Polisi Gugur Setelah Dibacok Perampok


Ahad, 05 Juli 2015 - 19:44:37 WIB

Seperti diberitakan sebe­lumnya, Brigadir Nozi Gus­ri ditikam sebanyak tiga kali saat menangkap seorang tersangka Iksan Kamil alias Cacan (40) sekitar pukul 17.00 WIB . Tersangka su­dah menjadi daftar penca­rian orang (DPO) kasus pencurian dengan keke­ra­san dan perampokan lintas Sumatera.

Setelah kejadian itu, Bri­ga­dir Nozi Gusri langsung dilarikan ke RS Bhayang­kara Polda Sumbar dan sempat menjalani operasi. Tak lama di RS Bhayang­kara Polda Sumbar, Brigadir Nozi Gusri dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang dan dira­wat di ruang ICU untuk diobservasi lebih lanjut.

Anggota Unit I Intelkam Polresta Padang sempat di­ra­wat seminggu lebih, akan tetapi kondisinya menurun. Dia meninggal dunia di Ru­mah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil Padang di ruangan ICU, Sabtu (4/7) sekitar pukul 05.30 WIB. Almarhum me­ning­galkan seorang istri, Ayu dan satu putri yang masih berumur 3 tahun, Fiorenz.

Sedangkan tersangka tewas setelah mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Polda Sum­bar, karena mengalami kekura­ngan darah. Polisi terpaksa me­lumpuhkan tersangka dengan timah panas dan dihajar mas­yarakat.

Informasi yang diperoleh Haluan menyebutkan, Brigadir Nozi Gusri yang dirawat di rumah sakit hampir sepekan, kondisinya sempat membaik. Bahkan sudah bisa berkomunikasi dengan sang istri yang selalu menemaninya baik senang maupun duka.

Namun sekitar 05.30 WIB, Nozi Gusri yang terkenal dengan giat bekerja dan suka menolong sesama meninggalkan orang yang dicintainya.

Jasad Nozi Gusri dilepas oleh Wakapolda Sumbar Kombes Pol Nur Afiah didampingi Kapol­res­ta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana bersama jajaran Pol­resta Padang di kediamannya, Jalan Raya Indarung-Padang, Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki).

Setelah itu, korban yang lahir pada 23 Agustus 1987 dibawa ke kampung halamannya di daerah Titian Tareh, Jorong Data Tam­punik Aripan, Kota Solok, de­ngan iring-iringan oleh Ketua Bhayangkari Cabang Padang, Ny. Linda Wisnu Andayana beserta pengurus dan para pejabat Pol­resta Padang.

Sesampai di rumah duka dise­rahkan kepada pihak keluarga dan dilanjutkan dengan pema­kaman secara kemiliteran. Pang­kat korban dinaikkan setingkat menjadi Bripka (Anumerta) ber­dasarkan Surat Keputusan (Skep) Kapolda Sumbar yang dikelurkan pada tanggal 4 Juli 2015.

Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana mengata­kan, Brigadir Nozi Gusri meng­hem­buskan nafas terakhir, Sabtu (4/7) sekitar pukul 05.30 WIB.

Dikatakan Wisnu, sebe­lum­nya dia mendapatkan kabar ke­adaan Brigadir Nozi Gusri mulai membaik setelah dilakukan pen­donoran darah oleh teman-teman seletingnya. Kemudian mendapat kabar, Brigadir Nozi Gusri yang telah bertugas di Polresta Padang sejak tanggal 1 Juni 2007 me­ninggal dunia.

“Kami kehilangan anggota polisi terbaik. Saya turut berduka atas meninggalnya Brigadir Nozi Gusri. Semoga amal ibadahnya diterima di Sisinya dan keluarga yang ditinggalkan tabah dan sa­bar,” kata Wisnu.

Menurutnya, almarhum meru­pakan sosok polisi yang baik, rajin, ulet dan disiplin selama bertugas dalam kepolisian. “Pang­­­­katnya dinaikkan dari Bri­gadir menjadi Bripka (Anu­merta), karena  meninggal dalam melaksanakan tugas. Saya sangat mengapresiasi kinerja almarhum, karena kedisiplinan dan keraji­nannya selama bertugas,” ujarnya. (h/mg-win)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]