PDIP Dukung Head to Head


Jumat, 10 Juli 2015 - 20:23:12 WIB
PDIP Dukung Head to Head

“Kami akan tetap maju,”tegas Ketua DPRD Sumbar itu saat dimintai tanggapannya soal kepu­tusan MK tersebut.

Sementara, Ketua Tim Media Mulyadi di Sumbar, M.Kahfi Siregar menyebutkan belum ada perintah surut dari anggota DPR RI itu untuk melanjutkan prog­ram pemenangan di Sumbar. “Seluruh relawan masih bekerja untuk menyosialisasikan pak Mulyadi,”kata Kahfi.

Baca Juga : Perumda AM Kota Padang Lakukan Bedah Rumah yang Ketiga

Dua sikap itu seakan mem­perkuat sinyal dari Ketua PDI Perjuangan (PDIP) Sumbar Alex Indra Lukman yang menyebut pihaknya mendorong Pilgub Sumbar ini menjadi pertarungan dua pasang saja, atau lebih dikenal dengan head to head.

“Ini (langkah head to head) sudah lama digagas oleh PDI Perjuangan dan Insya Allah bisa terwujud. Koalisi yang digagas oleh PDI Perjuangan, Hanura, PKB dan PBB mensyaratkan para calon yang mendaftar (ke pihak­nya) untuk mendapat dukungan dari partai politik lainnya untuk mewujudkan Pilgub dengan dua pasang calon,”kata Alex melalui sms kepada Haluan.

Dari sinyal tersebut meng­gambarkan PDIP dan koalisinya mendukung calon yang sudah mendapat dukungan dari partai lain. Hingga hari ini, baru dua calon yang mendapat dukungan partai, yakni Irwan Prayitno d­e­ngan PKS dan Gerindranya, serta Ir.H Mulyadi dengan Partai De­mokrat. Lalu siapa yang akan didukung PDI Perjuangan dengan koalisinya? Arahnya diper­kira­kan ke Mulyadi karena sangat tidak mungkin PDI Perjuangan dan koalisinya mendukung Irwan.

Hanya saja, ketika Haluan meminta kepastian siapa sosok yang didukungnya, Alex berkilah. Secara diplomatis ia menjawab sampai saat ini masih berproses di DPP partai untuk me­mb­ulat­kan dukungan pada 1 pasang calon saja.

Lalu siapa calon pendamping dua calon gubernur tersebut? Dari proses politik yang tengah dibangun, Irwan Prayitno diincar beberapa calon untuk mendam­pinginya sebagai wakil gubernur, yakni Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit dan Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim.

Masuknya nama Hendra da­lam bursa wakil gubernur-nya Irwan Prayitno tak dipusingkan oleh Nasrul. “Saya masih bagus kok komunikasi dengan pak Ir­wan,”kata Nasrul, awal pekan ini.

Sementara, dari sisi Mulyadi, nama Fauzi Bahar (FB) menjadi satu-satunya nama yang disebut, kendati nama Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadigue masih masuk dalam bursa.

“Hasil survey menunjukkan komposisi ini tak jauh berbeda. Jadi kemungkinan Mulyadi-FB lebih besar disbanding Mulyadi-SP,”kata sumber Haluan.

Kendati demikian per­kem­bangan politik terkait pasangan calon gubernur diperkirakan masih dinamis. Dua pekan waktu tersisa jelang pendaftaran, peru­bahan komposisi seperti yang diperkirakan di atas masih sangat mungkin terjadi.

Fauzi Bahar yang dikabarkan sudah mendapat dukungan dari Nasdem, bisa saja menggunakan kapal itu untuk maju sebagai calon gubernur karena ke­mung­kinan untuk meraup dukungan PAN masih tersebut. Sebe­lum­nya, dukungan dari PAN yang notabene adalah partai tem­pat Fauzi bernaung dikabarkan sem­pat tarik menarik terkait putusan calon dari partai berlam­bang matahari tersebut tersebut. Selain itu, sikap Mulyadi kata sumber Haluan lainnya, diper­kirakan masih menunggu hasil survey terakhir yang kabarnya akan dirilis pasca Idul Fitri ini.

Lalu, bagaimana dengan se­jum­lah nama yang sebelumnya sudah mendaftar ke parpol? B­e­lum ada keterangan pasti terkait posisi mereka, termasuk nama Muslim Kasim-Shadiq Pasadigue. Memang ada partai “tersisa”, yakni Golkar dan PPP. Namun, dua partai tersebut belum meraih kepastian soal ketetapan pengurus pasca putusan PTUN.  (berita terkait halaman 8)

Shadiq yang coba dihubungi Haluan melalui HP-nya di nomor 08116656***  untuk dimintai tanggapannya terkait per­kem­bangan politik di Sumbar, tak menjawab panggilan Haluan.

Gerindra dukung Irwan

Dari Jakarta dilaporkan, Par­tai Gerindra masih tetap men­jagokan Irwan Prayitno sebagai calon Gubernur Sumbar pada Pilkada Serentak 2015. Namun Partai Gerindra belum memu­tuskan siapa yang akan dipa­sangan dengan calon incumbent tersebut. “Partai Gerindra sudah me­mu­tuskan Irwan Prayitno untuk calon gubernur Gubernur Sum­bar,” kata Sekjen Partai Ge­rin­dra Ahmad Muzani men­jawab per­ta­nyaan Haluan, di sela-sela aca­­­ra buka puasa bersama warta­wan, di Ge­dung DPR, Ju­m’at (10/7).

Kemudian ketika ditanya ca­lon wakil gubernur yang akan mendampingi Irwan Prayitno, Muzani menyebutkan bahwa Gerindra belum me­mutus­kan­nya. "Baru calon gubernur dan wakilnya belum diputuskan," ujar Muzani. Memang Muzani men­ga­kui bahwa dengan putusan Mah­kamah Konstitusi (MK) yang mengharuskan anggota anggota DPR dan DPRD mundur setelah ditetapkan sebagai calon kepala daerah dan wakil kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), telah merubah peta po­litik Pilkada.

"Putusan MK itu telah me­rubah petak politik dalam Pil­kada, terutama koalisi partai-partai dalam mengusung calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Perlu kita tinjau ulang kembali. Ini tidak saja dialami oleh Partai Gerindra tapi juga semua partai," ungkap Muzani. (h/mat/eni/sam)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]