Anjal Ramaikan Jalanan Jelang Lebaran


Rabu, 08 Juli 2015 - 19:05:31 WIB

Seperti yang dapat kita lihat, mulai dari Jalan Ba­gindo Aziz Chan, sekitaran Pos Indonesia, hingga se­pan­jang Jalan Permindo Pa­sar Raya Padang. Salah satu­nya yang banyak tampak di area blok A, tepatnya di kawasan toko emas, para pengemis banyak menunggu diluar pintu toko tersebut de­ngan menadahkan ember, bah­kan ada diantara mereka yang membawa anak bayi yang masih belum bisa du­duk.

“Terkadang saya juga jengkel melihatnya, karena mereka memanfaatkan anak kecil supaya orang kasihan dan bahkan mereka tidak segan-segan untuk memaksa meminta pada orang. Yang malas kita, anak-anak yang menarik-narik baju me­min­ta uang lima ribuan atau dua ribuan,” kata salah seorang pengunjung di Toko Emas Sumatera, Rabu (8/7).

Fenomena anak jalanan dan pengemis musiman ini mempunyai tempat-tempat strategis, seperti sekitaran toko emas, lampu merah, toko pakaian dan makanan. Mereka memanfaatkan mo­ment bulan puasa dan Leba­ran untuk meminta-minta pada orang yang sedang berbelanja baju Lebaran dan perhiasan.

Kepala Bidang Pela­ya­nan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Padang, Miral mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordi­nasi dengan pihak Satpol PP untuk melakukan pener­tiban anak  jalanan, pe­ngemis dan gelandangan. Ia mengakui, sejak beberapa pekan lalu hingga saat ini timnya tetap turun ke lapa­ngan untuk melakukan pe­nertiban. Pelaksanaan razia dan penertipan, pihak­nya bergandengan dengan Satpol PP.

“Kita melakukan pener­tiban bukan hanya pada bulan puasa, namun pada hari-hari biasa kita juga tetap melakukan binaan dan pe­nertiban. Kita juga sudah be­berapa kali melakukan pe­latihan dan pembekalan ke­ahlian mesin dan per­beng­kelan untuk anak jala­nan dan pengemis,” ujarnya.

Meskipun sudah dila­kukan pembinaan dan pe­latihan, namun ia melihat anak-anak tersebut masih saja tertarik untuk turun lagi ke jalanan atau ke lampu merah, karena hal itu lebih menjanjikan uang banyak bagi mereka. Untuk itu, ia meminta pada seluruh ma­syarakat untuk tidak mem­berikan sumbangan atau bantuan di jalan, karena akan membuat mereka ketagihan.

Sementara Kepala Sa­tuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pa­dang, Firdaus Ilyas mengaku sudah melakukan pener­tiban dan terhitung dari awal puasa dan sudah banyak anak jalanan yang ia aman­kan, bahkan dipulangkan ke daerah masing-masing.

“Kita sudah melakukan operasi sejak beberapa hari yang lalu dan setelah kami tanyai dimana asalnya. Maka kami memutuskan untuk mengantarkan mereka ke orangtua mereka,” ujarnya.

Ia berharap, masyarakat juga ikut andil dalam edu­kasi dan memberikan per­hatian pada pada anak jala­nan dan pengemis. Bu­kan dengan cara membe­rikan uang di jalanan, namun ma­sya­rakat dapat menyalurkan bantuannya pada tempat-tempat yang sudah dise­diakan.

“Siapa yang tidak ka­sihan melihat orang me­minta-minta, namun kalau kita tetap memberikan uang pada mereka di jalan. Maka mereka akan ketagihan dan mejadi lahan yang men­janjikan bagi mereka. Selain membahayakan mereka tu­run ke jalan, juga menganggu keter­tiban lalulintas,” pung­kasnya. (h/mg-rin)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 04 Mei 2019 - 18:30:10 WIB

    Tidur di Teras Masjid, Tujuh Anjal Diamankan Satpol PP Padang

    Tidur di Teras Masjid, Tujuh Anjal Diamankan Satpol PP Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM - Tujuh Anak Jalanan atau Anjal diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang saat tidur didalam Mesjid Balaikota Lama, Pasar Raya padang, Jumat 3 Mei 2019..
  • Sabtu, 24 Desember 2016 - 00:57:49 WIB

    Selama Tahun 2016, Satpol PP Tertibkan 365 Anjal

    PADANG, HALUAN — Sebanyak 365 anak jalanan (anjal) yang ditertibkan Satpol PP Kota Padang selama tahun 2016 sudah diserahkan ke Dinas Sosial. Melalui Dinas Sosial, ratusan anjal tersebut sudah diserahkan ke panti sosial, pa.
  • Kamis, 20 Oktober 2016 - 03:28:32 WIB

    Pengerukan di Muaro Panjalinan Illegal

    Pengerukan di Muaro Panjalinan Illegal PADANG, HALUAN – Ak­tivitas pengerukan barang tambang di Muaro Panja­linan, Batang Kabung Gan­ting, Kecamatan Koto Ta­ngah Kota Padang, dinilai illegal. Hingga saat ini, pi­hak Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) P.
  • Selasa, 27 September 2016 - 02:57:20 WIB

    Pembubaran 2 BUMD Terganjal Audit

    PADANG,HALUAN — Beberapa waktu lalu DPRD Sumbar telah menyetujui perusahaan daerah, PT Dinamika Jaya Sumbar dan Andalas Tuah Sakato (ATS) dibubarkan. Namun rencana pembubaran tersebut masih terganjal oleh audit kedua BUMD .
  • Senin, 15 Agustus 2016 - 11:28:35 WIB

    Ranperda Nagari Terganjal Permendagri

    PADANG, HALUAN — Delapan bulan sudah pembahasan Ranperda Nagari ter­henti. Sejak dikembalikan pada Desember 2015 lalu hingga sekarang draf Ranperda Nagari belum diserahkan ulang oleh Peme­rin­tah Provinsi (Pem­prov) ke .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]