Padang Dilanda 4 Kali Kebakaran, Satu Orang Tewas


Rabu, 22 Juli 2015 - 18:20:06 WIB

Uwan ditemukan warga dalam kondisi tubuh ter­bakar di bawah mobil de­ngan nomor polisi BA 1320 Q yang berada di salah satu bangunan yang terbakar. Sebelumnya, korban sempat dirawat di RSUP M. Djamil Padang. Tidak hanya korban jiwa, tiga kedai di antaranya, bengkel milik Yus (50), Ar­lin­da (42), Arwati (40) dan pemilik rumah, Yunika Pu­tra (42) menderita keru­gian hingga ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihim­pun menyebutkan, kejadian diketahui saat salah seorang warga melihat asap tebal keluar dari salah bangunan yang terbakar. Tak lama kemudian, api menyala dan membesar, sehingga warga langsung berteriak. Sontak, warga sekitar berusaha me­ma­damkan api dengan alat seadanya pada malam gelap gulita. Upaya tersebut sia-sia, api yang berusaha dipa­dam­kan malah membesar.

Menurut saksi mata di lokasi, Firdaus (45), saat kebakaran dia melihat ke­pala manusia yang memakai helm keluar dari kolong mobil yang berada di ba­ngunan yang terbakar. Me­ngetahui hal itu, warga lang­sung mengeluar­kan korban dari sana.

“Sebagian tubuhnya ter­bakar bersama dengan mo­bil dalam bengkel, berun­tung warga cepat mengetahui kejadian itu dan langsung mengevakuasi ke rumah sakit,” katanya.

Kalaksa Badan Pe­nang­gulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD&PK) Padang, Dedi Henidal mengatakan, sete­lah mendapatkan laporan dari warga pihaknya lang­sung mengerahkan lima unit armada kebakaran dengan 48 personel. Dikatakan De­di, selain bengkel berikut dengan mobil yang ada di dalamnya terbakar, api juga menghanguskan bangunan lain yang ada di sampingnya. Setelah itu, petugas pema­dam mengiden­tifikasi kor­ban terbakar yang dite­mu­kan di kolong mobil berna­ma Uwan. Dia bukan warga setempat dan telah dilarikan ke rumah sakit.

Sementara Kapolsek Lu­ki Kompol Eddisra menga­takan, setelah korban keba­karan mendapatkan pera­watan di RSUP M. Djamil Padang, akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 10.15 WIB. “Korban sempat dira­wat di rumah sakit. Akan tetapi, korban terbakar me­ninggal dunia dan telah diba­wa ke rumah duka untuk dikebumikan,” kata Eddisra.

Eddisra mengatakan, se­belum kejadian korban men­­­datangi salah satu ru­mah terbakar yang meru­pakan milik saudaranya. Kebetulan saat terjadi keba­karan, korban tak sempat menyelamatkan diri dari amukan si jago merah. Un­tuk mengungkap penyebab kebakaran, rencananya kita akan mendatangkan tim Labfor Medan,” jelasnya.

Lurah Bandar Buat, Nur­mis. Y menuturkan, saat Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah berkunjung ke lokasi, Rabu (22/7) bahwa sepanjang Ramadan cuaca panas terus melanda Kota Padang dan untuk me­ngan­tisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti musibah kebakaran, Pemko Padang telah mengin­truk­sikan BPBD Kota Padang agar mengintensifkan sosia­lisasi untuk meningkatkan ke­waspadaan bencana ke­pada warga Kota Padang.

Sebelumnya, kebakaran pertama terjadi di lantai dua BTPN Cabang Khatib Jalan M. Yamin, Rabu (15/7) pagi. Diduga kebakaran dipicu dari AC yang meledak. Berun­tung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, namun keba­karan tersebut meng­hangus­kan gudang yang terletak di lantai dua bangunan yang menyebabkan kerugian hing­ga ratusan juta rupiah.

Kemudian malam hari­nya, kebakaran hebat juga terjadi di Pasar Lubuk Bua­ya, Jalan Adinegoro, Kelu­rahan Lubuk Buaya, Keca­matan Koto Tangah, sekitar pukul 21.30 WIB. Peristiwa ini, petugas berhasil menji­nakkan api pada pukul 04.00 WIB. Akibat kejadian itu, puluhan petak PKL ludes terbakar dan ditaksir total kerugian akibat kebakaran itu hingga puluhan miliar rupiah. (h/mg-isq)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]