PTSP Berharap Proyek Pemerintah Dimulai


Ahad, 05 Juli 2015 - 19:31:32 WIB
PTSP Berharap Proyek Pemerintah Dimulai

Tidak hanya di dalam negeri, lanjut Benny, PTSP juga memperkuat jaringan di luar negeri. Strategi itu men­yi­kapi persaiangan industri semen dalam negeri se­ma­kin ketat, menyusul kian banyak­nya pelaku usaha atau pe­main baru di sektor ini. Se­mentara penjualan semen dalam negeri me­nga­lami kelesuan. Menyikapi pasar semen yang lesu, un­tuk itu, Benny mengajak seluruh karyawan me­ning­katkan efi­siensi di semua lini, sehingga cost bisa ditekan.

Baca Juga : Dinkes Kota Padang Sediakan Tempat Isolasi Guna Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Lebaran

“Intinya, mengetatkan ikat pinggang, sehingga har­ga pokok produksi bisa ditekan seminimum mu­ng­kin. Sehingga bisa menam­bah kekuatan Semen Padang untuk bersaing di pasar,” lugas Benny, yang berharap seluruh karyawan dapat be­kerja seefisien mungkin gu­na memiliki daya saing dan siap berkompetisi.

Direktur Komersil, Pud­jo Suseno menambahkan, Semen Padang kembali me­m­perkuat pemasaran keluar negeri, karena diperkirakan pada awal tahun 2017, Pa­brik Indarung VI mulai berproduksi. Kemudian ke­kuatan produksi juga di­du­kung selesainya pabrik Pac­king Plant di Lampung, serta Packing Plant Dumai de­ngan kapasitas produksi yang lebih besar. Hal itu, bisa semakin memperlancar ali­ran produk semen, terutama di Pulau Sumatera.

Baca Juga : Padang Aktifkan Kembali Kampung Nelayan untuk Tempat Karantina Covid-19

Menurutnya, persaingan penjualan tahun ini lebih ketat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya karena kemunculan produk-produk semen raksasa dunia yang terus membanjiri pasar di tanah air. Namun, diharap pada Se­mester II ini, pen­jualan kem­bali bergairah karena proyek berskala be­sar milik pe­me­rintah mulai berjalan.

“Kita berharap Semester II penjualan semen makin bagus. Hal itu bisa terjadi jika proyek  pembangunan di tanah air juga bagus. Dan, Semen Padang siap merebut kembali pasar ekspor. Kita berharap tentunya penjualan bisa naik sekitar 150 persen dari Semester 1,” ulas Pudjo.

Direktur Produksi, Agus B Nurbiantoro juga men­ye­but­kan, jika produksi semen melemah. Namun, ia opti­mis pada akhir tahun target produksi semen bisa ter­capai. “Meski ada perlam­batan ekonomi, kita industri semen akan mengalami per­tum­buhan,” kata Agus.

Sementara itu, untuk menghadapi kompetisi in­dus­tri semen, Agus men­jelas­kan, dengan adanya Pabrik Indarung VI di­harap­kan, keberadaan Semen Pa­dang makin kuat. Hingga Juli ini, progres proyek Indarung VI mencapai 33 persen. Targetnya, No­vem­ber nanti seluruh pekerjaan sipil selesai, yakni konstruk­si, pondasi building. Ke­mu­dian,  dilanjutkan dengan pemasangan mesin, instalasi listrik dan alat kontrol.

“Target, Agustus 2016 selesai. Ujicoba dilakukan September. Dan, pada awal 2017 diharap Pabrik Ind­a­rung VI bisa produksi,” jelas Agus. (h/vid)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]