Mahyeldi Luncurkan Program Kafalah Yatim


Jumat, 10 Juli 2015 - 19:59:33 WIB
Mahyeldi  Luncurkan Program  Kafalah Yatim

Mahyeldi dalam sam­butan pembukaan yang dise­lenggarakan selepas shalat Zuhur di Masjid Mutatha­h­hirin mengatakan, kepe­duliaan masyarakat ter­ha­dap anak yatim di Kota Padang cukup tinggi. Hal ini harus diimbangi dengan ke­cerdasan dalam memenej kepercayaan masyarakat yang telah mempercayakan infak yatimnya melalui mas­jid.  Dengan adanya program ini turut me­ngem­balikan fungsi masjid se­bagai pem­binaan ummat dan bukan sebatas pelak­sa­naan ritual ibadah semata.

Baca Juga : Wagub Sumbar Bakal Perjuangkan Normalisasi Sungai Batang Sumani ke Pusat

Pada kesempatan itu Mah­yeldi turut menying­gung persoalan zakat yang potensinya cukup besar dan belum tergarap mak­simal oleh lembaga zakat yang ada. Bahkan untuk zakat dari pemotongan gaji PNS saja melebihi Rp 20 miliar per­tahun. “Peme­rintah Kota Padang me­ngapresiasi Pro­gram Kafa­lah Yatim ini yang dilaku­kan Masjid Mu­ta­thahhirin dan PKPU Pa­dang. Semo­ga ini terus di­tingkatkan dengan jumlah yang lebih banyak lagi,” kata Mahyeldi

Dalam peluncuran pro­gram ini turut hadir Camat Padang Barat, Lurah Kam­pung Jao, Ketua LPM Ka­mung Jao, Ketua – Ketua RW, tokoh masyarakat, Ke­pala Cabang PKPU Padang dan jajaran kepengurusan Masjid Mutathahhirin.  Se­ba­gai simbolasi peresmian program bertujuan me­mu­liakan anak yatim ini ditan­dai dengan penyerahan Bea­siswa Yatim kepada 30 anak, tas dan perlengkapan se­kolah oleh Walikota Pa­dang. Sedangkan di saat ber­sa­maan Pengurus Masjid turut menyerahkan san­tunan Fa­kir Miskin dan Yatim ke­pada 300 orang penerima manfaat dari masya­rakat.

Baca Juga : Berprestasi, 31 Personel Polres Dharmasraya Dianugerahi Penghargaan

Ketua LPM Kampung Jao, Hardi Sultani mengung­kapkan, munculnya ide Pro­gram ini bersama PKPU setelah menyadari tidak efek­tifnya penyaluran infak ya­tim dikumpulkan masjid yang hanya di­la­kukan sekali da­lam se­tahun. Padahal anak yatim memiliki kebutuhan hidup setiap hari. Sementara itu potensi infak yatim yang dapat dihimpun setiap bu­lannya di masjid tersebut mencapai Rp 10 juta.

Hal ini turut dibenarkan oleh Pengurus Dewan Ke­makmuran Masjid, Syahir­man, bahwa harus ada tero­bosan baru dilakukan dalam pengelolaan dana infak ya­tim tersebut. Pihaknya tidak ingin, infak itu hanya habis untuk konsumtif tetapi ber­daya guna dalam memenuhi kebutuhan anak yatim.

Sementara itu Priam­bodo Ario Pamungkas me­nga­takan, PKPU telah me­nyiapkan serangkaian pro­gram setahun yang akan diikuti oleh anak-anak yatim tersebut mulai dari pem­binaan, mentoring, per­leng­kapan sekolah, les kursus tambahan, pembinaan aga­ma, program belanja yatim, wisata yatim hingga ke­butu­han untuk pandai membaca Al Quran.

Pihaknya juga mela­ku­kan seleksi cukup ketat ter­hadap 30 perserta Ka­falah Yatim kali ini yaitu yang benar-benar telah me­ning­gal ayahnya. Di targetkan ke depan jumlah peserta akan terus di­ting­katkan sesuai dengan ting­­kat­ ke­mampuan infak ya­­tim yang dihimpun. (dn/rel)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]