Kekayaan Bersih Capai Rp15 Miliar


Senin, 13 Juli 2015 - 19:35:13 WIB
Kekayaan Bersih Capai Rp15 Miliar

Menurut keterangan Ke­tua II KPN Wilayah Baso, Arzet,S.Pd, Datuk Tan Bijo, koperasi ini lebih mem­fokuskan kegiatannya pada bidang usaha simpan pin­jam, dan usaha pendukung adalah unit konsumsi/ per­tokoan.

Baca Juga : Blunder Jokowi Berulang

Keberadaan unit simpan pinjam, diakui sungguh sa­ngat membantu, dan  terasa sekali manfaatnya, karena mampu mengatasi kesulitan keuangan anggota, terutama dalam menghadapi tahun ajaran baru dan Lebaran. Selain fasilitas pinjaman maksimal mencapai Rp150 juta dengan bunga hanya 12 persen per tahun, juga memperoleh tunjangan hari raya (THR) tahun 2014 sebesar Rp500.000. per anggota, berbagai hadiah yang ditabur saat penye­lenggaraan rapat anggota tahunan (RAT), dan berbagai kemudahan lainnya.

Seperti diungkapkan Benda­hara KPN Wilayah Baso, Nelita, S.Pd, pinjaman yang diberikan  selama tahun buku 2014 men­capai Rp10,8 miliar lebih untuk 193 orang. Pengakuan anggota, dana pinjaman tersebut digunakan untuk melanjutkan pendidikan, baik anggota maupun anak-anak, rata-rata untuk melanjutkan ke perguruan tinggi (program S1 dan S2), perbaikan rumah,  usaha ekonomi produktif dan lainnya. “Guru-guru di KPN Wilayah Baso rata-rata tamatan S1, bergelar S2 delapan orang dan sedang menye­lesaikan S2 sebanyak lima orang. Bahkan anak-anak anggota ber­prestasi juga diberikan beasiswa, mulai dari SD hingga perguruan tinggi,” jelas Nelita.

Baca Juga : Investasi Tumbuh, Indonesia Maju

Beasiswa untuk tingkat SD (rangking 1,2 dan 3) diberikan Rp150.000. tingkat SLTP (rang­king 1,2,3) Rp250.000. dan ting­kat SLTA (rangking 1,2 dan 3) sebesar Rp300.000. Sementara untuk perguruan tinggi ditetapkan 10 orang meraih IP tertinggi masing-masing diberikan besiswa sebesar Rp350.000.

Koperasi tidak hanya sekedar tempat mengadu saat kesulitan keuangan, tetapi juga menjadi wadah pemersatu, membangun hubungan silaturahmi yang har­mo­nis sesama anggota dan keluar­ga. Maka, tidak mengherankan, guru-guru dan PNS di Kecamatan Baso kian merasa mantap men­jadi anggota koperasi.

Dengan demikian, berbagai program yang dijalankan, mem­buahkan hasil maksimal. Ini dibuktikan saat pengurus ingin memperkuat permodalan, disam­but antusias oleh anggota,  antara lain berupa tabungan wajib dan simpanan khusus yang pada akhir tahun 2014 tercatat sebesar Rp6 miliar lebih. Begitu pula halnya dengan simpanan sukarela/ tabu­ngan anggota, dana yang mengalir melalui simpanan ini selama  tahun 2014 mencapai  Rp2,2 miliar lebih.

Kuatnya dukungan anggota untuk memperkuat permodalan, dana yang dipinjam dari Pusat Koperasi Pegawai Negeri (PKPN) Sumbar  awal tahun 2014 sebesar Rp800 juta dapat dilunasi pada Juni 2014, atau dilunasi sebelum jatuh tempo. Itu artinya, KPN Wilayah Baso tidak lagi tergantung dari pihak ketiga bila butuh tambahan modal. Cukup dihimpun dari anggota melalui simpanan sukarela dan simpanan khusus. Koperasi memberikan jasa pinjaman 0,9 persen per tahun. Kemudian berupa simpanan po­kok Rp200.000, simpanan wajib Rp200.000. dan simpanan khusus Rp100.000. “Dana yang di­pero­leh dari anggota kini kami sudah bisa mandiri,” ujar Arzet dan dibenarkan oleh Nelita.

Dengan kekuatan modal itu, koperasi mampu menutupi kredit anggotanya di perbankan. Sebe­lumnya, sebagian anggota KPN Wilayah Baso masih banyak mengambil kredit di bank. Kini, jumlah anggota yang masih ada kredit di bank semakin menciut. Setiap tahun terus menurun, kini yang masih berurusan dengan bank tinggal sekitar 25 persen.

Sementara unit konsumsi/ pertokoan, selain membuka wa­ser­da di pasar tradisional Baso, menyediakan barang kebutuhan harian, alat-alat tulis,  terbuka untuk umum. Kemudian  kope­rasi bekerjasama dengan sejumlah toko yang menyediakan berma­cam barang kebutuhan, mulai dari beragam barang elektronik, pera­latan rumah tangga, pecah-belah hingga hingga bermacam produk tekstil.

Mitra usaha tersebut lokasinya di Baso dan Bukittinggi. Selama tahun 2014, nilai penjua­lannya mencapai Rp3 miliar lebih.

Untuk menghindari kemung­kinan terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan, baik peng­u­rus maupun di setiap unit kerja, badan pengawas melakukan pe­me­riksaan minimal sekali tiga bulan. Untuk meningkatkan pe­ma­haman berkoperasi, juga di­adakan pelatihan bagi anggota setiap tahun.

Selama tahun buku 2014, koperasi ini membukukan penda­patan kotor sebesar Rp2,24 miliar lebih, terdiri dari pendapatan unit simpan pinjam Rp1,7 miliar, unit pertokoan/ mkonsumsi sebesar Rp477,6 juta dan unit KPN sebe­sar Rp25.400.767. Sementara pengeluaran  selama periode yang sama sebesar Rp1,48 miliar lebih, dengan demikian, sisa hasil usaha (SHU) yang dibukukan tahun 2014 mencapai Rp760,8 juta atau lebih besar dari tahun 2013 hanya Rp697 juta.

Seiring dengan peningkatan volume dan SHU, nilai asset dan kekeyaan bersih pun ikut me­ningkat. Tahun 2013 kekayaan bersih hanya Rp4,38 miliar me­ning­kat menjadi Rp5,28 miliar pada 2014 dan nilai asset Rp15 miliar.  Nilai asset terbesar adalah berupa bangunan kantor  berting­kat tiga, berukuran 20x7 meter terletak di atas tanah seluar 500 meter persegi, dibangun tahun 1982 dan mulai ditempati tiga tahun kemudian.

Dengan lompatan kemajuan seperti itu, maka sangat wajar KPN Wilayah Baso meraih predikat “Koperasi Berprestasi tingkat Nasional Tahun 2015” dan pengu­rusnya diundang menerima peng­hargaan dari Menteri Negara Koperasi dan UKM pada peri­ngatan Hari Koperasi ke-68 ting­kat nasional di Kupang, Nusa Tenggara Timur, 12 Juli 2015.

Dalam kegiatan sehari-hari pengurus dibantu empat orang karyawan dengan honorium rata-rata Rp2,5 juta per bulan. Selain itu, karyawan juga memperoleh uang transportasi, lembur, uang makan, dan bonus dari SHU yang besarnya 5 persen dari SHU.

Maka, tidak mengherankan, anggota yang pindah tugas dari wilayah kerja KPN Wilayah Baso tetap saja menjadi anggota. Akan tetapi, status meraka menjadi anggota luar biasa. Sebagai ang­gota luar biasa, kewajiban dan hak sama dengan anggota, kecuali menjadi pengurus. “Anggota luar biasa, tidak berhak jadi pengurus,” Arzet menjelaskan.* rusdi bais

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]