DPRD Minta Kolam Renang Bantola Bukittinggi Ditutup


Senin, 13 Juli 2015 - 19:14:33 WIB

Air kolam juga tampak berwarna hijau. Tak se­dikit­pun keramik lantai kolam bisa dilihat, akibat kurang jernihnya air di kolam itu. Jaminan kesehatan bagi p­e­ngun­­jung juga dipertanyakan jika pengunjung mencebur ke kolam tersebut.

Yang mengejutkan, dari keterangan penjaga kolam tersebut, diketahui bahwa air di kolam renang itu di­ganti sekali setahun. Selama setahun, air di kolam renang itu hanya dikasih obat se­jenis karporit, agar air dalam kolam itu tampak bersih.

“Tapi selagi pemerintah atau pengelola kolam renang ini mampu menjamin ke­sehatan bagi pengunjung yang menggunakan fasilitas kolam renang itu, saya pikir ini bukan masalah serius. Masih ada masalah lain yang vital di kolam renang ini,” tutur Ketua Komisi II DP­RD Bukittinggi, Rismaidi.

Masalah vital yang di­mak­sud Rismaidi itu adalah ditemukan pembatas beton yang runtuh di dalam kolam. Reruntuhan beton itu belum dibersihkan juga, sehingga berpotensi melukai pe­ngun­jung, bahkan bisa berakibat fatal dari itu.

Pembatas beton itu di­buat agar para pengunjung, terutama anak-anak sekolah, agar tidak terjebak ke bagian air yang dalam. Kedalaman air di sebelah kiri pagar pembatas itu hanya men­capai sekitar 1,20 meter hingga 1,40 meter. Namun di sebelah kanan pembatas itu, kedalaman air bisa men­capai dua hingga tiga meter.

Dengan runtuhnya pem­batas itu, otomatis pe­ngun­jung bisa terseret ke bagian air yang dalam, karena tidak ada lagi pembatas yang me­ng­ha­lang­nya.  Ini tentu saja sangat membahayakan ke­se­lama­tan pengunjung, te­ru­tama bagi yang baru belajar berenang.

Selain itu, reruntuhan tem­bok yang belum di­ber­sih­kan itu juga tampak tajam. Bahkan besi tajam juga mun­cul diantara reruntuhan pe­mbatas, juga sangat mem­ba­ha­yakan ke­selamatan pengunjung.

“Kami me­re­ko­men­dasi­kan kepada Pemerintah Ko­ta Bukittinggi melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Ola­­h­­raga (Disdikpora) Kota Bukittinggi untuk menutup kolam renang ini dan tidak ada aktivitas pengunjung di kolam renang ini, termasuk pada saat lebaran, hingga betul-betul telah dibenahi dengan baik,” tutur Rismaidi.

Rismaidi juga merasa heran, karena kolam renang ini terus dibuka, sementara dari keterangan Disdikpora Bukittinggi, tidak ada pihak ketiga yang mengurus kolam renang itu semenjak dua tahun terakhir.

Selain sidak di kawasan Kolam Renang Bantola, Ko­misi II DPRD Bukit­tinggi ini juga melakukan sidak di posko pengamanan lebaran di ka­wasan Jam Gadang, kawasan parkir yang disusun berlapis di kawasan Jam Gadang, sidak pedagang di Pasar Atas, serta sidak di kawasan Sport Hall yang renovasinya belum tuntas juga, meski telah dilakukan semenjak 2013 lalu.

Selain Rismaidi, anggota Komisi II DPRD Bukit­tinggi yang ikut dalam sidak itu adalah Herman Syofyan, Andre Kresna Saputra, Edi­son, Asril dan Arnis. (h/wan)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]