju­ngan tim ini bukan sekedar membawa makan sahur untuk dimakan ber­sama-sama. Tim mem­bawa ban­tuan berupa bedah ru­mah. Ada juga bantuan Ke­lom­pok Usaha Bersama (Kube) dari Dinas Sosial, yang diberikan untuk istri pak Masrizal ini,” ung­kap­nya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Walikota Pa­dang Emzalmi menga­takan, program bedah rumah telah dilaksanakan sejak tahun 2014 lalu, dengan jumlah rumah yang telah diperbaiki mencapai 600 unit, yang tersebar di berbagai Keca­matan. Untuk tahun 2015, diprogramkan membedah seribu rumah tidak layak huni secara berta­hap. ”Kri­teria tempat tinggal warga yang dibantu diperbaiki yakni rumah yang tidak la­yak ditinggali secara teknis mau­pun kesehatan, seperti lantai masih tanah dan din­ding dari papan seadanya. Tahun ini kita akan bedah seribu rumah bertahap. Sam­pai 2019 program ini tetap dijalankan, hingga tidak ada lagi rumah tidak layak huni,” paparnya.

Baca Juga : Sinergitas Antar Rumah Sakit Bisa Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumbar

Sementara itu, pasangan Masrizal yang sehari-hari bekerja sebagai buruh ba­ngunan dan sang istri Eva­yanti sebagai pedagang ke­ripik, mengaku terkejut di­kun­jungi orang nomor 1 di Pem­prov Sumbar yang di­dam­­pingi Wakil Walikota Pa­dang be­serta rombongan sing­gah sa­hur Pemko Pa­dang.

Mengingat sebelumnya mereka tidak mendapat pem­­beritahuan secara lisan maupun tulisan. Pasangan yang telah memiliki 3 anak dimaksud tidak mampu ber­ucap banyak selain me­lon­tarkan kata senang dan ba­hagia, karena ternyata masih ada perhatian pe­merintah terhadap war­ga­nya yang hidup dalam kon­disi susah. “Terkejut, tiba-tiba datang Pak Gubernur. Alham­du­llilah ada bantuan bedah rumah. Saya hanya tukang, kadang dapat kerjaan, ka­dang liburnya panjang. Bagi saya me­ngumpulkan uang untuk memperbaiki rumah susah, apalagi ada kebu­tuhan untuk anak juga,” terang pria 39 tahun itu.

Masrizal berharap, tem­­pat tinggalnya akan selesai dibedah sebelum Idul Fitri, sehingga di hari Lebaran, keluarganya da­pat mera­yakan hari ke­menangan, tinggal di ru­mah yang layak, yang sejak lama diimpikan namun tak kunjung terwujud karena ke­terbatasan pem­biayaan. (h/dn/mg-isr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]