KPU Kabupaten Solok Gunakan Hasil Riset


Rabu, 08 Juli 2015 - 18:55:08 WIB

Ketua KPU Kabupaten Solok, Elwiza mengatakan, untuk menyempurnakan hasil riset mengenai par­tisipasi pemilih Kabupaten Solok yang dilakukan oleh lembaga survey Kabisat Su­ma­tera Barat, maka hasil riset itu perlu dikaji lebih dalam melalui FGD Focus Group Discussion (FGD).

“Dalam diskusi itu, KP­U Kabupaten Solok me­ngun­dang  Pemerintah Da­erah, DPRD, mantan Ang­gota KPU Kab Solok, UM­MY Solok, PWI, LSM dan KNPI Kab Solok, serta Pa­nitia Penyelenggara Keca­matan (PPK) yang diwakili  PPK Kubung, PPK Bukit Sundi, PPK Payuang Sekaki, PPK Junjung Sirih dan PPK Gu­nung Talang,” ujar Elwiza.

Lebih jauh Elwiza men­jelas­kan, hasil riset yang telah didiskusikan ini akan di­jadikan sebagai dasar pen­yu­sunan kebijakan oleh KPU dalam merumuskan strategi peningkatan partisipasi ma­sya­rakat yang efektif pada pemilu berikutnya. Dan di­harap­kan dari hasil FGD ini dapat dilihat secara jernih terkait kendala-kendala yang mempengaruhi tingkat par­tisipasi pemilih.

Riset itu sendiri kata Elwiza, sudah dimulai sejak 21 Mei 2015 lalu, yang di­awali dengan Rapat Koor­dinasi oleh KPU Kab/ Kota yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi Sumatera Ba­rat. Dan kemudian di­tindak­lanjuti oleh KPU Kab/ Kota dengan me­nun­juk salah satu lembaga sur­vey yang ada di Sumatera Barat.

KPU Kabupaten Solok berdasarkan hasil rapat ple­no menunjuk Kabisat Su­ma­tera Barat sebagai lembaga survey dalam riset par­tisi­pasi masyarakat pada Pe­mi­lihan Umum tahun 2014 dengan tema ”Tingkat Me­lek Politik Warga”.

Dikatakan El­wiza, ke­gia­t­an riset par­tisi­pasi pemilih ini meneliti  sejauh mana tingkat melek politik masya­rakat Kabupaten Solok ter­ha­dap penyelenggaraan pe­mi­lihan umum yang sudah dilaksanakan selama ini.

Sementara itu Divisi So­sialisasi KPU Kabupaten Solok, Jons Manedi me­nga­takan, berkaca pada Pemilu sebelum ini, tingkat par­tisi­pasi Pemilih di Kabu­paten Solok diakui  memang belum mencapai target. “Ting­kat partisipasi pemilih Ka­bupa­ten Solok pada Pe­mi­lu tahun 2014 hanya 72%. Sedikit lebih rendah dari yang di­target­kan,yaitu 75%,” kata Jons Manedi.

Ditambahkannya, pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tingkat par­tisipasi pemilih Kabupaten Solok  kembali me­nunjuk­kan trend penurunan. Kala itu partisipasi pemilih ha­nya 61.1%.

Dalam riset itu, setidak­nya ada em­pat hal yang me­n­jadi obyek kajian, yaitu kehadiran dan ketidak­hadir­an pemilih di tempat pe­mu­ngu­tan suara (TPS), pe­ri­laku pemilih, politik uang, serta tingkat pengetahuan politik warga. (h/eri)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]