Elit Minang Dukung MK– SP


Selasa, 14 Juli 2015 - 19:40:00 WIB

Selain Ibu Mufidah, para elit Minang yang hadir adalah mantan Kapolri dan mantan Menaker Jenderal Pol (Purn). Prof. Awaloeddin Djamin, MPA, mantan Gubernur Sumbar dan Menko Kesra Letjen TNI (Purn) Ir. Azwar Anas Datuk Rajo Sulaiman, penyair Taufiq Ismail, mantan Menteri Perin­dustrian Drs. Fahmi Idris, mantan Anggota DPR RI Is Anwar Datuk Rajo Perak, SH, mantan Walikota Padang Syahrul Ujud, SH, mantan Wamendikbud Prof. Fasli Jalal, mantan Dirjen Otda Prof. Djo­hermansyah Djohan, MA. Dari DPP PKDP juga tampak Dra. Hj. Masni Rani, H. Basrizal Koto, Elly Kasim dan sejumlah tokoh dari Tanah Datar, Ketua BK3AM Jakarta Dr. Zulfahmi Burhan dan sejumlah pengurus Gebu Minang Pusat.

Selain elit Minang, juga hadir dua sumando Minang, Prof. Din Syamsudin yang sekaligus mem­berikan tausyiah dan Menteri Komunikasi dan Informasi (Ko­minfo) Rudiantara.

Perlu Perubahan

Ny. Mufidah Jusuf Kalla da­lam sambutan singkatnya mene­gaskan bahwa Sumatera Barat perlu perubahan. Ke depan, kita membutuhkan seorang pemim­pin yang diharapkan mampu melakukan perubahan ke arah yang lebih baik di tingkat nasional.

Tokoh nasional asal Sumbar, Buya Ahmad Syafii Maarif dalam testimoninya yang dibacakan langsung oleh mantan Walikota Padang Syahrul Ujud juga mene­gaskan bahwa Sumatera Barat butuh perubahan. Daerah ini, kata Buya, pernah bangkit setelah terpuruk dari peristiwa PRRI. Kebangkitan itu ditandai dengan diperolehnya penghargaan Para­samya Purnakarya Nugraha di zaman Gubernur Azwar Anas dan Hasan Bari Durin. Namun dalam lima tahun belakangan, kondisinya menurun lagi.

Menurut tokoh Mu­ham­madi­yah itu, saat ini kepemimpinan di Sumatera Barat harus diambil alih oleh seorang petarung sejati yang bisa memulihkan martabat Sumatera Barat. “Malu rasonyo awak jo kondisi kampuang nan tapuruak kiniko,” kata Buya.

Ia mengajak orang Sumatera Barat untuk bersama-sama me­mulihkan martabat Ranah Mi­nang dengan memberikan mandat kepada gubernur rakyat, bukan gubernur partai. Seorang pe­mimpin, kata dia, haruslah yang mengerti adat istiadat, mangarati alua jo patuik, ereng jo gendeng, raso jo pareso, tahu dahan ka maimpok dan rantiang nan ka­man­cucuak. Seorang pemimpin di Ranah Minang harus terbuka untuk mendengar dan menerima usulan dari semua unsur mas­yarakat sehingga menjadikan Sumatera Barat yang maju dan bermartabat.

Mantan Menko Kesra Azwar Anas langsung mengarahkan bahwa orang Minang diminta memberikan dukungan kepada Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim dan Bupati Tanah Datar M. Shadiq Pasadigoe sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar mendatang.

Mantan Gubernur Sumbar Azwar Anas mengatakan bahwa Sumbar perlu dipimpin orang yang benar-benar dicintai rak­yatnya, yang berjuang untuk ke­pentingan orang banyak. Bukan untuk kelompok atau golongan tertentu. Azwar menyebut tidak mudah menjadi pemimpin, ka­rena harus amanah, sidiq, tablig dan fatanah.

Awaloedin Djamin dalam sambutannya mengatakan bahwa salah satu kebanggaan orang Minang adalah dengan sumber daya manusianya, dengan tokoh-tokohnya. Untuk memunculkan semua itu, perlu komunikasi yang baik dan terus menerus dengan semua pihak.

Mantan Kapolri yang sudah mendekati usia 90 tahun bercerita bagaimana kebanggaannya seba­gai orang Minang melihat tokoh-tokoh seperti Bung Hatta, Sutan Sjahrir dan sebagainya. “Dulu banyak sekali yang bisa kita banggakan selain nagarinya yang indah, tapi tokoh-tokohnya yang luar biasa.

Sumbar, katanya, dulu tempat orang daerah lain bersekolah, karena Sumbar terbukti meng­hasilkan tokoh-tokoh luar biasa. Tapi kini Sumbar sudah jauh ter­tinggal dibanding daerah tetangga.

Prof. Fasli Jalal yang me­ngantar acara ini, mengakui bah­wa selama ini sepertinya ada komunikasi yang terputus antara rantau dan ranah. “Ini perlu kita bangun bersama,” kata dia. Se­mentara, Prof. Djohermansyah Djohan mengingatkan bahwa untuk mengembalikan kejayaan Ranah Minang, maka pada Pil­kada serentak Desember nanti, Sumbar harus mampu memilih Gubernur dan Wakil Gubernur yang kapabel dan merakyat, be­gitu juga dengan bupati dan wa­likota di 13 daerah.

Sumando Minang yang juga Ketua MUI dan Ketua Umum Muhammadiyah, Prof. Din Syam­sudin, pun tak lupa mengajak para sumando Minang untuk ikut men­dorong citra rancak Ranah Minang yang selama ini sudah harum di tingkat nasional. (h/ds/rel)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 26 April 2020 - 21:22:43 WIB

    Daun Sungkai akan Diteliti sebagai Obat COVID-19

    Daun Sungkai akan Diteliti sebagai Obat COVID-19 JAMBI, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Jambi Fachrori Umar menginstruksikan kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jambi untuk segera meneliti khasiat daun sungkai untuk mengobati penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19)..
  • Senin, 23 Maret 2020 - 22:07:40 WIB

    Setelah Angkutan Umum, Mahyeldi Kini Semprot Disinfektan di Pasar Satelit

    Setelah Angkutan Umum, Mahyeldi Kini Semprot Disinfektan di Pasar Satelit PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Kota Padang mengoptimalkan pencegahan Covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum. Giliran kawasan Pasar Raya Padang dan pasar-pasar satelit disemprot hari i.
  • Jumat, 10 Januari 2020 - 19:26:47 WIB

    Tahun 2020, Hanya Satu Pasar Satelit Direvitalisasi di Kota Padang

    Tahun 2020, Hanya Satu Pasar Satelit Direvitalisasi di Kota Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM - Tahun 2020, Pemerintah Kota (Pemko) Padang hanya merevitalisasi satu pasar satelit yaitu Pasar Lubuk Buaya. Dengan anggaran Rp4 miliar, pengerjaan pasar tersebut dilakukan ke arah sel.
  • Selasa, 22 Oktober 2019 - 12:04:30 WIB

    Fenomena Coral Bleaching di Perairan Padang, Ini Kata Peneliti

    Fenomena Coral Bleaching di Perairan Padang, Ini Kata Peneliti PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Menanggapi fenomena coral bleaching di perairan Padang, peneliti terumbu karang, Indrawadi Mantari menyebut, kondisi tersebut terjadi karena banyak proses yang terjadi di dasar laut. Asap di udara .
  • Rabu, 14 November 2018 - 22:38:02 WIB

    Pengurusan KTP-el Masih Berbelit

    Pengurusan KTP-el Masih Berbelit PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Silfeni memastikan saat ini di setiap kecamatan di Kota Padang masih mempunyai blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Terakhi.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]