Mengatur Waktu Bagi Ibu Bekerja


Kamis, 23 Juli 2015 - 19:02:42 WIB
Mengatur Waktu Bagi Ibu Bekerja

“Jika seorang ibu bekerja pulang ke rumah dan meng­habiskan waktu 45 menit untuk bermain sebelum ma­kan malam dan tidur, itu sudah cukup,” ujarnya. “Yang paling penting waktu mereka dihabiskan untuk aktivitas bersama anak,” tambahnya.

Baca Juga : Selama Ramadan dan Idulfitri 1442 Hijriah, Trafik Layanan Data Telkomsel Naik Hingga 49%

Waktu yang singkat terse­but dapat dimanfaatkan de­ngan baik jika Anda memi­liki sedikit perencanaan. Bagaimana caranya? Seperti dikutip Ca­reerAdvice.­Mons­ter ini beberapa tips yang bermanfaat bagi Anda yang bekerja.

Memikirkan Menu Makanan dari Malam sebelumnya

Baca Juga : Wajib Tahu, Saat Ekor Kucing Mendadak Mengembang Artinya Begini

Tentunya Anda ingin anak tetap sehat dengan menjaga makanan yang di­konsumsi. Agar si kecil mendapatkan menu sehat dan kebersihan makanan tetap terjaga, memasak sen­diri adalah cara yang paling tepat. Untuk memper­sing­kat waktu ketika masak, tentukan menu yang akan dimasak dari malam se­belumnya dan pastikan An­da telah memiliki bahan-bahannya.

Ajarkan Si Kecil untuk Mandiri

Ini tergantung dari umur si kecil, jika dia telah meng­injak umur 6 atau 7 tahun, Anda bisa mengajarkannya untuk mandi dan memakai baju sendiri. Sehingga Anda tidak terlalu banyak meng­urus keperluannya untuk berangkat sekolah. Anda tinggal menyiapkan bekal­nya. Begitu pun untuk urasan makan, sejak balita ajarkan si kecil untuk bisa makan sendiri.

Makan Malam Bersama

Usahakan makan malam bersama-sama dengan se­luruh anggota keluarga. Bu­atlah makanan sekali ba­nyak. Misalnya saja Anda membuat sayur cap cay, jangan hanya membuatnya untuk satu kali makan. Siap­kan untuk dua kali makan, makanan yang belum dima­kan, bekukan di kulkas. Dengan melakukan hal ter­se­but, Anda menjadi lebih menghemat waktu dalam urusan menyiapkan maka­nan untuk keluarga.

Merencanakan Waktu Kerja

Usahakan tidak meng­ambil waktu lembur. Jika harus telat datang ke kantor atau diminta lembur oleh atasan, komunikasikanlah dengan atasan Anda. Mi­salnya ketika anak sedang sakit dan Anda harus mengantarkannya ke dokter, jangan segan untuk meminta izin ke bos jika Anda harus datang telat atau pamit untuk pulang.

Memiliki Waktu Berkualitas

Meskipun hanya me­miliki waktu sedikit untuk keluarga. Jadikanlah per­temuan antar anggota ke­luarga berkualitas. Renca­nakan untuk berpergian di akhir pekan atau menonton film bersama. Setelah pulang kerja Anda juga dapat me­nemani si kecil untuk me­ngerjakan PR-nya.

Punya Waktu untuk Diri Sendiri

Segudang aktivitas yang dijalankan, membuat Anda tidak memiliki waktu untuk diri sendiri. Cara untuk tetap bisa bersosialisasi dengan teman dan bisa memanjakan diri adalah dengan meng­ikutsertakan si kecil. Anda bisa mengajak si kecik ke rumah teman Anda yang juga memiliki anak sebaya dengan anak Anda. Sehingga si kecil juga bisa ikut ber­sosialisasi. Bisa juga meng­ajaknya ke salon. Agar dia tidak bosan, ikut sertakan si kecil dalam perawatan yang cocok dengannya. Misalnya menicure dan pedicure, ten­tunya si kecil akan senang ketika kukunya diberi war­na.

Tetap Mesra dengan Suami

Dalam sebulan sekali Anda perlu menghabiskan waktu bersama suami. Pergi bersama atau melakukan liburan singkat tanpa ada gangguan si kecil sangat penting untuk mengha­ngat­kan kembali hubungan per­ni­kahan. Anda bisa me­nitipkan si kecil di rumah orang tua atau saudara. Jika ini sulit dilakukan, seti­daknya di malam hari ber­mesraanlah dengan suami. Sempatkanlah berbincang tentang kegiatan suami dan membicarakan perkem­ba­ngan si kecil.  (h/hbr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]