Diguyur Hujan, Tanah Taban Kembali Rusak


Selasa, 14 Juli 2015 - 19:21:12 WIB

Menurut salah seorang sopir, Daradin, jalan yang baru di­keras­kan dengan kerikil dan pasir tersebut hanya mudah dilewati di musim panas.

“Kini setelah jalan diguyur hujan kendaraan sangat sulit melewatinya karena kerikil dan pasir pengeras jalan terkelupas digilas roda kendaraan, kalau dari atas ke bawah memang masih mudah melewatinya, te­tapi kalau dari bawah ke atas ban mobil manggasiang, mobil bisa mun­dur kembali,” kata sopir tersebut.

Sementara itu tokoh masya­rakat Palembayan yang juga ang­gota DPRD Agam AR Yu­tinof me­ngatakan, jika hujan terus turun jalan tersebut me­m­ang tidak layak di­lewati bus karena mem­ba­haya­kan. Se­baik­nya pengendara me­le­wati jalan alternatif lainya ke Simpang Patai atau ke Lubuk Basung.

Jalan baru di Tanah Taban dengan panjang sekitar 300 meter itu dibangun sejak dua bulan lalu sebagai relokasi dari badan jalan lama yang longsor.

Untuk tahap pertama pem­ba­ngunan­nya telah selesai de­ngan kondisi dikeraskan, tapi karena kondisi jalanya yang mendaki dengan kemiringan mencapai 20 derajat lebih pasir dan kerikil mudah digelondong air kala hujan. Apalagi material pengeras yang digunakan ber­kualitas rendah berupa krikil bulat, bukan batu pecah. (h/ks)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]