Irigasi Jebol, 980 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen


Rabu, 08 Juli 2015 - 18:46:54 WIB
Irigasi Jebol, 980 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Sekretaris Gabungan Perkumpulan Petani Pe­makai Air (GP3A) Tigo Nagari Azwar Anas menye­butkan, memang ada dekat pangkal irigasi yang jebol beberapa hari yang lalu. Dengan putusnya irigasi itu banyak sawah petani yang akan gagal panen, termasuk kolam ikan juga ikut keke­ringan.

Baca Juga : BPJS Kesehatan Bermanfaat Bagi Pengobatan Lansia

“Untuk memperbaiki irigasi yang jebol itu tidak bisa dilakukan dengan go­tong royong bersama masya­rakat petani, karena harus dengan tenaga yang ahli di bidangnya serta dengan dana yang cukup,” ujar Azwar Anas yang juga Kepala Ko­rong Bisati, Kenagarian Su­ngai Sariak, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak.

Dia menjelaskan, kalau tidak sesegera mungkin dila­kukan oleh pemerintah me­lalui dinas terkait, akan bertambah banyak masya­rakat yang akan menjadi keluarga miskin, karena dalam kecamatan ini masya­rakatnya hidup dengan eko­nomi bertani.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Covid-19 di Sumbar: Positif 175, Sembuh 172, dan Meninggal Dunia 3 Orang

“Kalau dibi­arkan ber­larut-larut, tentu akan bertambah banyak ma­syarakat yang miskin, apalagi sekarang ini mau menghadap lebaran,” te­rang­nya.

Kepada pemerintah dia berharap, agar secepatnya menanggulangi masalah je­bol­nya irigasi Ujuang Gunu­ang ini, yang digunakan ra­tusan masyarakat yang se­tiap hari untuk mengairi sawah.

Baca Juga : Antisipasi Curanmor saat Ramadan, Ini Imbauan Polda Sumbar

“Kalau dibiarkan ber­lama-lama irigasi yang jebol ini, tentu akan membuat petani pusing dalam me­mikirkan air untuk padinya di sawah yang sekarang ini butuh,” harap Azwar Anas. (h/bus)

BERITA TERKINI Index »

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]