Oknum PNS PU Tertangkap Tangan Transaksi Narkoba


Senin, 13 Juli 2015 - 19:13:46 WIB

Kasat Narkoba Polres Kabupaten Agam, Iptu Dodi Apendi mengatakan, pe­nang­kapan yang ber­sang­kutan berawal pengem­bang­an dan informasi yang di­peroleh dari masyarakat.

“Berdasarkan informasi tersebut anggota melakukan pengintaian di sekitar lokasi yang diduga dijadikan tem­pat transaksi barang haram tersebut,” katanya.

Menurutnya, dari tangan tersangka diamankan se­jum­lah barang bukti berupa satu bungkus narkoba jenis ganja yang dibungkus dengan plas­tik warna hitam, satu hand­phone merk Nokia dan se­peda motor Honda Vario BA 3255 TE warna merah serta kunci kontak.

“Saat ditangkap di­temu­kan barang bukti narkoba jenis ganja sebanyak satu ons yang ditaruh di dalam saku celananya pada saat hendak melakukan transaksi nar­koba. Tersangka dan barang bukti diamankan di Mako Polres Agam guna pengem­bangan dan penyidikan,” jelas Dodi Apendi.

Sejauh ini pihaknya terus menggali informasi lebih banyak dari tersangka. Ber­dasarkan keterangannya ka­sus ini bisa diungkap jauh lebih dalam. Namun ter­sangka saat ini masih belum banyak mau bicara. Saat ini polisi juga belum bisa me­nga­rah kepada siapa saja yang membelinya barang haram itu dari tersangka. Atas perbuatannya. Hendri dijerat pasal 112 jo 114 UU No 35 Tahun 2009 tentang Nar­kotika diancam huku­man minimal 4 tahun penjara.

Sementara itu Hendri mengaku, jika  Narkoba jenis ganja itu merupakan milik kawan dan hanya di­titip­kan kepadanya.  “Barang itu bukan punya saya. Be­berapa waktu lalu ka­wan menitipkan, dan men­jualkan. Keutungan yang diperoleh pun tidak terlalu besar,” katanya.

Ia bersedia melakukan bisnis haram tersebut hanya untuk mencari penghasilan tambahan untuk menutupi kebutuhan hidup.

“Penghidupan semakin sulit, dan kebutuhan sehari-hari semakin besar, oleh karena itu saya harus men­cari tambahan,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerja Umum (PU) Agam, Yunaldi mengaku kaget dengan ulah pe­ga­wai­nya yang terlibat kedalam peredaran narkoba di Lubuk Basung. Yunaldi cukup pri-hatin dengan kejadian ter­sebut. Meski demikian ia tetap mendukung tindakan polisi agar menegakkan hu­kum sesuai undang-undang.

Yunaldi menambahkan, dalam waktu dekat, pi­hak­nya akan melakukan tes urine bagi 169 orang pe­ga­wai yang bernaung pada Dinas Pekerja Umum Agam.

“Agar tidak kecolongan lagi kita akan dorong di­lakukannya tes urin. Kami sangat mendukung tindakan perang terhadap narkoba,” jelasnya. (h/yat)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]